Kontingen ATR/BPN sukses meraih posisi juara II setelah melaju hingga babak final.
Jakarta, Persindonesia.com- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Invitasi Bulu Tangkis yang diselenggarakan Kementerian Pertanian (Kementan). Dalam kompetisi yang berlangsung selama empat hari sejak 29 Oktober 2026 tersebut, kontingen ATR/BPN sukses meraih posisi juara II setelah melaju hingga babak final.
Pada pertandingan puncak yang berlangsung di Gedung Bulu Tangkis Marinir Cilandak, Jakarta, Minggu (1/11/2026), tim ATR/BPN harus mengakui keunggulan tuan rumah Kementan dengan skor akhir 1-3. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen ATR/BPN.
Ketua Kontingen Persatuan Bulu Tangkis (PB) ATR/BPN, Shamy Ardian, yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh pemain yang telah membawa tim hingga partai final.
Menurutnya, keikutsertaan dalam turnamen ini tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi positif antarkementerian serta lembaga.
“Alhamdulillah, Kementerian ATR/BPN ikut berpartisipasi di turnamennya Kementan dan bisa meraih juara II. Yang jelas, ini bukan hanya berkompetisi, tapi jadi wadah silaturahmi kita dengan teman-teman dari instansi lain dan tentunya wadah silaturahmi bagi karyawan ATR/BPN dari berbagai daerah,” ujar Shamy seusai pertandingan final.
Dalam hasil akhir kompetisi, Kementan menempati posisi pertama, disusul ATR/BPN sebagai juara kedua. Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menduduki peringkat ketiga, sedangkan Kementerian Hukum berada di posisi keempat.
Shamy menilai hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi PB ATR/BPN untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan. Ia berharap ke depan semakin banyak pegawai dari berbagai daerah yang dapat bergabung memperkuat tim dalam kompetisi olahraga berikutnya. “Tentunya ini menjadi penyemangat kita untuk bisa lebih meningkatkan lagi kualitas permainan badminton di ATR/BPN. Supaya ke depan semakin banyak tenaga dari daerah yang bisa kita ajak bermain bersama untuk mengikuti turnamen-turnamen selanjutnya,” tambahnya.
Invitasi bulu tangkis ini diikuti 11 kementerian, lembaga, dan institusi pendidikan. Selain Kementan dan ATR/BPN, peserta lainnya meliputi KKP, Kementerian Hukum, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pangan Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta IPB University.
Dalam ajang tersebut, PB ATR/BPN mengirimkan 15 atlet yang terdiri atas sembilan pemain inti dan enam pemain cadangan. Para atlet bertanding dalam lima kategori beregu campuran, yakni ganda putra total usia 100 tahun dengan batas minimal 50 tahun setiap pemain, ganda putri total usia 80 tahun, tunggal putra usia bebas, ganda putra total usia 95 tahun dengan batas minimal 45 tahun setiap pemain, serta ganda putra usia bebas.
Prestasi sebagai runner-up ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan pembinaan olahraga di lingkungan ATR/BPN mampu menghasilkan capaian positif. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun solidaritas, menjaga sportivitas, serta memperkuat silaturahmi antarpegawai dan hubungan kelembagaan melalui olahraga.
Redaksi Persindo & Humas BPN Kab.Gianyar.
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional






