Astaga! Curi Uang Sesari di Pura Tirta Segara Rupek, 3 Pemuda Gilimanuk Diamankan Polisi

Persindonesia.com Jembrana – Hanya demi uang sekitar Rp76 ribu, tiga pemuda asal Gilimanuk nekat membobol kotak sesari di Gedong Pelinggih Kanjeng Ratu Kidul, Pura Tirta Segara Rupek. Aksi mereka akhirnya terbongkar setelah polisi menemukan jejak sidik jari yang tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP), hingga ketiganya berhasil diamankan.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial IBK (23), MAD (20), dan R (18). Mereka diamankan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di rumah masing-masing pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Gusti Kade Alit Murdiasa membenarkan penangkapan tersebut, ia mengungkapkan, ketiga pemuda tersebut mengakui perbuatannya setelah menjalani pemeriksaan.

Kerugian Capai Puluhan Juta, Polisi Berhasil Kuak Pelaku Pencurian Kucit di Susut

“Ketiga terduga pelaku sudah diamankan dan mereka mengakui telah mengambil uang di dalam kotak sesari secara bersama-sama dengan cara merusak pintu gedong pura,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Ia mengaku, kasus pencurian tersebut terungkap setelah seorang warga yang datang ke pura untuk membersihkan area tempat suci itu pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.10 Wita menemukan pintu gedong pelinggih dalam kondisi rusak. “Pada bagian pintu terlihat bekas congkelan yang mencurigakan,” jelasnya.

Lebih lanjut Murdiasa mengatakan, temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua Pengempon Pura dan diteruskan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk. “Setelah dilakukan pemeriksaan, kotak sesari yang berada di dalam gedong pelinggih telah dibobol,” ucapnya.

Sikat Puluhan Besi Ulir Proyek BTS di Gianyar, PEW Terciduk Polisi di Kalibaru Banyuwangi

Menurut Murdiasa, isi kotak sesari tersebut tidaklah besar. Di dalamnya hanya terdapat uang tunai sekitar Rp40 ribu dalam pecahan Rp2 ribu dan Rp5 ribu, serta dua lembar uang pecahan 1 dolar AS. “Total kerugian akibat aksi tersebut diperkirakan mencapai Rp76 ribu,” terangnya.

Meski nilai kerugian relatif kecil, pihaknya tetap melakukan penyelidikan secara serius. Tim gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengandalkan metode identifikasi ilmiah dengan mengambil sampel sidik jari yang tertinggal di lokasi.

“Dari hasil penyelidikan dan pencocokan sampel sidik jari tersebut, didapatkan data yang mengarah kuat kepada para pelaku,” katanya.

Harga Cabai Melonjak 60 Persen, Sejumlah Bahan Pokok di Jembrana Ikut Naik Jelang Galungan

Lebih jelasnya Murdiasa mengatakan, pihaknya berhasil melacak keberadaan para pelaku dan menangkap mereka tanpa perlawanan. “Dalam pemeriksaan awal, ketiganya mengaku merusak pintu gedong pelinggih sebelum membobol bagian bawah kotak sesari menggunakan tangan kosong,” jelasnya.

Dari pengungkapan kasus ini, imbuh Murdiasa, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kotak sesari dalam kondisi rusak, dua lembar uang pecahan 1 dolar AS, serta satu unit sepeda motor bernomor polisi DK 6370 ZC yang digunakan saat menjalankan aksinya.

Saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. “Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari tahu apakah ada TKP pencurian lain yang pernah mereka sasar,” tandasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *