Persindonesia.com Jembrana – Kecelakaan tragis terjadi Jalur tengkorak Jalan Denpasar Gilimanuk tepatnya barat Pos Polisi Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Sabtu (30/5), penumpang sepeda motor yang merupakan istri pengendara motor jatuh dan terlindas truk trailer Head hingga meninggal dunia ditempat.
Diketahui pengendara sepeda motor Honda PCX nopol DK 2391 FCQ bernama Abdulloh (30) berasal dari Jember berboncengan bersama anak dan istrisnya dari arah Denpasar, sedangkan pengemudi truk trailer Head nopol L 9084 UR bernama Setiono Mariono (47) asal Jombang
Kapolsek Melaya Kompol I Putu Suarmadi membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal, kecelakaan bermula saat truk trailer melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk di ruas jalan lurus dengan kondisi cuaca cerah dan marka jalan putus-putus.
Inovasi Banjar Smart Hub Warnasari Kelod, Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
“Tiba-tiba dari arah belakang muncul dua sepeda motor yang hendak mendahului truk trailer, yakni Honda PCX yang dikendarai Abdulloh dan satu sepeda motor lain yang belum diketahui identitasnya. Saat proses mendahului terjadi senggolan antara kedua sepeda motor tersebut,” ujarnya
Akibat senggolan tersebut, sepeda motor Honda PCX terjatuh ke sisi kiri jalan. Nahas, penumpang perempuan yang yang merupakan istri pengendara PCX yang dibonceng terjatuh tepat di jalur truk trailer dan terlindas ban belakang kanan kendaraan berat tersebut. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.
Sementara itu, sepeda motor yang belum diketahui identitasnya terjatuh ke sisi kanan jalan. Namun, pengendaranya langsung meninggalkan lokasi kejadian usai insiden tersebut.
Bupati Adi Arnawa Pimpin Sosialisasi Program Beasiswa ‘nak Badung’ Tahun 2026
Dalam kecelakaan itu, pengendara Honda PCX dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius. Namun istrinya meninggal dan anaknya yang berusia lima tahun mengalami luka berat berupa patah dan remuk pada pergelangan tangan kiri serta luka lecet pada wajah. “Korban dilarikan ke RSU Negara untuk mendapatkan perawatan medis,” ucapnya.
Lebih jelasnya Suarmadi mengatakan, meski kerugian material yang ditimbulkan relatif kecil, kecelakaan tersebut mengakibatkan korban jiwa. Pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika mendahului kendaraan lain di jalur padat.
“Keselamatan lebih penting. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari terjadinya kecelakaan,” himbaunya. Ts





