Dorong Keterlibatan Seniman Muda di Ajang PKB 2026, Bangli Siapkan Rp 1,4 Miliar

PERSINDONESIA.COM – Sebagai upaya mendukung pelestarian seni dan budaya di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) mendatang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli memastikan mengikuti 10 materi dari 16 materi yang akan dilaksanakan dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,4 miliar. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Bangli, I Wayan Diragayusa saat dikonfirmasi Senin (18/5/2026).

Lebih lanjut disampaikan, dari 10 materi yang kita ikuti, ada materi wajib dan ada materi pilihan. Dari 10 materi yang diikuti akan melibatkan sebanyak sekitar 530 seniman. Pihaknya juga memastikan keterlibatan seniman muda tahun ini lebih banyak.

“Seleksi telah kita mulai bulan Deeember 2025 lalu dan 15 Januari 2026 mereka sudah mulai latihan secara keseluruhan,” ungkap Diragayusa.

Baca Juga : Warsik di Kintamani Dorong Tertib Administrasi Hingga Kualitas Pelayanan Kepolisian

Menurutnya, seniman muda lebih banyak dilibatkan agar ada regenerasi. Selama ini kita lebih banyak melibatkan seniman lama sehingga terkesan mentok regenerasi seniman di Bangli. Padahal, PKB konsepnya adalah pelestarian. Jadi pelestarian dari semua usia, semua gen semestinya sudah ada.

“Atas dasar analisa itu, saya bersama tim sehingga tahun ini mengajak generasi muda yang siap mengikuti PKB. Dengan begitu, diharapkan kesenian Bangli bisa dipertahankan dan kedepan generasi muda bisa terus ditampilkan dalam PKB”, jelas Dirgayusa.

Untuk PKB tahun 2026 mengusung tema Atma Kerthi. Karena itu, salah satu yang dikirim adalah desa adat Lumbuhan, Susut yang akan mementaskan Gama Lumbuhan. Yakni, sebuah proses upacara penyucian atma sesuai budaya dan tradisi yang berlaku di desa Lumbuhan.

Didalamnya juga akan ditampilkan beberapa tarian diantaranya Tari Baris Kepet yang jadi ciri khas desa Lumbuhan. Ini akan ditampilkan saat acara Pembukaan PKB. Selain itu, Bangli juga akan mengikuti Gong Kebyar dewasa sebagai materi wajib yang diwakili oleh Sekeha Gong Kebyar desa Songan, Kintamani.

Berikutnya Gong Kebyar Wanita diwakili oleh Sanggar Sakura Dewata, Metro, Yangapi, Tembuku. Materi lainnya, Bangli juga akan mengikuti Gong Kebyar Anak-Anak dan Drama Gong Tradisi.

“Tahun ini, kita bertaburan bintang seniman drama Gong Muda dengan menampilkan Sekeha Drama Gong Jelekungkang yang notabene adalah seniman muda,” beber Dirgayusa.

Baca Juga : Serangkian HUT Kota Bangli ke-822, Pemkab Gelar Pasar Tani

Kata Mantan Kadis Kominfo Bangli ini, untuk parade busana khas akan diikuti oleh PKK Pemkab Bangli. Lomba Bapang Barong diwakili desa adat Undisan, Tembuku. Lomba Taman Penasar diwakili generasi muda desa Tamanbali. Lomba baleganjur diwakili oleh desa Batur dan terakhir adalah Lomba Gender Pewayangan yang akan diwakili oleh Sanggar dari Susut.

“Dan untuk total anggaran yang kita sediakan untuk PKB tahun ini sebesar Rp 1,4 miliar,’ tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *