Persindonesia.com Jembrana – Warga binaan Rutan Jembrana sudah sukses di bidang perkebunan (jagung, kacang panjang, tomat dan sayur lainnya), kini mulai mengembangkan teknik pertanian di bidang hidroponik. Memulai dengan menanam kangkung pada lahan hidroponik seluas 2,5 m x 7 m yang tepat berada di atas kolam patin.
Kegiatan ini disebutkan bertujuan memberikan bekal hidup bagi warga binaan sesuai dengan prinsip pemasyarakatan sehingga warga binaan mempunyai keterampilan nantinya pada saat keluar dari rumah tahanan. Adapun pertanian di bidang hidroponik ini dikelola oleh 4 orang warga binaan.
Beserta Kolamnya, Bibit Ikan Lele Diserahkan Komunitas Moge Kepada Warga Jembrana
Warga binaan yang berjumlah 4 orang tersebut, sudah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan. Dikawal dan dipantau secara langsung oleh pembina pengelola kemandirian Rutan Negara, mereka dapat bebas meningkatkan keterampilannya di bidang hidroponik.
Kepala Rutan Kelas II B Negara, Bambang Hendra Setyawan didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, I Nyoman Tulus Sedeng saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kegiatan ini pada prinsipnya bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga binaan agar mereka mempunyai bekal keterampilan saat mereka selesai menjalani pidana dan kembali ketengah-tengah keluarga dan masyarakat.
Terkait Polimik PT WSSI, Dr Yudhi Krismen : ” Kita Resmi dan Ilegal
“Meskipun Rutan Negara sebagai rumah tahanan, kami tidak meninggalkan program-program pembinaan kepada warga binaannya. Sesuai dengan 10 prinsip pemasyarakatan yang mana agar mengayomi dan memberikan bekal hidup agar mereka dapat menjalankan perannya sebagai warga masyarakat yang baik dan berguna,” terangnya, Minggu (8/8/2021). (red)






