Nelayan di Sampang Tewas Bersimbah Darah Sepulang Melaut, Pelaku Masih Misterius

Nelayan di Sampang Tewas Bersimbah Darah Sepulang Melaut, Pelaku Masih Misterius

SAMPANG, Persindonesia.com – Seorang nelayan berinisial NH (53), warga Dusun Rosong, Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, ditemukan tewas bersimbah darah setelah pulang melaut. Korban diduga menjadi korban pembacokan oleh pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Proyek, Dusun Pesisir, Desa Dherma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang.

Kapolsek Camplong Iptu Dwi Abdillah membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kasus itu terjadi pada Kamis dini hari dan saat ini masih dalam proses penyidikan.

“Iya. Kejadiannya (Kamis) dinihari tadi,” kata Iptu Dwi, kapolsek Camplong. Kamis (10/9/2026).

Dwi menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban sebelumnya mencari ikan di laut. Setelah selesai melaut, NH berjalan pulang dan hendak mengambil sepeda motor miliknya.

Namun, saat berada di lokasi kejadian, korban diduga dihadang seseorang. Penganiayaan kemudian terjadi hingga menyebabkan korban mengalami sejumlah luka serius.

“Diduga korban dihadang oleh pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan dan terjadilah penganiayaan,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Di antaranya luka robek pada bagian kepala sebelah kiri, pipi kiri, bahu kanan, serta bagian depan perut.

Akibat luka-luka tersebut, NH meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Korban mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya dan meninggal di tempat kejadian perkara,” tandas Dwi.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus motif di balik peristiwa yang menewaskan nelayan tersebut. (Red-sam)