Persindonesia.com Jembrana – Petugas gabungan dari Polres Jembrana, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jembrana melakukan pemantauan jalur mudik dari Kecamatan Pekutatan hingga Pelabuhan Gilimanuk, Bali, hari ini.
Pemantauan tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Pengecekan jalur dimulai dari ujung timur perbatasan Kabupaten Jembrana dengan Tabanan hingga ujung barat di Pelabuhan Gilimanuk. Dari hasil pemantauan, petugas masih menemukan sejumlah titik jalan berlubang dan bergelombang, serta adanya pekerjaan perbaikan jalan yang mengharuskan sistem buka-tutup arus lalu lintas.
Safari Ramadan, Wali Kota Pangkalpinang Pererat Silaturahmi Hingga ke Gang Sempit
Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol I Wayan Suastika, mengimbau masyarakat Bali maupun dari wilayah timur Pulau Bali yang akan mudik ke Jawa agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
“Kami sudah melakukan pemantauan di jalur mudik dan masih menemukan adanya perbaikan di beberapa titik. Kami harapkan sebelum H-10 perbaikan tersebut sudah selesai sehingga jalur bisa dilalui dengan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pemudik untuk berangkat lebih awal guna menghindari antrean panjang, terutama menjelang penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk.
Polda Jatim Ungkap Penjualan Ilegal Bubuk Petasan di Surabaya, Dua Pemuda Asal Sidoarjo Ditangkap
“Kami menyiapkan enam posko pengamanan dan pelayanan. Empat pos pengamanan akan didirikan di sepanjang jalur mudik, yakni di Pekutatan (Pengeragoan), Rambut Siwi, Kaliakah, dan Melaya. Satu pos pelayanan akan dibangun di Terminal Kargo Gilimanuk, serta satu posko terpadu di area Pelabuhan Gilimanuk,” terangnya.
Di pos pelayanan tersebut, imbuh Suastika, petugas menyediakan fasilitas MCK, tempat istirahat, serta tempat ibadah. “Selain itu, enam masjid besar di sepanjang jalur mudik juga dapat dimanfaatkan pemudik sebagai rest area untuk beristirahat dan melaksanakan salat,” pungkasnya. Ts






