Pj Bupati Jendrika Ikuti Rapat Tim TKPK Provinsi Bali Tahun 2024

Klungkung,PersIndonesia.Com-Penjabat (Pj.) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika ikuti Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Bali Tahun 2024 di ruang rapat Cempaka Bappeda Provinsi Bali.

Turut hadir Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Bappeda Kabupaten Klungkung, I Ketut Arie Gunawan serta instansi terkait lainnya.

Rapat ini digelar dengan tujuan untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi masing-masing TKPK Kabupaten/Kota se-Bali untuk menanggulangi angka kemiskinan.

Baca Juga : Pendaftaran Paslon Paket Santuy di KPU Bangli Diundur, Sebabnya Ini

Pj. Bupati Jendrika menyampaikan bahwa di tahun 2021 angka kemiskinan ekstrem di Klungkung tercatat sebesar 1.51 persen, kemudian di tahun 2022 sebesar 0.48 persen dan di tahun 2023 sebesar 0.03 persen.

Untuk di tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung sangat konsisten dan serius untuk menurunkan angka kemiskinan dengan berbagai upaya.

“Sebelumnya berbagai upaya juga sudah dilakukan dalam mengentaskan kemiskinan ini diantaranya, peningkatan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin”, ujarnya.

Menurutnya, salah satunya dilakukan dengan program pelatihan SPA sebanyak 20 orang pada bulan April 2024 lalu dan meminimalkan wilayah kantong kemiskinan melalui pembangunan sanitasi bagi kk miskin.

Kemudian program angkutan siswa gratis dan memfasilitasi lahan perumahan bagi penerima manfaat (36 rumah deret Kementerian Sosial).

“Strategi penanggulangan kemiskinan inilah yang kita lakukan di Klungkung. Mudah-mudahan dengan upaya ini nantinya bisa mengentaskan angka kemiskinan,” ungkap Jendrika, Rabu (28/8).

Sambutan Pj. Gubernur Bali yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra menyampaikan agar nantinya masing-masing Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Bali bisa bersinergi dan berkolaborasi yang kuat untuk mengentaskan kemiskinan ini.

Baca Juga : Fraksi Gerindra Badung Dukung Suksesnya Event IAF & HLF-MSP 1 sd 3 Sept 2024

Untuk itu diharapkan agar membuat team work dalam melakukan penanggulangan kemiskinan yang solid untuk bekerja.

“Baik nantinya saat merancang program maupun menjalankan program yang sudah berjalan”, harapnya. (DK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *