Sarang Tawon Jumbo Bersarang di Atap Balai Banjar, Damkar Jembrana Turun Tangan

Persindonesia.com Jembrana – Evakuasi sarang tawon besar di atap Balai Banjar Adat Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, berlangsung Selasa (6/10/2026) siang. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 20 menit.

Sarang tawon jumbo tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kelian Banjar Dinas Swastika, I Dewa Made Janardana. Ia khawatir keberadaannya mengancam warga yang kerap beraktivitas di Balai Banjar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu III Damkar Kabupaten Jembrana langsung diterjunkan ke lokasi, Selasa (6/10/2026) siang.

Debit Sungai Pangkung Gayung Menyusut, Warga Berebut Air hingga Bongkar Pipa

Kasi Damkar dan Penyelamatan Jembrana, Kade Bagus Darmawan, seizin Kasat Pol PP Jembrana, mengatakan penanganan dilakukan dengan perlengkapan khusus dan prosedur ekstra hati-hati mengingat karakter tawon yang agresif.

“Ukuran sarang tawonnya cukup besar, penanganan harus ekstra hati-hati. Petugas kami menggunakan APD lengkap untuk menjamin keamanan,” ujar Bagus saat dikonfirmasi.

Seluruh petugas di lapangan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap selama proses evakuasi berlangsung. Berkat kesiapsiagaan dan keahlian petugas, sarang tawon yang berpotensi membahayakan tersebut berhasil diamankan dalam waktu singkat, yakni sekitar 20 menit.

Sempat Tuai Sorotan, SatPolPP Bangli Tancap Gas Tertibkan para PKL di Anjungan Penelokan

Pihaknya menghimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan mandiri jika menemukan sarang tawon maupun ancaman hewan liar lainnya seperti ular, monyet dan sejenisnya.

“Jangan melakukan penanganan sendiri karena ini memerlukan keahlian khusus. Segera laporkan ke Damkar Jembrana jika menemukan ancaman hewan liar yang membahayakan,” pungkasnya. TS