Persindonesia.com, Denpasar – Ribuan seniman baik dari Bali hingga luar negeri bakal tampil dalam Pesta Kesenian Bali XLVIII yang akan digelar pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026. Hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang akan berlibur di Pulau Dewata ini.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana menyampaikan, panitia telah menggelar koordinasi dengan peserta luar daerah dan luar negeri melalui rapat daring guna mematangkan jadwal penampilan serta konsep garapan yang akan dibawakan.
Menurutnya, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi untuk tampil dalam PKB 2026. Sejumlah partisipan luar negeri yang telah menyatakan kesiapan berasal dari New York, China, Timor Leste, hingga Korea. Sedangkan peserta luar Bali berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Kalimantan Tengah, Temanggung, hingga Indramayu.
Sementara itu, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pesta Kesenian Bali yang mengusung tema ‘Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha (Memuliakan Jiwa Paripurna)’.
Matangkan Sosialisai PTSL di Batukandik, Kantor Pertanahan Klungkung Lakukan Koordinasi
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, I Wayan Mardika Bhuwana mengatakan, sejumlah sarana dan prasarana kini telah dibenahi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PKB 2026.
Perbaikan dilakukan pada fasilitas umum seperti toilet di Gedung Ksirarnawa dan Gedung Ardha Candra, termasuk kesiapan area pementasan di Kalangan Angsoka, Kalangan Ratna Kanda, dan Kalangan Ayodya.
Menurutnya, seluruh panggung pertunjukan dipastikan siap difungsikan secara maksimal selama pelaksanaan pesta seni terbesar di Bali tersebut. Selain kesiapan infrastruktur, aspek kebersihan juga menjadi perhatian utama panitia. Pengelola Taman Budaya menargetkan pelaksanaan PKB tahun ini lebih tertib dalam pengelolaan sampah, mengingat tingginya jumlah pengunjung setiap harinya.
“Berkaca pada PKB sebelumnya, rata-rata pengunjung mencapai sekitar 20 ribu orang per hari. Produksi sampah bisa mencapai satu kontainer setiap hari,” ujar Mardika Bhuwana, Senin (11/5).
Serahkan Bantuan Traktor, Bupati Kembang Pacu Modernisasi Pertanian di Jembrana
Untuk menekan volume sampah, pengunjung diimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tumbler pribadi. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membawa makanan dan minuman ke area pertunjukan guna meminimalisir sampah di kawasan Taman Budaya.
Pengelolaan kebersihan selama PKB tetap melibatkan stand kuliner dan petugas kebersihan yang disiagakan di seluruh area festival. Di sisi lain, gengsi Pesta Kesenian Bali sebagai panggung seni budaya bertaraf internasional terus meningkat.
Antusiasme seniman luar daerah dan luar negeri untuk tampil dalam PKB 2026 tercatat mengalami lonjakan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada PKB 2025 hanya diikuti 10 partisipan luar Bali, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 13 partisipan. Sementara peserta luar negeri bertambah dari empat menjadi sembilan partisipan.
Peningkatan tersebut juga berdampak pada jumlah seniman yang terlibat. Tahun lalu tercatat 180 seniman luar negeri ambil bagian dalam PKB, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 260 orang. Untuk seniman luar daerah Bali, jumlah partisipan naik dari 735 menjadi 955 seniman.
Dari Kepulauan Meranti dan Karimun, Bazla dan Jericha Putri Sahila Kejar Mimpi Raih Beasiswa
Ditemui di tempat terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini mengatakan, Pesta Kesenian Bali merupakan ajang seni budaya terbesar di Bali. Seniman dari masing-masing kabupaten/kota se-Bali akan menampilkan yang terbaik dalam event tahunan ini. “Ini akan menjadi tontonan menarik bagi wisatawan saat berlibur ke Bali pada pertengahan Juni sampai dengan Juli 2026,” ujarnya. (*)






