Persindonesia.com Jembrana – Vaksinasi di Kabupaten Jembrana ditargetkan oleh Ketua Satgas Covid-19 Jembrana yang merupakan Bupati Jembrana I Nengah Tamba mencapai 100 persen lebih, guna mempercepat pemulihan ekonomi dan mendapatkan kekebalan daya tahan tubuh kelompok.
Hingga hari ini, target vaksin di Kabupaten Jembrana sudah mencapai kurang lebih 87 persen, sehingga Satgas Covid-19 terus gencar melakukan razia vaksin maupun vaksinasi masal di wilayah-wilayah yang kebanyakan warganya menolak di vaksin.
Serbuan Vaksinasi TNI AL Lanal Babel,198 Dosis Habis
Adapun beberapa Kecamatan yang masih tinggi warganya tidak mengikuti vaksin, diantaranya, untuk Kecamatan Jembrana ada 3 desa yang masih banyak warga tidak mengikuti vaksinasi diantaranya, Desa Batuagung, Desa Air Kuning, dan Desa Loloan Timur.
Sedangkan Kecamatan Negara sebanyak 3 desa juga yakni, Desa Loloan Barat, Desa Cupel dan Desa Pengambengan. Untuk Kecamatan Melaya ada 3 desa juga yakni, Desa Melaya, Desa Tuwed dan Desa Tukadaya. Sementara Kelurahan Gilimanuk sudah 100 persen warganya di vaksin.
Satgas Covid-19 Kecamatan Kelapa Kampit Terima Pengarahan Dari Kapolres Belitung Timur
Untuk Kecamatan Pekutatan warga yang belum mengikuti vaksin sebanyak 2 desa diantaranya, Desa Yehsumbul dan Desa Medewi. “Dari desa-desa tersebut setelah dilakukan vaksinasi masal bertempat di kantor desa maupun di balai banjar minim warga yang datang,” terang Kadis Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata.
Seperti halnya hari ini, lanjut Oka, pihaknya mengadakan vaksinasi masal di Desa Air Kuning minim yang datang. “Hanya kurang lebih 16 orang yang datang, bahkan bapak bupati juga hadir, dan ikut menjemput warga ke rumah-rumah. Hal tersebut dilakukan guna percepatan vaksinasi di Kabupaten Jembrana agar segera masyarakat mendapatkan kekebalan imun kelompok,” jelasnya, Sabtu (31/7/2021).
Ponpes Al-Husaeiniyah Bogor Gelar Ngaji Kebangsaan virtual “Menangkal Radikalisme dan Intoleransi
Seperti halnya di Desa Batuagung imbuh Oka, pihaknya selama 2 hari kemarin terus membuka layanan vaksinasi di Balai Banjar Batuagung. “Hasilnya sedikit sekali yang datang, sampai akhir sebelum menutup hanya 65 orang yang hadir. Disini kesadaran warga sangat kurang dalam pemahaman vaksin,” ujarnya.
Dirinya menghimbau kepada Masyarakat, untuk mempercepat target vaksinasi, dan mempercepat pemulihan ekonomi silahkan, datang ketempat vaksin yang sudah tersedia di wilayah masing-masing. “Jangan takut untuk di vaksin, vaksin ini gratis, silahkan datang ke tempat vaksin yang telah di sediakan di masing wilayah,” tutupnya. (sb/ed27)






