Target Jadi Kabupaten Terinovatif Se-Indonesia, BRIDA Bangli Perkuat Ekosistem Inovasi

Persindonesia.Com,Bangli – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) terus memacu akselerasi budaya kreatif di seluruh lini birokrasi. Sebagai langkah strategis, BRIDA menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) dan Webinar Pengembangan Inovasi Daerah di Ruang Rapat Bupati Bangli, Kamis (5/2/2026).

Selain BIMTEK, acara ini juga menjadi panggung sosialisasi program unggulan seperti Bangli Innovations Awards (BISA), Bangli Riset Awards (BRIAS), dan BRIDA Bincang Inovasi dengan tujuan untuk memotivasi Perangkat Daerah, BUMD, Puskesmas, hingga tingkat Desa agar melahirkan gagasan segar dalam tata kelola pemerintahan.

Baca Juga : Angin Mengamuk di Gilimanuk, Pura Segara Pelabuhan Rusak Parah, Puluhan Motor Remuk

​Dalam laporannya, Kepala BRIDA, I Nengah Wikrama memaparkan transformasi luar biasa Bangli dalam Peta Inovasi Nasional selama empat tahun terakhir. Dimana dari kabupaten yang sebelumnya kurang diperhitungkan, kini Bangli menjelma menjadi salah satu yang paling progresif di Indonesia.

​Adapun catatan prestasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Bangli yakni, Tahun 2022: Skor 36,51 (Peringkat 260 Nasional). Tahun ​2023: Skor 49,96 (Peringkat 120 Nasional). Tahun 2024: Skor 63,33 (Peringkat 54 Nasional) – Meraih kategori “Sangat Inovatif” dan penghargaan Innovative Government Award (IGA).

“Dan pada Tahun ​2025: Skor 71,92 (Peringkat 45 Nasional) – Sukses menyabet Peringkat 1 di Provinsi Bali untuk Kluster Kabupaten”, bebernya.

Kata Wikrama, ​meski secara akumulatif melonjak tajam, laporan tersebut mencatat adanya ketimpangan partisipasi. Dari 317 unit kerja, baru sekitar 21,45% yang aktif melaporkan inovasi. Motor penggerak utama saat ini masih didominasi oleh Perangkat Daerah (68,96%) dan Bagian Sekretariat Daerah (66,66%).

“Sementara itu, partisipasi di level akar rumput masih menjadi tantangan besar, seperti Sekolah Dasar (SD): 14,72%. Desa/Kelurahan: 1,36% (Hanya 1 dari 73 desa/kelurahan yang aktif)”, terangnya.

Sementara itu, ​Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, dalam arahannya menegaskan bahwa inovasi adalah harga mati untuk mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” menuju Bangli Era Baru. Ia mengapresiasi lompatan peringkat Bangli, namun meminta seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.

​”Kita telah membuktikan lompatan besar dari peringkat bawah hingga kini menjadi yang terbaik di Bali. Di tahun 2026 ini, target kita cuma satu yakni Menjadi Kabupaten Terinovatif di Indonesia,” ucap Bupati Sedana Arta.

Baca Juga : Kecamatan Bangli Rancang Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat Tahun 2027

​Bupati menginstruksikan kepada seluaruh Camat, Kepala Desa, dan Kepala Sekolah untuk mengubah masalah menjadi peluang. Ia juga menekankan pentingnya kebijakan berbasis riset agar solusi yang diberikan tepat sasaran bagi masyarakat.

​”Mari kita buktikan bahwa Bangli itu Hebat, Bangkit, dan Unggul. Optimalkan potensi lokal untuk mengejar ketertinggalan,” tandasnya.

​Acara tersebut dihadiri secara daring oleh Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Pimpinan BUMD, Lurah, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, serta Kepala Sekolah SMP dan SD se-Kabupaten Bangli.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *