Wajah Sangar dan Bertatto Melawan Saat Ditangkap, Didor Polisi

Persindonesia.com Jembrana – Nekat mencuri di tiga tempat di Jembrana, 2 orang anak jalanan yang berasal dari Kabupaten Banyumas Jawa Tengah didor Polisi. Menariknya kedua pelaku sebelum melakukan aksinya di salah satu tempat sempat masak mie dan minum susu.

Adapun indentitas pelaku yang berhasil diamankan polisi yang pertama berinisial GA (19) yang masih berstatus sebagai pelajar mahasiswa, ditubuh dan diwajahnya berisi tatto yang beberapa bulan lalu baru keluar dari penjara, sebelumnya pelaku ini pernah mencuri di wilayah Jembrana. Untuk pelaku yang kedua masih dalam pengejaran/buron.

Barisan Kader Restorasi Surabaya Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana SIK dalam jumpa persnya mengatakan, kedua pelaku melakukan aksinya yang pertama pada tanggal 5 Desember 2021 didua tempat, diantaranya pertama sekira pukul 01.00 wita dini hari pelaku GA memasuki dan menghancurkan pintu Kantor Sektretariat Pramuka Kwarcab Jembrana, jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan/Kabupaten Jembrana. Mereka berhasil mencuri 1 unit kamera merk Canon DSLR EOS 4000 beserta chargernya, pelaku sempat makan mie dan minum susu. Minggu (12/12/2021)

“Sedangkan lokasi kedua sekira pukul 13.30 pelaku mencuri disekolah SMKN 5 Negara dengan mengambil Samsung Galaxy Tab dengan merusak pintu sekolah. Sebelumnya pada hari Kamis, tanggal 18 Nopember 2021, sekira pukul 22.00 Wita GA bersama temannya yang berinisial L (DPO) juga berhasil mencuri Sepeda Motor Honda Scoopy di salah satu rumah warga Jalan Sudirman, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem Jembrana, dimana kunci kontak motor tersebut masih nyantol di badan motor,” terangnya.

Alami Kebocoran,ABK KLM Anugerah Samudera Pratama Dievakuasi TNI AL Bangka Belitung 

Atas laporan dari korban, lanjut Dewa, petugas langsung melakukan penyelidikan, pada tanggal 11 Desember 2021 pelaku berhasil diamankan petugas. berawal dari tempat lokasi yang terakhir saat penyelidikan, sehingga pelaku diketahui oleh petugas dikarenakan pelaku sudah pernah melakukan tindak pidana di Jembrana, dan juga ciri-cirinya sesuai.

“Kita langsung melakukan pengejaran. Pelaku berhasil ditangkap di emperan toko. Dikarenakan pelaku di Jembrana tidak mempunyai rumah, saat petugas hendak melakukan penangkapan, pelaku melawan dan mencoba melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Tersangka merupakan seorang residivis yang beberapa bulan lalu keluar penjara dan melakukan kejahatan lagi di Jembrana,” ujarnya.

Silaturahmi Tokoh Kader Baru Nasdem di Puri Peguyangan, Jelang Nataru Mantapkan Rakorwil

Dewa menambahkan, barang bukti yang berhasil di amankan dari tangan tersangka 1 buah sepeda motor Honda Scoopy dan 1 buah sepeda motor Beat yang mereka gunakan bersama, salah satu tersangka yang berhasil melarikan diri dengan status masih DPO. Dari 3 lokasi tersebut pelaku berhasil mengambil 1 buah kamera dan 1 buah Samsung Tab. Semua barang bukti belum sempat dijual oleh pelaku.

“Untuk sepeda motor Honda Scoopy korban baru beli beberapa hari lalu sudah diambil oleh pelaku. Nanti juga kita informasikan kepada korban bahwa barang mereka sudah kita temukan dan pelaku sudah kita proses,” katanya.

BPBD Bali Sinergi Pemerintah Swiss Dalam Penanggulangan Bencana

Lebih jelasnya Dewa mengatakan, kedepan pihaknya terus berupaya melakukan antisipasi dan menetralisir kejadian-kejadian yang tidak inginkan, “Jadi kita akan bekerjasama dengan dinas sosial untuk mendata beberapa orang yang mungkin diwilayah Jembrana ini, ada anak-anak terlantar sehingga kita bisa meminimalisir agar kejadian tersebut tidak terulang lagi,” tutupnya. (sb/Ida)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *