Bupati Adi Arnawa Terima Dividen Bank Bpd Bali
BADUNG Persindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menerima dividen dari PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebagai pemegang saham pengendali. Dividen tahun buku 2025 sebesar Rp363 miliar diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (10/02/2026), didampingi Kepala Bank BPD Bali Cabang Mangupura Ida Bagus Made Surawan.
Secara keseluruhan, total dividen yang dibagikan kepada seluruh pemegang saham mencapai Rp826 miliar. Hingga 2025, total penyertaan modal Pemkab Badung di Bank BPD Bali tercatat sebesar Rp1.250.617.000.000. Pada 2026 ini, Pemkab Badung kembali menambah modal Rp300 miliar sehingga total setoran modal menjadi Rp1.550.617.000.000 atau setara 48,76 persen kepemilikan saham.
Bupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kinerja positif Bank BPD Bali yang dinilai terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Ia menyoroti capaian kinerja keuangan yang tercermin dari indikator Return on Equity (ROE) dan Return on Investment (ROI) yang kompetitif di tingkat nasional. “Berdasarkan tren kinerja tersebut, kami optimistis terhadap prospek BPD Bali sehingga tidak ragu untuk menambah penyertaan modal. Ini bentuk komitmen kami mendukung penguatan perbankan daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan dividen yang diterima akan dimanfaatkan untuk pembenahan dan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata berkualitas, khususnya peningkatan dan penambahan ruas jalan di wilayah Badung Utara seperti Abiansemal dan Mengwi.
Sementara itu, Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menjelaskan bahwa dividen yang telah disetorkan ke Kas Daerah Badung merupakan bagian dari keputusan RUPS tahun buku 2025 yang digelar pada 3 Februari lalu. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pemegang saham, termasuk tambahan modal Rp300 miliar dari Pemkab Badung yang telah dibukukan dan disahkan dalam RUPS.
Menurutnya, penguatan modal tersebut akan dimanfaatkan untuk memperluas penyaluran kredit serta mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah dan Provinsi Bali. Di antaranya pemberdayaan UMKM melalui program Sidi Kumbara, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit perumahan, serta program pembiayaan lainnya. “Dengan dukungan permodalan yang kuat, kami berharap dapat memberikan akses pembiayaan yang lebih luas kepada masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan di Bali, khususnya di Kabupaten Badung,” jelasnya.
Penerimaan dividen ini sekaligus menegaskan peran strategis Bank BPD Bali sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Bali.
@Karang






