PersIndonesia.Com,Bangli- Tiga (3) Fraksi DPRD Bangli yang terdiri dari Fraksi PDI Perjuangan, Golkar dan Fraksi Gabungan Restorasi Raya menyampaikan Pemandangan Umum (PU) terkait pengajuan 2 Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dan RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Bangli 2025-2029 dalam Sidang Paripurna DPRD Bangli, Rabu (2/7/2025).
Dalam sidang penyampian pemandangan umum tersebut fraksi Gabungan Restorasi Raya berharap Pemkab selalu taat dan konsisten dalam merealisasikan kegiatan sesuai perencanaan. Kemudian Fraksi Golkar DPRD menyampaikan agar Pemkab (Eksekutif) meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran dan menindaklanjuti temuan BPK.
Selain itu Fraksi Golkar juga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik. Sedangkan pandangan umum dari Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya RPJMD yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, terutama dalam hal sarana prasarana dasar dan umum.
Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemda untuk mengupayakan komunikasi menyeluruh terkait optimalisasi kompensasi daerah dan mengembangkan Ekowisata berbasis Agrowisata di setiap desa dengan harapan RPJMD dapat membawa kemajuan bagi masyarakat Bangli.
Menangapi pemandangan umum tersebut, Bupati Bangli menyampaikan apresiasi positif atas penyampian masukan dari fraksi-fraksi terkait 2 Raperda yang diajukan pihaknya. Dikatakan Sedana Arta Pandangan Fraksi Partai Golkar kami anggap sangat konstruktif, khususnya dalam hal efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
Pihaknya juga sependapat pengelolaan APBD harus lebih berfokus pada hasil yang nyata bukan saja berorientasi pada output tetapi juga outcome, serta dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan. “Kami akan berupaya keras untuk memperbaiki sistem perencanaan dan evaluasi anggaran yang ada, agar lebih berbasis pada pencapaian hasil yang terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat”, ujar Bupati Bangli.
Terkait tindaklanjut temuan BPK, sampai dengan tahun 2024, tindaklanjutnya telah mencapai 96,46%. Tindaklanjut temuan BPK pada tahun 2025 juga telah diupayakan secara optimal sesuai dengan arahan BPK. Lanjut Bupati pihaknya juga sependapat bahwa harmonisasi antara pelaksanaan APBD dan arah kebijakan RPJMD sangat krusial dalam menjamin keberlanjutan pembangunan.
“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK secara bertahap dan terukur sesuai rekomendasi yang diberikan”, terang Sedana Arta.
Untuk pemandangan umum fraksi PDI Perjuangan, Bupati Sedana Arta mengatakan pihaknya tetap konsisten mengupayakan komunikasi secara efektif untuk mengoptimalkan kompensasi daerah sebagai daerah resapan Sumber Air di Pulau Bali. Tentunya kita tidak akan lelah untuk berjuang dalam rangka memperjuangkan hak-hak kita sebagai daerah penyangga bagi kabupaten-kabupaten lain yang harus tetap menjaga kelestarian lingkungan sebagai daerah resapan air.
“Kami juga sepakat dengan Fraksi PDI Perjuangan bahwa pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat adalah kunci dari keberhasilan pembangunan serta pentingnya pembangunan infrastruktur wilayah (sarana prasarana) dilaksanakan secara merata dan inklusif untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan itu sendiri”, kata Sedana Arta.
Untuk pemandangan umum fraksi Gabungan Restorasi Raya terkait menjaga hubungan harmonis, pihaknya selalu berupaya menjaga harmonisasi dengan DPRD (pihak legslstif) untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan seluruh stakeholders guna memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan tepat sasaran dan tepat waktu, serta memberi dampak positif terhadap kehidupan masyarakat Bangli”, pungkasnya. (*)






