Wakili DPC HIPAKAD Tangsel, Ketua Rayon Serpong Hadiri Giat Kesbangpol Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas 

Tangerang Selatan,Persindonesia.com— DPC HIPAKAD Tangsel hadiri kegiatan Kesbangpol terkait Evaluasi dan Mediasi Ormas di kota Tangerang Selatan,Andri Anggara sebagai Plt Ketua Rayon Serpong dan dua anggota lainnya di tunjuk oleh Ipan Supanda Ketua DPC HIPAKAD Tangsel untuk mewakili kegiatan tersebut, Jum’at (4/11/2022).

Hipakad Tangsel sudah Resmi terdaftar di Kesbangpol Tangsel dengan Nomor SK.220/4062-KESBANGPOL/2021 pada tanggal 24 desember 2021. DiKomandoi Oleh Ipan Supanda sebagai Ketua DPC Tangsel dan tidak ada dualisme kepemimpinan,Sesuai SK Kemkumham nomor AHU-0014530.01.07.Tahun 2017 serta Perubahannya Nomor AHU-0000402.AH.01.08.Tahun 2018.DibawahKomando Ketua Umum HIPAKAD Bapak Hariara Tambunan.SE.SH.MM.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Narasumber yaitu Kepala Badan Kesbangpol Drs. H. Chaerul Saleh, Sekretaris Badan Kesbangpol,H. Salbini, dan Kabid Virgo Agustinus Sembiring.

Kepala Badan Kesbangpol Drs. H. Chaerul Saleh menjelaskan,Pasal 28c (2) menyatakan setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya,Undang-undang No.17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan.

“Pada pasal tersebut sudah jelas menerangkan bahwa dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang.” Jelas Kaban Kesbangpol.

Chaerul menambahkan “Asas, ciri dan sifat organisasi juga dapat diketahui seperti,bersifat sukarela,Sosial,Mandiri Nirlaba Dan Demokratis,Selanjutnya adalah selama ormas tersebut berasas tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945″.tambah Chaerul

Virgo Antonius Sembiring Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan,banyaknya persoalan ormas yang bermacam-macam seperti perebutan wilayah dan konflik internal organisasi.

” Persoalan-persoalan sengketa ormas yang sering dihadapipun bermacam-macam seperti adanya ormas tandingan, kemiripan nama ormas, dualisme kepemimpinan, perebutan wilayah usaha dan juga konflik internal organisasi.” Ungkap Virgo

“Dalam berorganisasi kadang muncul kecenderungan dijadikan alat untuk mendapatkan posisi dalam politik, keuntungan ekonomi serta status sosial”

Ormas yang ideal adalah,kata Virgo ,ormas yang mampu membangun dirinya menjadi ormas yang kuat, membangun kualitas SDM anggota ormas, meningkatkan ekonomi anggota ormas, memelihara persatuan dan kesatuan secara internal maupun antar ormas serta berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat daerah dan nasional.” Tambahnya.

Beberapa Peserta yang mengikuti Kegiatan Kesbangpol jumat 4 November 2022 antara lain,Hipakad,FKPPI,GNRI,Paku Banten,Badak Banten,Grib,APSI,YLKP,Bintang Muda Indonesia, LPRI ( Lembaga Pengawas Reformasi Republik indonesia ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *