Sasar Pelaku Usaha di Undisan, Pemkab Bangli Gelar Bimtek dan Pendampingan Perizinan

PERSINDONESIA.COM – Sebagai upaya mendukung pembangunan investasi yang sehat di Kabupaten Bangli, khususnya bagi pelaku usaha lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pendampingan Perizinan. Kegiatan berlangsung di D’ Umah Bali Eco Tradi Home, Banjar Undisan Kaja, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bangli, I Wayan Diar pada hari Rabu (26/8/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bangli, Jatet Herbon, Perbekel Undisan, I Ketut Suardikayasa, serta 30 pelaku usaha di Desa Undisan. Sementara selaku narasumber dari Dinas Pariwisata Bangli, Dinas Perindustian dan Perdagangan (Disperindag), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga : Catat! Layanan Samsat Kendaraan Bermotor di MPP Bangli Tembus 700 Wajib Pajak

Wabup Bangli, I Wayan Diar menyampaikan Bimtek yang dilaksanakan di Desa Undisan ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli kepada pelaku usaha untuk melakukan investasi baik di sektor perdagangan, pariwisata dan lain sebagainya dengan tetap memperhatikan regulasi, seperti salah satunya perizinan.

Langkah ini dipandang penting, mengingat jangan sampai ketika usaha sudah jalan nantinya berbenturan dengan permasalahan-permasalahan yang berujung pada kerugian yang lebih fatal, akibat regulasi berusaha tidak dilakukan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berupaya memberikan dukungan bagi para pelaku usaha, khususnya pengusaha lokal memahami bagaimana regulasi berusaha bisa dipatuhi. Dan kami melalui Dinas Perizinan terus mengenjot sosialisasi-sosialisasi untuk memudahkan pelaku usaha mengakses regulasi yang ada,” ujarnya ditemui seusai membuka kegiatan Bimtek.

Menurutnya, potensi pariwisata Desa Undisan sebagai tujuan wisata nomer dua setelah Penglipuran bahkan secara nasional meraih Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tentunya memberi dampak bagi perekonomian masyarakat, sehingga tatanan untuk memperkuat dan menjaga potensi yang ada butuh peran pelaku usaha, masyarakat, dan Pemerintah Daerah.

Dengan perkembangan dan potensi Desa Undisan, kita mendorong dan mendampingi pelaku usaha menjadi profesional, berkembang tanpa melanggar peraturan-peraturan yang ada. “Sehingga dengan kepatuhan yang dipahami melalui sosialisasi-sosialisasi, usaha yang dilakoni berdampak positif bagi perkembangan kedepannya,” ungkap Wabup Diar.

Ia menegaskan untuk pendampingan perizinan bagi pelaku usaha di Kabupaten Bangli termasuk di Desa Undisan, pihaknya mendorong dinas terkait mempercepat proses yang ada dengan nyaman dan aman, sehingga pelaku usaha yang ingin berinvestasi tidak merasa terbebani. “Kita berharap pelaku usaha lokal bisa semakin banyak menjadi pemain di daerah sendiri, sehingga kesejahteraan meningkat,” ungkap Diar.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli, Jetet Hiberon mengatakan meskipun penerbitan Nomer Induk Berusaha (NIB) dari Pemerintah Pusat melalui sistem OSS yang diakses melalui online, tatanan di daerah tetap harus diperhatikan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Baca Juga : Bangun Investasi Sehat, DPMPTSP Bangli Dorong Pelaku Usaha Taat Regulasi Daerah

Dan salah satu yang ditekankan dalam Bimtek kali ini adalah ketaatan terhadap perizinan. Selain NIB sejumlah persoalan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dampak sosial dan lingkungan serta antisipasi terhadap resiko-resiko yang akan dihadapi pelaku usaha. “Kami siap memberikan pendampingan untuk melakukan pengaksesan bagi pelaku usaha yang akan merintis investasi, sehingga nantinya aman dan nyaman,” ujarnya.

Kata Jutet, Bimtek dan sosialisasi akan terus digencarkan guna membangun investasi yang sehat di Kabupaten Bangli, sehingga tidak hanya memberi dampak bagi pelaku usaha akan tetapi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. “D’ Umah Bali Eco Tradi Home, Banjar Undisan Kaja ini menjadi salah satu contoh usaha yang telah memenuhi berbagai aspek berusaha,” pungkasnya. (*)