Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • Gebrakan ‘Sportainment’: Shin Tae-yong Gandeng Atta Halilintar Hingga Asnawi Mangkualam di ‘Dream Kickers’

    Gebrakan ‘Sportainment’: Shin Tae-yong Gandeng Atta Halilintar Hingga Asnawi Mangkualam di ‘Dream Kickers’

    TANGERANG,Persindonesia.comIndustri sepak bola tanah air kembali kedatangan inovasi segar. Pelatih Shin Tae-yong secara resmi memperkenalkan Dream Kickers, sebuah program pencarian talenta muda Indonesia yang dikemas dalam format variety show interaktif.

    ​Langkah ini menjadi terobosan baru dalam pembinaan usia dini (US 9–10 tahun) yang mengombinasikan ketatnya seleksi lapangan dengan kemasan hiburan yang menarik bagi masyarakat luas. Tak tanggung-tanggung, proyek ini mendapat dukungan penuh dari deretan publik figur dan bintang sepak bola nasional, mulai dari Atta Halilintar, Valentino Simanjuntak, hingga pemain timnas Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.

    ​Shin Tae-yong menegaskan bahwa keterlibatan para tokoh ini diharapkan mampu memberi dorongan motivasi ekstra bagi para pemain muda yang tersaring.

    ​”Melalui Dream Kickers, anak-anak akan belajar disiplin, kerja keras, sportivitas, serta memiliki mental yang tangguh. Kami berharap program ini menjadi awal lahirnya generasi emas sepak bola Indonesia,” tegas Shin Tae-yong dalam jumpa pers di Tangerang Selatan, Senin (20/7/2026).

    ​Para peserta terbaik dari program ini nantinya tidak hanya mendapatkan pelatihan intensif, tetapi juga kesempatan emas untuk bertanding melawan tim-tim usia muda luar negeri. Program Dream Kickers diproyeksikan mulai tayang perdana pada September 2026.

  • Grebek Arena Sabung Ayam di Margasari Tegal, Polisi Bongkar Lapak dan Sita Ayam Aduan

    Grebek Arena Sabung Ayam di Margasari Tegal, Polisi Bongkar Lapak dan Sita Ayam Aduan

    Persindonesia.com Tegal – Menjawab keresahan warga, jajaran Polsek Margasari Polres Tegal bergerak cepat menggrebek lokasi yang diduga menjadi arena perjudian sabung ayam di Dukuh Jatilawang RT 01 RW 09, Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Tegal, Minggu (26/7/2026).

    Aksi penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Plt. Kapolsek Margasari IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, S.H. bersama tim personelnya ini menyasar area tersembunyi di bawah saluran irigasi menuju persawahan.

    Melihat kedatangan kedatangan aparat kepolisian, para pelaku judi kocar-kacir melarikan diri dan meninggalkan barang bawaan mereka di lokasi. Dari olah TKP, petugas mengamankan arena sabung ayam, sejumlah kursi kayu, kandang, serta tiga ekor ayam aduan.

    Cek Rabat Beton & Hotmix di Banyubiru, Bupati Kembang Pastikan Jalan Mulus untuk Warga

    Tak ingin lokasi tersebut kembali digunakan untuk praktik penyakit masyarakat (pekat), personel Polsek Margasari bersama warga setempat langsung membongkar dan meratakan arena serta sarana perjudian tersebut. Tiga ekor ayam aduan turut diangkut ke mako sebagai barang bukti.

    IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi segala bentuk praktik perjudian yang mengganggu ketertiban umum.

    “Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melapor. Setiap laporan warga tentu kami respon dengan cepat dan profesional demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.

    Target Peningkatan PAD dari Nusa Penida, Bupati Klungkung Usulkan Pemisahan BPKPD

    Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tidak segan melaporkan segala bentuk potensi tindak pidana di lingkungan sekitar guna menciptakan suasana yang aman dan tertib secara berkelanjutan.(Red Kar)

     

  • Cek Rabat Beton & Hotmix di Banyubiru, Bupati Kembang Pastikan Jalan Mulus untuk Warga

    Cek Rabat Beton & Hotmix di Banyubiru, Bupati Kembang Pastikan Jalan Mulus untuk Warga

    Persindonesia.com Jembrana – Guna memastikan warga menikmati fasilitas jalan mulus, Pemkab Jembrana mulai menggarap pengerjaan hotmix di sejumlah ruas jalan menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali 2026. Ruas jalan yang disasar di antaranya Jalan Banjar Yeh Kuning–Banjar Yeh Kuning III, Jalan Banjar Banyubiru–Pangkung Dalem, Jalan Simpang Tegal Badeng–Banjar Puana Sari I, Jalan Banyubiru–Banjar Banyubiru, serta Jalan Banyubiru–Simpang Air Anakan. Sementara itu, pengerjaan rabat beton di kawasan BTN Gita Bhayangkara, Banyubiru, telah resmi rampung.

    Untuk memastikan kualitasnya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan turun langsung meninjau dua lokasi tersebut, yakni proyek rabat beton yang telah selesai di BTN Gita Bhayangkara serta pengaspalan hotmix yang sedang berjalan di Jalan Simpang Air Anakan, Senin (27/7). Peninjauan ini dilakukan agar hasil pengerjaan fisik di lapangan sesuai standar dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

    Target Peningkatan PAD dari Nusa Penida, Bupati Klungkung Usulkan Pemisahan BPKPD

    Bupati I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa pemerataan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mendorong mobilitas serta perekonomian warga.

    “Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan jalan di Banyubiru berjalan dengan baik. Proyek rabat beton di BTN Gita Bhayangkara sudah selesai dengan kualitas yang baik dan siap dimanfaatkan warga. Sementara itu, pengerjaan hotmix di Jalan Simpang Air Anakan yang sedang berlangsung harus terus dikawal agar sesuai spesifikasi teknis dan selesai tepat waktu,” ujar Kembang Hartawan saat meninjau lokasi.

    Ungkap Kasus Penggelapan Motor Sewaan, Tim Resmob Polres Bangli Amankan Barang Bukti di NTB

    Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas jalan yang telah selesai dibangun agar memiliki masa pakai lebih panjang. Selain itu, ia mengingatkan agar kegiatan gotong royong pada minggu pertama setiap bulan terus dilaksanakan, termasuk membiasakan pemilahan sampah dari rumah masing-masing.

    “Pemerintah bertugas membangun dan membenahi, tetapi merawat adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga jalan ini agar tetap awet dan nyaman digunakan,” pungkasnya. HJ

     

  • 18 Saksi Diperiksa, Polres Tabanan Tetapkan Lima Tersangka Pengeroyokan Maut

    18 Saksi Diperiksa, Polres Tabanan Tetapkan Lima Tersangka Pengeroyokan Maut

    Persindonesia.com Tabanan – Penyidikan kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, terus bergulir. Hingga kini, Polres Tabanan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah memeriksa sedikitnya 18 saksi dalam perkara yang menyita perhatian publik tersebut.

    Perkembangan penyidikan itu disampaikan Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati saat konferensi pers di Lobi Mako Polres Tabanan, Minggu malam (26/7/2026). Kapolres didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kapolsek Baturiti, Kasi Propam, dan Kasi Humas.

    Dalam keterangannya, Bayu menjelaskan penyidik saat ini menangani dua perkara yang saling berkaitan. “Perkara pertama adalah dugaan tindak pidana pencurian yang ditangani Polsek Baturiti, sedangkan perkara kedua adalah dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kasus ini juga mendapat dukungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali,” terangnya.

    Utang RSU Negara Kembali Tembus Rp34 Miliar, DPRD Jembrana Soroti Krisis Obat dan Turunnya Pasien

    Meski demikian, Bayu menegaskan, dugaan tindak pidana yang dilakukan korban tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan main hakim sendiri. “Setiap dugaan pelanggaran hukum harus diproses melalui mekanisme yang berlaku oleh aparat penegak hukum,” ucapnya.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Made Teddy Satria Permana menambahkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa 18 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan dan alat bukti yang dikumpulkan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pengeroyokan tersebut.

    “Penyidikan masih terus kami kembangkan dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka apabila ditemukan alat bukti baru yang mengarah pada pihak lain yang terlibat,” ujarnya.

    Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Ditutup Sementara

    Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, lanjut Teddy, peristiwa bermula ketika warga mengamankan seorang pria yang diduga mencuri dua ekor ayam. Korban disebut sempat diamankan oleh warga karena diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencurian yang meresahkan masyarakat.

    Selain mengusut kasus pengeroyokan, pihaknya juga masih mendalami peristiwa pembakaran sepeda motor yang terjadi setelah insiden tersebut. “Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan alat bukti terus dikumpulkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab,” pungkasnya. JAR

     

  • Ungkap Kasus Penggelapan Motor Sewaan, Tim Resmob Polres Bangli Amankan Barang Bukti di NTB

    Ungkap Kasus Penggelapan Motor Sewaan, Tim Resmob Polres Bangli Amankan Barang Bukti di NTB

    PERSINDONESIA.COM – Kasus penggelapan sepeda motor sewaan milik Ary Prapty (21) yang berlokasi di penginapan Ampik Batur, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani berhasil dikuak oleh Tim Resmob Polres Bangli. Walhasil setelah melakukan serangkian penyelidikan Tim Resmob Polres Bangli berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor Yamaha NMax di Mataram, NTB sementara pelaku bernama Gede Sumardana Putra (21) asal Buleleng dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

    Kasi Humas Polres Bangli, IPTU Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus penggelapan tersebut. Untuk kronologis kasus penggelapan berawal pada hari Sabtu (6/6) korban Raditya Ary Prapty (21) selaku pemilik rental (penyewaan motor) dihubungi oleh pelaku Gede Sumardana Putra untuk menyewa 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max dengan tarif Rp200 ribu/hari. Dan pelaku menyewa motor tersebut selama dua hari terhitung dari tanggal 6 sampai 8 Juni 2026 dengan pembayaran Rp400 ribu.

    Baca Juga ; Lelaki Asal Pulasari Diringkus Polisi Gegara Curi 2 Slop Rokok dan Motor Vario di Belantih

    Setelah dua hari berlalu, pelaku meminta perpanjangan sewa sampai dengan tanggal 12 Juni 2026 dengan janji pembayaran akan dilakukan setelah motor dikembalikan. Karena motor tak kunjung dikembalikan dan telah habis waktu sewanya korban memantau keberadaan motor tersebut melalui GPS yang terpasang.

    “Dari hasil pantuan korban, pada tanggal 23 Juni 2026 diketahui jika sepeda motor yang disewa pelaku telah melewati Pelabuhan Padangbai menuju Provinsi NTB. Atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkan ke Polres Bangli,” terang Kasi Humas Polres Bangli, Senin (27/7).

    Berdasarkan laporan tersebut, selanjutnya Tim Resmob berangkat ke Provinsi NTB. Berbekal informasi dan hasil penyelidikan, petugas berhasil menemukan sepeda motor korban di kantor jasa pengiriman barang di wilayah Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    “Guna proses lebih lanjut dan setelah berkoordinasi, barang bukti yang ditemukan tersebut dibawa ke Polres Bangli,” terang
    Gede Gumiliarta.

    Lanjut kata Kasi Humas, tak hanya berhenti sampai disitu, Tim Resmob Polres Bangli berupaya melakukan pengejaran dan penyelidikan keberadaan pelaku. Hingga akhirnya didapat informasi pelaku sedang ditahan di Polsek Busungbiu akibat tersandung kasus pencurian sepeda motor.

    Baca Juga : Tersinggung, Motif Awal Angga Tega Bacok Mahasiswi Hingga Kaki Nyaris Putus

    Setelah menerima informasi terkait keberadaan pelaku, Tim Resmob mendatangi Polsek Busungbiu. “Dari hasil Interogasi, pelaku yang tercatat sebagai residivis ini mengakui telah menyewakan kembali 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max milik korban kepada orang yang tidak dikenal dengan harga Rp3 juta untuk keperluan pribadi,” ungkap Gumiliarta.

    Kata Kasi Humas, akibat peristiwa yang dialaminya, korban yang berstatus Mahasiswi ini mengalami kerugian kurang lebih Rp25 juta. “Saat ini Tim Resmob Sat Reskrim Polres Bangli masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain,” pungkasnya. (*)

  • Utang RSU Negara Kembali Tembus Rp34 Miliar, DPRD Jembrana Soroti Krisis Obat dan Turunnya Pasien

    Utang RSU Negara Kembali Tembus Rp34 Miliar, DPRD Jembrana Soroti Krisis Obat dan Turunnya Pasien

    Persindonesia.com Jembrana – Beban utang sekitar Rp34 miliar yang masih membelit RSU Negara menjadi sorotan Komisi III DPRD Jembrana. Selain mempertanyakan kondisi keuangan rumah sakit, dewan juga menilai menurunnya ketersediaan obat dan berkurangnya jumlah pasien harus segera mendapat perhatian agar pelayanan kesehatan tidak semakin menurun.

    Persoalan tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRD Jembrana bersama manajemen RSU Negara yang digelar menjelang pembahasan Badan Anggaran (Banggar).

    Ketua Komisi III DPRD Jembrana, Dewa Putu Mertayasa, mengatakan rapat kerja dilakukan untuk memperoleh data riil mengenai kondisi keuangan dan pelayanan RSU Negara. Data tersebut akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat Banggar.

    “Kami ingin mendapatkan data yang benar-benar riil mengenai kondisi rumah sakit, baik terkait utang, pelayanan, maupun ketersediaan obat. Sebab data yang kami terima sebelumnya berbeda dengan yang disampaikan pada rapat Badan Anggaran,” ujarnya, Senin (27/7).

    Menurut Dewa, DPRD juga menerima informasi mengenai menurunnya jumlah pasien yang berobat ke RSU Negara. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi keterbatasan pelayanan, termasuk minimnya stok obat.

    Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Ditutup Sementara

    Ia berharap manajemen rumah sakit menyampaikan kondisi yang sebenarnya sehingga DPRD dapat menentukan langkah yang tepat dalam memberikan dukungan anggaran.

    “Kami pada prinsipnya ingin membantu RSU Negara, terutama agar kebutuhan obat-obatan dan bahan medis habis pakai bisa menjadi prioritas,” katanya.

    Menanggapi hal tersebut, Direktur RSU Negara, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha menjelaskan total utang rumah sakit pada 2025 mencapai Rp33,4 miliar.

    Dari jumlah tersebut, sekitar 52 persen atau sekitar Rp17-18 miliar merupakan utang obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP). Sisanya merupakan kewajiban lain seperti jasa pelayanan, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), kerja sama pelayanan kesehatan, pengelolaan limbah, hingga tagihan utilitas.

    Arisanta menjelaskan, meski hingga Juni 2026 rumah sakit telah membayar utang tahun sebelumnya sebesar Rp23,1 miliar, pada saat yang sama muncul kewajiban baru dari belanja operasional tahun berjalan.

    Lelaki Asal Pulasari Diringkus Polisi Gegara Curi 2 Slop Rokok dan Motor Vario di Belantih

    “Sampai akhir Juli, belanja yang belum terbayarkan mencapai sekitar Rp24 miliar. Jika ditambah sisa utang tahun 2025 sekitar Rp10 miliar, maka total kewajiban rumah sakit saat ini kembali berada di kisaran Rp34 miliar,” jelasnya.

    Rata-rata pendapatan rumah sakit selama Januari hingga Juni 2026 berada di kisaran Rp6,1 miliar hingga Rp6,2 miliar per bulan. Sementara pengeluaran rutin mencapai sekitar Rp6,6 miliar per bulan, sehingga rumah sakit mengalami defisit sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta setiap bulan.

    Arisantha mengakui keterbatasan obat telah memengaruhi kepercayaan masyarakat sehingga sebagian pasien memilih berobat ke rumah sakit swasta.

    “Ketika obat tidak tersedia, hampir setiap hari muncul keluhan pasien. Kondisi itu berdampak pada citra rumah sakit dan menyebabkan migrasi pasien ke rumah sakit swasta. Ketika kunjungan pasien menurun, pendapatan rumah sakit juga ikut menurun,” ungkapnya.

    Sebagai upaya memperbaiki kondisi keuangan, manajemen RSU Negara mengaku telah melakukan berbagai langkah efisiensi, di antaranya menurunkan porsi jasa pelayanan dari 30 persen menjadi 25 persen dari total pendapatan rumah sakit.

    Kasus Kematian Karumga Eks Jampidsus Dinilai Janggal, FRIC Desak Pengusutan Transparan

    “Kebijakan tersebut menghasilkan efisiensi sekitar Rp300 juta hingga Rp400 juta yang dialihkan untuk membantu pengadaan obat dan BMHP,” terangnya.

    Arisanta juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Jembrana dapat memberikan dukungan anggaran sekitar Rp10 miliar setiap tahun selama dua tahun untuk membantu penyelesaian beban utang rumah sakit.

    “Jika dukungan tersebut terealisasi, pelayanan rumah sakit dapat kembali optimal, ketersediaan obat terjamin, jumlah pasien meningkat, dan kondisi keuangan rumah sakit secara bertahap dapat pulih,” pungkasnya. TS

  • Tutup FSBJ VIII 2026, Koster: Festival Seni Bali Jani Kian Diminati, Jumlah Karya dan Pelaku Seni Terus Meningkat

    Tutup FSBJ VIII 2026, Koster: Festival Seni Bali Jani Kian Diminati, Jumlah Karya dan Pelaku Seni Terus Meningkat

    Gubernur Koster saat penutupan FSBJ VIII 2026

    Denpasar Persindonesia.com – Festival Seni Bali Jani (FSBJ) semakin diminati oleh masyarakat Bali. Statistik menunjukkan bahwa jumlah karya seni kontempoter yang dipentaskan mengalami peningkatan setiap tahunnya, begitupun dengan jumlah pelaku seni yang terlibat meningkat secara signifikan.

    “Tidak terasa selama 2 pekan kita telah menyaksikan beragam karya, budaya dan capaian kreativitas seni modern kontemporer yang berkualitas dipagelarkan di Festival Seni Bali Jani VIII Tahun 2026,” ungkap Gubernur Bali, Wayan Koster saat menutup FSBJ di Taman Budaya Art Centre Denpasar pada Sabtu (25/7) malam.

    Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 yang dilaksanakan mulai tanggal 11 Juli 2026 – 25 Juli 2026 telah terlihat dampak dan hasilnya. FSBJ telah menjadi ruang temu bagi para sastrawan, dramawan, komposer, koreografer, kreator dan insan-insan kreatif lainnya untuk menunjukkan karya terbaiknya, membahas isu-isu terkini melalui garapan kreatif dan inovatif serta mengadaptasi perkembangan teknologi terkini.

