Dupa Bekas Sembahyang Lupa Dimatikan, Piasan Warga Koripan Ludes Terbakar

Persindonesia.Com,Klungkung – Sebuah bangunan piasan sanggah milik I Wayan Widiada (57) warga Banjar Koripan Klod, Desa/Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung ludes terbakar, Kamis (5/3/2026). Peristiwa terbakarannya piasan yang berada dilantai atas tersebut mengegerkan warga hingga tershere dalam sebuah WAG.

Informasi yang terhimpun sebelum peristiwa terjadi, sekitar pukul 14.00 Wita pemilik piasan, I Wayan Widiada melaksanakan persembahyangan di merajan. Selesai persembahyangan dilakukan kemudian I Wayan Widiada bersama saksi, Ni Ketut Gayatri meninggalkan rumah untuk mengirim paket daging menuju Kusamba.

Baca Juga : Angin Puting Beliung Robohkan Bangunan Bale Pawedan Setra Tunon Desa Aan

Seusai melakukan pengiriman mereka kembali ke rumah dan saat tiba pukul 15.30 Wita Widiada tiba-tiba mendengar teriakan dari warga yang mengatakan bahwa merajan miliknya yang ada di lantai 2 rumah mengeluarkan asap.

Setelah mendengar adanya informasi tersebut Widiada bersama saksi langsung melakukan pengecekan dan mendapati bangunan piasan telah terbakar oleh kobaran api. Guna menghindari kebakaran meluas, warga segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klungkung dan Polsek Banjarangkan.

Berselang kemudian sekitar pukul 16.15 Wita, 2 unit Damkar Klungkung bersama Polsek Banjarangkan tiba dilokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Dan sekitar pukul 16.45 Wita api sepenuhnya dapat dipadamkan.

Kasat PolPP dan Damkar Kkungkung, Dewa Putu Suarbawa saat dikonfirmasi mengatakan setelah laporan yang masuk ke Mako Damkar, personil regu 3 Damkar Klungkung segera meluncur ke lokasi dengan menggunakan 2 unit armada, masing-masing tensos berkapasitas 4000 liter dan Ajak besar tangki 6000 liter untuk melakukan upaya pemadaman.

Dan hampir berjuang selama hampir 30 menit, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan, untuk kemudian petugas melakukan pendinginan. “Untuk penyebab kebakaran dan kerugian secara pasti dalam penyelidikan petugas kepolisian”, ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana mengatakan kolaborasi antara Damkar Klungkung bersama personil Polsek Banjarangkan dan warga berhasil melakukan pemadaman kobaran api, sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lainnya.

Dalam peristiwa terbakarnya piyasan tersebut nihil korban jiwa. “Akibat kebakaran yang terjadi kerugian materiil ditafsir sekitar Rp 75 juta”, terangnya.

Baca Juga : Disapu Angin Ngelinus, Bangunan Bale Gong Pura Dalem Lumbuan Susut Porak Poranda

Kata Kapolsek, dari keterangan saksi-saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas, penyebab kebakaran diduga berasal dari api dupa bekas sembahyang yang masih menyala dan ditinggal mengirim barang oleh pemilik rumah.

“Petugas tengah melakukan lidik. Kuat dugaan kebakaran berasal dari dupa bekas dipakai sembahyang oleh pemilik”, pungkas AKP Budiarsana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *