Senin (23/02/2026), Badan Pusat Statistik menggelar audiensi dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar serta para notaris/PPAT se-Kabupaten Gianyar.
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun koordinasi lintas sektor guna mendukung kelancaran pendataan ekonomi. Dalam konteks pelayanan pertanahan, peran notaris/PPAT memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam proses peralihan hak dan transaksi pertanahan. Oleh karena itu, kolaborasi dalam penyampaian informasi terkait Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memperluas jangkauan sosialisasi serta meningkatkan partisipasi pelaku usaha.
Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya penyediaan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Data yang berkualitas dinilai sangat penting sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan, termasuk dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan pertanahan yang berkelanjutan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar, I Gusti Putu Darma Astika, S.SiT., M.H.,
menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci keberhasilan program nasional seperti Sensus Ekonomi.
“Kami siap mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui koordinasi dan kolaborasi yang erat dengan BPS serta para notaris/PPAT. Data ekonomi yang akurat akan memberikan gambaran nyata kondisi di lapangan, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui komitmen bersama dan kolaborasi yang solid, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Gianyar dapat berjalan sukses serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah yang berbasis data dan berkelanjutan.