    Menurutnya melalui pelaksanaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ), kesenian modern dan kontemporer mendapatkan ruang apresiasi yang terhormat, menjadi panggung kemajuan kebudayaan yang membuktikan bahwa peran kreatif krama Bali tidak pernah surut. Melainkan terus menggelora, dinamis dan maju namun tetap berpijak kuat pada nilai-nilai luhur kearifan lokal budaya Bali.

    Selain itu, Koster juga mengapresiasi peran Ketua Dekranasda Bali, Ibu Putri Koster atas andilnya dalam lahirnya Festival Seni Bali Jani.

    “Yang memberi ide wadah untuk kesenian modern ini, yang menggagas dan mendorong adalah istri saya, Ibu Putri,” jelasnya.

    Ia berkelakar kalau tidak dengan dorongan Ibu Putri Koster mungkin wadah bagi para pelaku seni modern itu belum terpikir olehnya.

    Gubernur Bali, Wayan Koster juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) dan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) akan terus berlanjut setiap tahunnya, siapa pun pemimpinnya karena telah dipayungi oleh Perda Provinsi Bali No. 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali.

    “Kita berharap dan kita doakan siapapun pemimpin Bali kedepan itu memiliki sentuhan seni, memiliki komitmen yang kuat dan diaktualisasikan dalam kebijakan,” imbuh Koster.

    Di sisi lain, peran masyarakat dalam upaya pelestarian budaya, seni dan tradisi Bali juga tidak kalah penting. Diperlukan regenerasi pelaku seni untuk memastikan kesenian Bali selalu hidup dan menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

    “Kita bersyukur karena selalu ada anak-anak kita yang menjadi pelaku seni, seperti adik-adik ini. Karena itulah jangan pernah bosan kita berseni budaya di Bali, berperan sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Bergotong royong agar budaya bali selalu hidup,” jelasnya.

    Lebih lanjut dalam acara tersebut selain memberikan penghargaan kepada pemenang lomba, Gubernur Koster juga memberikan penghargaan Bali Jani Nugraha kepada tokoh kesenian kontemporer Bali sebagai pengakuan atas apresiasi, dedikasi dan pencapaian dalam pemajuan Seni Modern atau Kontemporer Bali. Kemudian dilanjutkan dengan menutup dan meluncurkan tema Festival Seni Bali Jani IX Tahun 2027 yaitu Jiwana dharani wana kerthi bermakna hutan sebagai nafas semesta.(*)

  • Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Ditutup Sementara

    Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Ditutup Sementara

    Persindonesia.com Jembrana – Cuaca buruk yang melanda Selat Bali dalam beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas penyeberangan lintas Gilimanuk-Ketapang. Angin kencang disertai gelombang tinggi menyebabkan operasional kapal sempat dihentikan sementara, termasuk pada Minggu (26/7).

    Komandan Pos TNI AL (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Aditya N, membenarkan adanya penghentian sementara pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.

    Ia menjelaskan, penutupan sementara mulai diberlakukan pada pukul 12.26 Wita setelah kondisi cuaca dinilai tidak aman untuk aktivitas pelayaran. “Pelayanan penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang sempat ditutup sementara karena cuaca kurang kondusif, di mana angin kencang memicu gelombang tinggi,” ujar Aditya, Senin (27/7).

    Menurutnya, penghentian operasional berlangsung sekitar dua jam. Pelayanan penyeberangan kembali dibuka pada pukul 14.50 Wita setelah otoritas memastikan kondisi cuaca di Selat Bali mulai membaik dan aman bagi kapal untuk beroperasi.

    Lelaki Asal Pulasari Diringkus Polisi Gegara Curi 2 Slop Rokok dan Motor Vario di Belantih

    Aditya menambahkan, penutupan sementara juga terjadi sebelumnya, yakni pada Kamis sore. Saat itu, operasional pelabuhan dihentikan mulai pukul 14.30 Wita hingga 16.00 Wita akibat kecepatan angin yang mencapai lebih dari 30 knot disertai gelombang tinggi.

    Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, mengatakan penghentian sementara operasional kapal sempat memicu antrean panjang kendaraan di kawasan pelabuhan.

    Kendaraan roda dua, mobil pribadi, bus, hingga truk logistik memenuhi areal parkir pelabuhan dan kantong-kantong parkir di sekitarnya. “Sempat antrean sampai Pura Dalem. Tapi pagi sekitar pukul 06.00 Wita antrean sudah masuk ke area parkir manuver,” kata Kukuh.

    Meski antrean sempat terurai, penyesuaian jadwal keberangkatan kapal kembali menyebabkan antrean kendaraan memanjang.

    Fun Rally Adventure Jadi Pembuka Festival Semarak Jembrana, Angkat Pariwisata dan UMKM

    “Karena ada penyesuaian jadwal kapal, antrean kembali mengekor hingga sekitar 300 meter dari areal pelabuhan, bahkan sampai depan Bank BPD Bali,” pungkasnya. Ts

  • Lapas Sukamara Ikuti Apel Bersama Jajaran Kemenko Kumham Imipas, Perkuat Sinergi dan Integritas Pelayanan

    Lapas Sukamara Ikuti Apel Bersama Jajaran Kemenko Kumham Imipas, Perkuat Sinergi dan Integritas Pelayanan

    Lapas Sukamara Ikuti Apel bersama jajaran Kemenko Kumham Imipas Kementrian Hukum , Kementerian Ham, dan Kementrian Imigrasi Pemasyarakatan

     

    Sukamara persindonesia.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara mengikuti Apel Bersama yang diselenggarakan secara serentak di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (27/07/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas III Sukamara dengan penuh khidmat sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi, soliditas, dan koordinasi antarkementerian guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

    Apel bersama ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah serta memperteguh semangat pengabdian seluruh aparatur sipil negara. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mengedepankan kolaborasi dalam menjalankan tugas dan fungsi di masing-masing unit kerja.

    Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas III Sukamara, Auro F. Tamzies, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam apel bersama merupakan bentuk komitmen Lapas Sukamara dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.

    “Seluruh pegawai diharapkan terus menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, akuntabilitas, disiplin, dan loyalitas dalam melaksanakan tugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas III Sukamara berharap semangat kebersamaan dan sinergi yang terbangun semakin memperkuat kinerja organisasi. Dengan kolaborasi yang solid di lingkungan Kemenko Kumham Imipas, Kementerian Hukum, Kementerian HAM, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Sukamara optimistis mampu terus menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Jurnalis: AGM

  • Bunda PAUD Badung Sabet Penghargaan Nasional, Jadi Inspirasi Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

    Bunda PAUD Badung Sabet Penghargaan Nasional, Jadi Inspirasi Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

    “Best Inspiring & Creativity Women Award 2026” dalam ajang Award Experience 8.0.

    JAKARTA Persindonesia.com –  Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima penghargaan “Best Inspiring & Creativity Women Award 2026” dalam ajang Award Experience 8.0.

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). Trofi dan sertifikat penghargaan diberikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Global Award Media, GP Rajasa Pranadewa.

    Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan dedikasi figur perempuan yang dinilai mampu menghadirkan inspirasi, kreativitas, inovasi, serta kontribusi positif bagi masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai capaian tersebut bukan semata-mata penghargaan pribadi, melainkan buah dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, yang selama ini memberikan dukungan serta membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.

    Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Badung. Kreativitas dan inovasi dinilai perlu terus dikembangkan agar anak-anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, dan dapat diakses secara merata.

    Lebih jauh, Nyonya Rasniathi menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki posisi penting sebagai fondasi dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan sejak usia dini harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pihak.

    Prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Kabupaten Badung untuk semakin memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui peningkatan kualitas pendidikan dan layanan PAUD, diharapkan lahir generasi Badung yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan memiliki daya saing di masa mendatang.

    @Praba.