Bangli,PersIndonesia.Com- Warga Banjar Bubung Kelambu, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli sontak dibuat geger dengan ditemukannya warga bernana Ni Nyoman Carem (60) meninggal dunia dengan cara gantung diri mengunakan selendang di kebun.
Berdasarkan informasi yang terhimpun dilapangan menyebutkan aksi nekat Ibu Rumah Tangga (IRT) yang kesehariannya sebagai petani tersebut diketahui terjadi pada hari Minggu (20/4/2025) sekira pukul 15.00 Wita.
Baca Juga : Dipicu Selang Regulator Gas Bocor, Kantin SMAN 1 Kintamani Ludes Terbakar
Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerena saat dikonfirmasi Senin (21/4/2025) membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut. Ia menyampaikan peristiwa berawal saat I Nyoman Sukarya (26) sekira pukul 13.00 Wita dihubungi oleh istrinya yang menanyakan keberadaan Ni Nyoman Carem (red-ibunya) karena tidak ada dirumah. Dan dijawab oleh Sukarya dengan mengatakan mungkin masih berada di kebun.
Kemudian pada pkl 15.00 Wita Sukarya tiba rumah. Karena hingga saat itu ibunya belum juga kembali kerumah sehingga Sukarya mencari ke kebun. “Dan sesampai di kebun Sukarya mendapati ibu nya ( korban ) telah gantung diri di dahan Pohon Nangka menggunakan selendang batik dengan panjang 1,6 Meter”, terang Sukerena.
Melihat peristiwa yang terjadi, lanjut Kapolsek, I Nyoman Sukarya berteriak meminta pertolongan warga sekitar, untuk kemudian bersama-sama menurunkan ibunya yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Untuk selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kintamani guna mendapatkan penanganan lebih lanjut”, ujarnya.
Baca Juga : Terlibat Aksi Pencurian HP dan Uang, Pria Asal Tejakula Diringkus Polsek Kintamani
Kompol Sukerena menyampaikan setelah laporan diterima Personil Reskrim Polsek Kintamani dipimpin Kanit Reskrim, Iptu I Ketut Sudarsana mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk kemudian melakukan olah TKP bersama team Identifikasi Polres Bangli.
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi serta hasil pemeriksaan luar jenazah oleh petugas medis dari Puskesma Kintamani 1, kematian Ni Nyoman Carem dengan cara gantung diri akibat depresi karena mengalami sakit gondok yang tak kunjung sembuh (menahun) dan masih menjalani perawatan setiap bulan di RSUD Bangli.
“Pihak keluarga korban menyatakan menerima meninggalnya korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi mayat yang disertai dengan surat pernyataan terlampir”, pungkasnya. (IGS)






