Satpol PP Jembrana Amankan Belasan Anak Punk, Diantaranya Pernah Ditangkap Sebelumnya

Persindonesia.com Jembrana – Meresahkan masyarakat, 11 anak punk berhasil diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Jembrana saat sedang mengamen di di trafick light makam Pahlawan, Kelurahan Pendem, Jembrana. Sebelumnya kesebelas anak punk tersebut terpantau di Pelabuhan Gilimanuk, akan tetapi mereka berhasil sampai ke Kota Negara dan sempat mengamen sebelum menuju Denpasar.  

Polda Sulteng serahkan santunan kematian 2 Personil yang tewas saat pengamanan Pilkada Balut

Parahnya, kesebelas orang tersebut tidak membawa kartu identitas dan sama sekali tidak membawa uang. Dari 11 orang anak punk, ternyata 2 orang sudah pernah ditangkap sebelumnya dan dibalikan ke daerah asalnya. Kali ini merekadatang dengan 11 orang diantaranya 4 orang wanita dan 6 orang laki-laki. Saat diamankan di kantor Satpol PP seperti biasa dengan entengnya mereka minta makan dan minta rokok petugas. Rabu (30/11/2022)

Saat dikonformasi awak media, salah satu anakpunk bernama Budiono (16) mengatakan, dirinya bersama teman-temannya berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada Selasa (29/11/2022) malam, sehingga sampai di Pelabuhan Gilimanuk pada Rabu (30/11/2022) sekitar pukul 04.00 Wita. “Agar kami tidak diperiksa petugas, kami lewat secara bergantian petugas hanya melihat tidak memeriksa identitas dirinya. Ya lewat saja satu-satu, tidak ada kami pakai jalan lain, pakai jalan utama saja,” terangnya.

Longsor Menimpa Rumah Warga, Babinsa Desa Asah Duren Turun Langsung Ke Lokasi

Sementara Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Tri Karyna Ambaradadi saat dikonfirmasi awakmedia di kantornya mengatakan, pihaknya mendapat informasi sekitar pukul 06.30 wita dari Polprades di Kelurahan Gilimanuk bahwa ada anak punk yang sedang mengamen di daerahnya. Setelah dicek keberadaannya ternyata kesebelas anak punk tersebut sudah tidak ada ditempat.

“Saat di cek ke Gilimanuk mereka sudah tidak ada ditempat. Sekitar pukul 11.00 wita Polprades Kelurahan Lelateng dan Polprades Banjar Tengah, mereka menemukan anak punk yang ditengarai anak punk yang di Kelurahan Gilimanuk. kita berhasil mengamankan anak punk tersebut sedang berada di Taman Pahlawan Negara. Kami langsung membawa merekake Kantor Satpol PP Jembrana, yang selanjutkan konfirmasi dengan Dinas Sosial Jembrana untuk dibalikkan ke daerag asalnya,” ujarnya.

Sidang Praperadilan Ke 2, Kapolsek Cikarang Timur tetap Mangkir dengan Alasan Yang Kurang Jelas

Dari pengakuan sepihak anak punk tersebut, lanjut Tri Karyna, mereka mengatakan turun dari kapal mereka terpecah berjalan sendiri-sendiri melewati petugas keamanan di Pelabuhan Gilimanuk. dan pengakuan mereka juga di Pelabuhan Gilimanuk sama sekali tidak menemukan petugas yang berjaga di Pos. “Kami meyakini itu tidak benar, karena di pos Pelabuhan Gilimanuk pasti petugas selalu stanby. Sat ditanya mereka berasal dari Probolinggo,” katanya.

Setelah dikonfirmasi di Pos Pelabuhan Gilimanuk, imbuh Tri Karyna, mereka tidak menemukan anak punk tersebut. “Kami tenggarai mereka melewati jalan-jalan tikus untuk menghindari pemeriksaan, apalagi 11 orang tersebut 2 orang sudah pernah ditangkap, mereka tentu sudah mengetahui seluk beluk pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *