Permudah Pelayanan, Kantor Imigrasi Ngurah Rai Miliki 30 Unit Autogate

BADUNG|PersIndonesia.Com- Komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menghadirkan implementasi layanan yang cepat, tepat, dan akurat terwujud. Hal tersebut terlihat dengan diresmikannya 30 unit Autogate oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi pada Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Rabu (06/03).

Implementasi Autogate pada Bandara I Gusti Ngurah Rai dimulai sejak tanggal 27 Oktober 2023 dengan melakukan pemasangan perangkat sebanyak 30 unit, serta instalasi kesisteman. Kemudian pada 1 Februari 2024 mulai dilakukan uji coba penggunaan autogate bagi pelintas internasional baik Warga Negara Indonesia (WNI maupun Warga Negara Asing (WNA).

Baca Juga: KKN IAI AT-TAQWA Bantu Guru Ajari Siswa SD Gubrih 01

Dirjen Imigrasi, Silmy Karim menyampaikan pihaknya berusaha untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan Transformasi layanan Digital yang berkelanjutan. Implementasi Autogate diharapkan dapat menjadi wujud nyata bahwa Imigrasi mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Dengan semangat pembaruan, layanan Autogate ini hadir dengan teknologi dan fitur yang terbarukan. “Layanan ini merupakan representasi wujud Transformasi Teknologi pemeriksaan keimigrasian yang mengkolaborasikan Teknologi Face Recognition dan Border Control Management (BCM)”, terangnya

Dengan integrasi kedua Teknologi tersebut, kata Silmy, maka proses pemeriksaan keimigrasian hanya membutuhkan waktu 15 sampai 25 detik per penumpang, dengan perhitungan rata-rata kedatangan penumpang Internasional sebanyak 14.000-16.000 orang per hari sekiranya dapat mempercepat mproses pemeriksaan. “Fasilitas Autogate ini akan sangat membantu membuat lalu lintas pemeriksaan keimigrasian menjadi semakin efektif dan efisien”, ujarnya.

Silmy Karim mengungkapkan tidak hanya WNI yang dapat menggunakan layanan Autogate, namun WNA juga dapat menggunakan layanan Autogate, dengan catatan memiliki Paspor Elektronik dan pemegang E-VOA, EVisa, VOA Molina Lite serta Negara ASEAN subjek BVK yang sudah melakukan registrasi pada laman evisa.imigrasi.go.id.

“Terwujudnya inovasi dan inisiasi layanan keimigrasian bagi masyarakat merupakan wujud hadirnya Pemerintah untuk bersama membangun Reformasi Birokrasi yang nyata serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan Pembangunan Nasional yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga: Danseskoal Pimpin Sertijab Pejabat Seskoal

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Romi Yudianto dikonfirmasi terpisah mengatakan, mendukung penuh penggunaan Autogate di Bandara Internasional Ngurah Rai dalam mempercepat proses pelayanan. “Penggunaan Autogate merupakan terobosan Imigrasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi semua pelintas baik WNI dan WNA”, tegasnya. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *