Persindonesia.Com,Bangli – Bangunan pelinggih Meru Balai Agung di Banjar/Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli terbakar akibat tersambar petir, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Kuatnya kobaran api membuat tiga pelinggih yang beratapkan ijuk ludes terbakar.
Informasi yang terhimpun dari saksi I Made Subawa, sekitar pukul 13.30 Wita wilayah Desa Abang Songan dilanda hujan disertai petir. Saat saksi Subawa sedang duduk di teras rumah yang berada depan Pura Balai Agung Desa Abangsongan mendengar suara petir yang sangat keras dan menyambar bangunan meru diareal Pura tersebut.
Baca Juga : Berangkat Kerja, Pegawai BPD Bali Meninggal Tabrak Tiang Lampu di Jalur Denpasar–Gilimanuk
Kemudian saksi pertama kali melihat api menyala dari bangunan meru tumpang tujuh Betara Sakti Tuluk Biyu yang atapnya dari ijuk yang selanjutnya merambat ke bangunan meru tumpang 5 Bethara Ratu Medue Gama dan api juga merambat ke pelinggih Betara Ayu.
Dalam keaadaan panik, I Made Bawa sempat merekam peristiwa yang terjadi sebelum akhirnya membunyikan kentungan sehingga warga berdatangan untuk kemudian bersama-sama melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya dan menghubungi petugas pemadam kebakaran serta kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Disisi lain, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) BPBD Bangli, Cokorda Gede Mahendra mengatakan, setelah informasi diterima, pihaknya segera menuju lokasi dengan menerjunkan 2 unit armada bw dan 1 unit tangki suplay air beserta 9 personil.
“Kobaran api yang membakar 3 pelinggih meru akhirnya berhasil dipadamkan hampir 1 jam lamanya. Dalam peristiwa kebakaran nihil korban jiwa, sedangkan untuk kerugian materiil dalam penyelidikan polisi”, terangnya.
Baca Juga : Obok Obok Lapas Narkotika Bangli, Tim Gabungan Razia Warga Binaan dan Pegawai
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangli, AKP I Ketut Gede Ratwijaya mengatakan, dari hasil keterangan saksi-saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang didapati petugas, 3 pelinggih meru yang atapnya dari ijuk terbakar akibat sambaran petir.
“Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian materiil akibat kebakaran yang terjadi mencapai Rp 1 milyar. Petugas juga telah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa dan Prajuru Adat”, tandasnya. (*)






