Ngeri! Dua Penumpang Terlempar dari Jet Coaster di Pergung, Tiga Orang Jadi Korban

Persindonesia.com – Keberadaan wahana permainan jet coaster yang pertama kali diadakan di Pasar Rakyat Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, memakan korban. Tiga pengunjung mengalami luka-luka setelah terlibat insiden saat menaiki wahana tersebut pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 22.05 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban adalah Kadek AS (27) dan Putu AS (32), yang berasal dari Lingkungan Bilik Poh Kauh, serta Ni Made AWDW (16) asal Desa Delodbrawah.

Kadek AS mengalami luka lecet pada paha kiri, bengkak pada mata kaki kanan, lutut, tulang kering, serta pembengkakan pada mata kanan. Sementara itu, Putu AS mengeluhkan nyeri pada bahu kiri, perut, dan beberapa bagian tubuh lainnya yang diduga akibat benturan dengan besi penyangga wahana.

Tiga Warga Tegalbadeng Timur Digigit Anjing Suspect Rabies, Dua Korban Masih Balita

Korban ketiga, Ni Made AWDW, mengalami cedera pada pundak kiri dan wajah bagian kiri setelah terbentur tiang penyangga permainan. Selain mengalami luka, korban juga dilaporkan kehilangan telepon genggam dan dompet yang berisi dokumen pribadi serta sejumlah uang.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, insiden terjadi ketika wahana roller coaster sedang beroperasi.

“Pada saat wahana permainan roller coaster berlangsung, korban pertama dan kedua tiba-tiba terlepas dari tempat duduk wahana yang dinaiki dan terjatuh ke tanah. Sedangkan korban ketiga mengalami benturan pada bahu akibat mengenai tiang penyangga wahana,” ujarnya, Kamis (18/6)

Deputi Pencegahan BNN Kunjungi Pemkot Pangkalpinang, Bahas Akselerasi P4GN

Saat itu, lanjut Sartika, ketiga korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Mendoyo. “Biaya perawatan para korban ditanggung oleh pemilik wahana,” jelasnya.

Lebih jelasnya Sartika mengatakan, setelah kejadian tersebut wahana permainan tersebut masih melayani pengunjung dengan keamanan diperketat. “masih melayani pengunjung, pihak panitia juga telah meningkatkan pengamanan terhadap pengunjung yang menaiki permainan tersebut,” ujarnya.

Meski sempat terjadi insiden, wahana permainan tersebut tetap beroperasi dan melayani pengunjung. Namun, pihak penyelenggara disebut telah memperketat pengamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Empat Program Studi STPN Siapkan Taruna Hadapi Tantangan Agraria Modern

“Wahana masih melayani pengunjung. Pihak panitia juga telah meningkatkan pengamanan terhadap pengunjung yang menaiki permainan tersebut. Kami sudah menghimbau kepada pihak panitia agar memperhatikan aspek keselamatan terhadap pengunjung,” pungkasnya.

Diketahui, wahana permainan tersebut merupakan milik pengusaha asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang beroperasi dalam rangka Pasar Rakyat Desa Pergung yang digelar setiap enam bulan sekali di Lapangan Pergung. TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *