Persindonesia.com Tegal – Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Tegal memasuki tahap ketiga. Panitia Seleksi menetapkan 24 pelamar yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti Uji Gagasan Tertulis yang digelar di Universitas Bhamada Slawi, Senin (14/9/2026).
Ke-24 pelamar yang lolos seleksi administrasi masing-masing untuk posisi jabatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 3 peserta, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa 7 peserta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 5 peserta, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia 4 peserta, serta Dinas Ketahanan Pangan 5 peserta.
Pengumuman bernomor 05/PANSEL/IX/2026 tertanggal 5 September 2026 itu jadi sorotan karena 4 inisial yang sebelumnya beredar disebut sebagai “titipan orang dalam” masuk dalam daftar.
Keempat inisial tersebut adalah MA untuk formasi Kepala Dinas PUPR, AR dan MH untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta ET untuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
MA saat ini menjabat sebagai Sekretaris di salah satu OPD, AR menjabat sebagai Kepala SMPN di wilayah Kabupaten Tegal, MH menjabat sebagai Kepala SMPN di wilayah Kabupaten Tegal dan ET menjabat sebagai Camat di salah satu kecamatan.
AR diketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu pengurus ormas besar di Kabupaten Tegal yang juga menjabat sebagai anggota DPRD. Sedangkan ET diketahui merupakan istri dari salah satu anggota DPRD dari Fraksi Golkar. Sementara MH disebut-sebut dekat dengan salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Tegal.
Saat dikonfirmasi, AR tidak menampik adanya hubungan kekerabatan tersebut.
“Kerabat jauh,” ungkapnya usai mengikuti UGT.
AR menegaskan hubungan kekerabatan itu tidak akan sampai menimbulkan konflik kepentingan. “Kita memenuhi aturan normatif yang ada. Semua ASN berhak mengikuti seleksi sepanjang memenuhi syarat,” tegasnya usai mengikuti UGT di Kampus Universitas Bhamada Slawi, Senin (14/9/2026).
Sementara itu, ET menolak memberikan komentar. Istri salah satu anggota DPRD itu langsung pergi saat dicegat awak media usai mengikuti UGT.
“Tanya ke panitia seleksi saja ya,” ujarnya sambil meninggalkan lokasi.
Salah satu anggota Panitia Seleksi JPT Pratama Pemkab Tegal, Maufur, mengatakan UGT berjalan sesuai aturan.
“Ini tahap ketiga. Pertama administratif, kedua assessment. Nah, kali ini yang sifatnya tertulis dan menggunakan komputer. Semua berjalan lancar sesuai standar panitia,” terang Maufur.
Maufur menambahkan, tahapan selanjutnya para pelamar akan mengikuti Uji Gagasan Lisan di kantor BKD Provinsi Jawa Tengah.
“Nantinya dari seluruh penilaian tahapan akan dipilih 3 pelamar terbaik di masing-masing jabatan, selanjutnya diserahkan kepada pengguna, dalam hal ini Bupati,” pungkas Maufur. ( Red Kar )






