Evakuasi Pohon Tumbang di Pura Dadia Telaga Kubu Berlanjut, Estimasi Kerugian Capai 550 Juta

Bangli,PersIndonesia.Com- Cuaca esktrim berupa hujsn deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa sejumlah bangunan yang ada di Pura Dadia Telaga yang berada di Gelinggang, Kubu Bangli pada, Minggu (9/2/2025) sehingga mengakibatkan sejumlah bangunan yang ada di Pura porak poranda.

Setelah adanya laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli melalui TRC segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan (evakuaai) terhadap pohon yang tumbang. Karena kondisi cuaca hujan serta waktu evakuasi ditunda dan dilanjutkan besok (red-Senin pagi).

Baca Juga : Rutan Bangli dan 2 Yayasan Teken Kerjasama Program Rehabilitasi Pemasyarakatan

Kabid Kedaruratan BPBD Bangli, Agus Astapa mengatakan, penanganan ditunda mengingat terkendala cuaca saat itu hujan deras disertai angin masih terjadi, sehingga kita sepakati untuk dilakukan penundaan apalagi kondisi saat itu tak memungkinkan dilanjutkan melihat petugas basah kuyup.

Dan pagi ini kita lanjutkan untuk melakukan penanganan dengan dibantu warga. Seusai ini kita juga melakukan penanganan ditempat lain. “Astungkara semua penanganan berjalan lancar”, ujarnya, Senin (10/2/2025).

Terpisah Camat Bangli, Sang Made Agus Dwipayana mengatakan peristiwa pohon tumbang terjadi pada hari Minggu (9/2/25) sekitar pukul 12.15 Wita. Pohon yang tumbang menyebabkan sejumlah bangunan seperti Candi bentar, penyengker, candi pelepasan, Pelinggih lebih, Pelinggih gedong kedewatan, Pelinggih gedong Dewa Hyang, Pengerurah, Bale Piasan Jabe tengah, Bale Pekawasan dan Bale Panggungan rusak parah. “Untuk estimasi kerugian menurut Kelian Dadia diperkirakan mencapai Rp 550 Juta”, ujarnya.

Baca Juga : Tertimpa Pohon Tumbang, Mobil dan Bangunan Bale Lantang di Kintamani Hancur

Wakil pengurus pengempon Pura Dadi Dalem Telaga, I Wayan Suarta mengatakan sebelum kejadian memang sempat turun hujan lebat disertai angin kencang. Pohon mangga dengan tinggi belasan meter yang ada di Barat Daya Pura tiba-tiba tumbang dan menimpa beberapa bangunan suci, baik yang sudah ada maupun yang masih tahap pengerjaan.

Saat kejadian kami sedang ngaturang ayah di Pura membantu tukang yang bekerja. Tumbangnya pohon mangga berusia ratusan tahun itu berakibat sejumlah bangunan suci di Pura rusak yakni Pelinggih Bale Lebuh, Pelinggih Dewa Hyang, Pelinggih Penglurah dan Pelinggih Kedewatan, Bale Piasan. Sedangkan bangunan suci di utama mandala yang rusak meliputi Bale Pekawasan dan Bale Panggungan.

Sedangkan bangunan yang masih dalam proses pengerjaan juga rusak tertimpa dahan pohon meliputi penyengker, Candi Pelebahan dan Candi Bentar. “Total ada 10 unit bangunan suci yang rusak dan estimasi kerugian mencapai Rp 550 juta,” tegasnya.

Dikatakannya, sebelum kejadian pihaknya tidak merasa curiga akan tumbangnya pohon mangga tersebut. Pasalnya, jika dilihat dari warna daun masih hijau dan begitu juga aktif berbuah. “Mungkin sudah waktunya pohon mangga tersebut tumbang”, katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *