Dahan Pohon Beringin di Pura Kresek Songan Tumbang Akibatkan Atap Rumah Warga Hancur

Persindonesia.com, Bangli – Dahan pohon beringin yang berlokasi di Utama Mandala Pura Kresek, Banjar Dinas Yeh Panes, Desa Songan Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli tumbang. Dahan pohon yang tumbang tersebut berada diantara Pelinggih Gedong dan Meru Pura.

Berdasarkan informasi yang terhimpun dahan pohon yang tumbang terjadi pada hari, Sabtu (5/12/2025) sekira pukul 15.00 WITA. Meskipun tidak ada kerusakan pada pelinggih Pura yang diempon hampir 200 Kepala Keluarga (KK) aktif, namun dahan yang melintang menganggu aktivitas keagamaan.

Baca Juga : Diduga Mengantuk, Truk Oleng dan Terjun ke Parit di Penyaringan

Selain itu, panjangnya dahan pohon sampai ke sisi jaba Pura hingga menimpa atap rumah warga bernama Jero Kubayan Kacang yang berada disisi Timur Pura.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD dan Damkar Bangli, I Wayan Wardana menyampaikan, setelah menerima informasi terkait adanya pohon tumbang tersebut pihaknya segera menuju lokasi. Berdasarkan hasil kaji TRC BPBD, dahan menyangga di salah satu Palinggih, sehingga diperlukan katrol untuk menopang agar tidak merusak bangunan Palinggih.

Dan pasca kejadian, sebelum upaya penanganan terlebih dahulu dilakukan Matur Piuning. “Mengingat situasi dan kondisi medan, berdasarkan kesepakatan bersama pengempon Pura, upaya penanganan dilanjutkan Minggu (6/12/2025)”, terangnya.

Lanjut disampaikan Wardana, upaya penanganan cukup alot mengingat posisi dahan melintang di ketinggian bangunan.
Penanganan lanjutan dilakukan sejak pagi. TRC BPBD dengan dibantu secara gotong royong pihak pengempon berupaya melakukan penanganan.

“Terkait penyebab dahan tumbang, kemungkinan akibat lapuk dan situasi cuaca ekstrim yang melanda saat ini. Kerugian materiil atap rumah warga yang tertimpa dahan pohon yang tumbang masih dilakukan penghitungan. “, ujar Wardana, Minggu (6/12/2025)

Baca Juga : Asah Kreativitas Anak Usia Dini, DWP Bangli Gelar Lomba Mewarnai Tingkat TK

Pihaknya menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi serta dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, tanah longsor, banjir , sambaran/kilatan petir.

“Situasi ini diprediksi masih akan berlangsung sampai besok dan tidak menutup kemungkinan akan berpotensi masih terjadi dalam sepekan kedepan”, tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *