Persindonesia.com Jembrana – Bupati I Nengah Tamba SH setelah dilantik satu demi satu programnya di selesaikan, bertujuan untuk menjadikan masyarakat Jembrana tetap tersenyum biarpun di masa pandemi, seperti halnya kejadian abrasi yang menimpa Kabupaten Jembrana.
Terkait hal tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba menerima dan mengajak Kementerian Kemaritiman dan Investasi RI ( Kemenko Marves) bagian Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ayodhiya Kalake, meninjau sejumlah kawasan pesisir di Kabupaten Jembrana , Sabtu ( 10/4).
Jalannya Pendistribusian BST Di Kecamatan Sijuk Dimonitoring Babinsa Koramil 414-01/ Tanjungpandan
Disambut Bupati, I Nengah Tamba kunjungan itu dalam rangka pengembangan wilayah dan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Jembrana.
Turut mendampingi Pj Sekda Kabupaten Jembrana I Nengah Ledang serta kepala OPD terkait diLingkup pemerintah Kabupaten Jembrana.
Danrem 045/Gaya dan Forkopimda Babel Uji Coba Penerapan Layanan GeNose C19
Rombongan langsung bergerak menuju Jineng Agung Gilimanuk dan Pantai Pebuahan yang terkena abrasi. Titik. pertama yang didatangi adalah Jineng Agung sebagai lokasi dampak abrasi.
Abrasi karena naiknya level muka air laut dan pendangkalan pesisir. Di lokasi ini sudah tersedia breakwater, tetapi tergerus seiring berjalannya waktu. 110 meter dari satu rumah.
Ditengah Pandemi Covid-19, Babinsa Tetap Semangat Gotong Royong Bantu Warga
Bupati Tamba juga mengajak jajaran Kemenko Marves meninjau Sentra Perikanan Pengambengan serta Pacuan kerbau dan saluran irigasi yang dikerjakan oleh masyarakat sebagai program padat karya tunai. Diperlukan pembuatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk mengolah limbah rumah tangga sebelum dialirkan ke air laut.
Dari hasil peninjauan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ayodhiya Kalake mengatakan kehadirannya ke Kabupaten Jembrana tentunya tidak hanya untuk melihat abrasi akan tetapi berencana mengembangkan wilayah kawasan pelabuhan penyebrangan Gilimanuk. dikarenakan Pelabuhan Gilimanuk itu merupakan pintu masuk Bali.
Maka dari itu ia ingin mengembangkan Kawasan Gilimanuk menjadi kawasan yang tertata sehingga bermanfaat untuk kesejahteraaan masyarakat sekitar.
“Pengembangan kawasan pelabuhan gilimanuk yang merupakan pintu masuk pulau dewata kalau sudah tertata dengan baik akan bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya,”kata Deputi Ayodhiya Kalake.
Polsek Cisauk Laksanakan Vaksin Sinovac Untuk Umum Di Griya Serpong Asri Cisauk
Selain itu, Deputi juga mengatakan , soal abrasi dibeberapa pantai yang ada di kabupaten jembrana sebelumnya ,ia sudah berkoordinasi dengan pihak Balai dan pihak Kementerian PUPR.
Dari koordinasi itu akan segera dicarikan penanganan abrasi dengan cara semaksimal mungkin.
Serda Heriyana Tekankan Warga Disiplin Prokes Dan Jaga Kesehatan
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Balai dan Kementrian PUPR untuk penanganan abrasi yang ada di beberapa pantai yang ada di Kabupaten Jembrana dengan semaksimal mungkin dan tidak setengah-setengah tentunya,”ujarnya.
Sementara itu Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan sebelumnya ia sudah sempat bertemu dengan Kemenkopolhukam guna mengawali dirinya sebagai Bupati Jembrana dengan berdiskusi mengenai permasalahan dan peluang kedepan di Kabupaten Jembrana, menurutnya Kemenkopolhukam menginginkan ia sebagai Bupati harus kreatif dan maju maka dari itu masyarakat akan sejahtera.
Jelang Hari Raya, Bupati Tamba Serahkan Bantuan Sembako Untuk Siswa Kurang Mampu
Kemudian Tamba mengaku ia melanjutkan pertemuannya dengan Kementrian Kemenkopolhukam dengan melakukan prestasi dan memaparkan apa yang Kabupaten Jembrana butuhkan.
“Sebelumnya saya sudah bertemu dengan bapak Kementrian di jakarta guna memaparkan dan mempresentasikan apa yang perlu kami butuhkan dalam rangka untuk mengatasi persoalan-persoalan Jembrana salah satu abrasi di Pantai Pebuahan Desa Banyubiru dan abrasi yang ada di Gilimanuk,” ungkap Bupati Tamba. (ed27/Sub)






