Persindonesia.Com,Bangli – Kebakaran yang melanda Warung Babi Guling Panwar yang berlokasi di Jalan Nusantara, Desa Cempaga, Kecamatan Bangli, pada hari Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.30 Wita menyisakan perhatian masyarakat. Mengingat selain warung siap saji tersebut terbakar, kobaran api merembet hingga ke bangunan LPD Desa Adat Cempaga. Dan pasca kebakaran, ke dua lokasi yang berdekatan telah dipasangi Garis Polisi (Police Line).
Meski demikian, operasional lembaga keuangan milik Desa Adat tersebut tetap berjalan seperti biasa. “Kebakaran yang terjadi merupakan sebuah musibah dan permasalahannya sudah klir serta tidak saling menuntut”, ujar Bendesa Adat Cempaga, I Wayan Nyepek, saat dikonfirnasi awak media, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga : Plafon Anyaman Bambu Jebol, Warung Babi Guling dan LPD di Cempaga Terbakar
Lanjut disampaikan, sebagai bentuk antisipasi dan memberikan rasa nyaman, untuk sementara Kantor LPD Desa Adat Cempaga dipindahkan ke Banjar Pakuwon, Desa Cempaga di rumah Ketua LPD Cempaga, I Wayan Suartama.
Operasional LPD berjalan normal. jika ada krama yang menyampaikan informasi hoax agar disampaikan ke Bendesa dan akan disikapi lebih lanjut. “Langkah ini dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas tokoh masyarakat asal Banjar Pande, Cempaga ini.
Kata I Wayan Nyepek, pasca kebakaran yang sempat menimbulkan kekhawatiran, sementara ini belum terlihat adanya penarikan oleh nasabah secara signifikan. Dan Kami sudah melakukan antisipasi dengan menyampaikan ke krama bahwa semua uang, jaminan nasabah serta asset LPD aman. “Untuk jumlah tabungan ada sekitar 1.000 nasabah. Petugas kami tetap memungut tabungan”, bebernya.
Peristiwa terbakarnya kantor LPD Adat Cempaga mendapat perhatian serius dari Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan desa (BKS-LPD) Bali, dimana pihak BKS-LPD akan memberikan bantuan agar mendapat atensi dari LPD se- Bali.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang terjadi, Rabu (25/2/2026) berawal saat saksi, Ni Wayan Lentiari sekira pukul 17.30 Wita memasak untuk persiapan berjualan Babi Guling. Saat saksi tengah memasak, tiba-tiba plafon yang terbuat dari anyaman bambu jatuh menimpa wajan, hingga akhirnya api menyambar dan membakar bangunan bangunan warung.
Upaya warga untuk memadakan api tidak membuahkan hasil. Bahkan api yang berkobar merembet ke bangunan LPD Desa Adat Cempaga disebelahnya. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar Bangli melakukan penanganan.
“Dari hasil identifikasi petugas kuat dugaan kebakaran dipicu oleh plafon dari anyaman bambu jatuh menimpa wajan yang dipakai memasak, sehingga api kompor menyambar”, terang Kasi Humas Polres Bangli, AKP I Ketut Gede Ratwijaya.
Baca Juga : Kantor KIR Bangli Segera Direnovasi, Layanan Bakal Ditutup Sementara
Sementara itu, Kabid BPBD-Damkar Bangli, Dewa Gede Wirawan mengatakan setelah laporan diterima dari PSC Call Center 112 Bangli, pihaknya menerjunkan 4 unit armada terdiri dari 3 unit bomber dan 1 unit tangki suplay air serta personil yang telah siaga.
Setiba di lokasi kejadian (TKP), petugas segera melakukan upaya pemadaman. “Dengan dibantu masyarakat, TNI-Polri selama 30 menit kobaran api akhirny berhasil dipadamkan”, tegasnya.(*)






