Persindonesia.Com,Klungkung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung melaksanakan bhakti pengayar serangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Karangasem dan Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Bangli, Kamis (9/4).
Bhakti pengayar dipimpin langsung Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Ny. Eva Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra. Turut hadir mendampingi Sekda Anak Agung Lesmana, Jajaran DPRD Klungkung serta OPD dilingkungan Pemkab Klungkung.
Baca Juga : Bupati Satria Dorong OPD Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan
Prosesi nganyarin diawali dengan persembahyangan bersama. Selain melakukan persembahyangan, Bupati I Made Satria juga menyerahkan punia sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran karya agung tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan kewajiban spiritual. Nganyarin ini adalah momentum bagi kita semua di pemerintahan untuk memohon tuntunan batin dan kerahayuan jagat.
“Semoga spirit pengabdian kita di Klungkung selalu diberkati oleh Ida Bhatara yang berstana di Pura Besakih dan Pura Ulun Danu Batur,” ujar Bupati Satria.
Baca Juga : Dorong Percepatan KKDMP, Pemkab Bangli Ajak Desa Adat dan Dinas Bersinergi
Puncak pujawali sudah berlangsung pada tanggal 2 April bertepatan dengan Rahina Purnama Kedasa. Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih nyerjer selama 21 hari hingga upacara penyineban tanggal 23 April 2026.
Sementara untuk rangkaian upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur berlangsung selama 11 hari hingga tanggal 12 April 2026 mendatang.(*)






