Persindonesia.com Jembrana – Menurut data dari Satlantas Polres Jembrana, Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Jembrana, Bali, masih tergolong tinggi selama Januari – 4 Desember 2023, terjadi sebanyak 371 kasus lakalantas. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 65 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, dan 471 orang mengalami luka ringan. Kerugian material mencapai Rp 1,3 miliar lebih. Korban yang mengalami kecelakaan rata-rata masih berusia produktif.
Menurut pengakuan Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Yusuf Dwi Admojo yang baru menjabat di Polres Jembrana mengatakan, angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2022, yang tercatat sebanyak 314 kejadian. “Pada tahun 2022, terdapat 58 orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, dan 439 orang luka ringan,” jelasnya.
Hadiri Hipro Award SMKN 4 Bangli, Bupati Sedana Arta Berharap Lahir SDM Berkualitas
Berbagai upaya pihaknya lakukan untuk menekan angka kecelakaan lantaran Kabupaten Jembrana merupakan lintas jalan nasional diantaranya meningkatkan Kamseltibcarlantas (Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas). Salah satunya adalah dengan melakukan edukasi ke siswa dan warga di wilayah dampingan.
“Hal tersebut rutin dilaksanakan, seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas II Kelurahan Baler Bale Agung membantu pengaturan lalu lintas sekaligus membantu menyebrangkan anak sekolah dan juga pengaturan lalu lintas saat ada upacara,” terangnya. Rabu (13/12/2023).
KPU Jembrana Butuh Ribuan KPPS untuk 898 TPS di Jembrana
Menurut Yusuf, berbagai faktor menjadi pemicu lakalantas terjadi. Mulai dari faktor manusianya, alam, kendaraan hingga fasilitas jalan. “Penanganan lalu lintas tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan seluruh elemen sesuai bidangnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan lalu lintas tidak bisa berdiri sendiri, sehingga ada forum lalu lintas. Sehingga semua pemangku kepentingan lainnya terlibat dan bergerak sesuai bidangnya masing-masing. Termasuk juga masyarakatnya. “Masyarakat juga perlu meningkatkan kesadarannya dalam berlalu lintas,” pungkasnya. Dar






