Persindonesia.com Jembrana – Los Pasar Pagi Leletang terbakar. Sekitar pukul 17.00 Wita, dua unit Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana langsung turun ke lokasi untuk memadamkan los pasar di bagian utara pasar, Jumat (21/05).
Dugaan sementara belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Sebagian masyakarat yang lalu lalang melintas menjadi tontonan di area lokasi kebakaran.
Dua Tersangka Diduga Pelaku Pemalsuan Surat Hasil Test Sweb Diamankan Polisi
Pengakuan penjual kue bernama Nur Ina (50) dirinya menduga kebakaran akibat dupa yang menyala disalah satu kios sehingga menimbulkan bara apa memicu kebakaran.
“Lapak dagangan saya tidak bisa dikenali lagi sudah hangus terbakar, kerugian saya lapak hangus terbakar,” ucapnya.
Kompak, Panglima dan Kapolri Kunjungi Lembaga Pendidikan TNI dan Polri
Berkat informasi dari masyarakat Tim Damkar Pemkab Jembrana langsung melakukan pemadaman diikuti oleh anggota Polsek Negara dan Polres Jembrana untuk mengamankan masyarakat yang berkerumun sehingga mobil Damkar bisa masuk ke pasar.
Salah satu pedagang pasar bernama Agung Sudiarta (62) Banjar Pasar Kelurahan Lelateng, dirinya mengaku pasrah menerima dengan kejadian ini dan hanya beberapa barang yang bisa terselamatkan dan sebagian lagi seperti rokok ludes terbakar.
Pangdam Pimpin Acara Sertijab dan Tradisi Laporan Korps Kapoksahli
Kabid Linmas Satpol PP Kabupaten Jembrana Pranajaya mengatakan, atas informasi masyarakat langsung kita mengerahkan 4 unit Mobil Damkar, sementara ini untuk mengisolir sekitar sudah 12.500 ribu liter air sudah menghabiskan dan syukur kita bisa mengisolir tidak merembet kemana-mana, dan kondisi terakhir api sudah mengecil tinggal menunggu 1 unit mobil tangki saja api bisa kita padamkan.
Sementara Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, S.Sos, SH menambahkan, kami dari Polsek dan Polres Jembrana berusaha dan berupaya melakukan pengamanan agar petugas kebakaran bisa melakukan tugasnya dengan baik, sementara sekarang api sudah mulai padam dan kami himbau kepada masyarakat tidak mendekat dulu.
Viral Di Medsos,Ayah Penyiksa Anak Kandung Di Tangerang Selatan Diciduk Polisi
“Saya sampaikan kepada masyarakat sekitar yang menonton supaya jaga menjaga jarak ingat prokes dan tidak berkerumun, kami akan memasang Police Line dulu untuk melakukan penyelidikan, untuk sementara informasi berkembang ada 20 kios menjadi korban, sampai saat ini penyebab kebakaran tersebut belum diketahui,” tutupnya. (ed27)






