K9 Siaga di Gilimanuk, Anjing Pelacak Perketat Pengamanan Arus Balik Lebaran

Persindonesia.com Jembrana – Peran anjing pelacak (K9) menjadi garda terdepan dalam memperketat pemeriksaan di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, selama arus balik Lebaran 2026. Satwa terlatih dari Sat Brimobda Polda Bali ini dikerahkan untuk membantu petugas mengendus potensi ancaman, mulai dari bahan peledak hingga narkotika, pada barang bawaan penumpang yang masuk ke Bali.

Puluhan personel gabungan tetap melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, dan kendaraan. Namun, kehadiran K9 dinilai meningkatkan efektivitas deteksi, terutama dalam situasi lonjakan arus balik yang terus meningkat dari hari ke hari.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan, pelibatan anjing pelacak merupakan bagian dari penguatan pengamanan di pintu masuk Bali. “Seiring peningkatan aktivitas arus balik Lebaran, kita laksanakan penguatan personel dan juga pelibatan K9,” ujarnya, Selasa (24/3)

Era Baru Pariwisata Bali, Gus Dirga Sebut Sistem Digital Bawa Keemasan Sesungguhnya

Senada dengan itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKBP Arya Agung Arjana Putra, menyebutkan bahwa K9 menjadi lapisan tambahan dalam sistem pemeriksaan selain metode manual seperti metal detector dan mirror detector. “Selain secara manual, kita juga melibatkan K9 atau anjing pelacak untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang lolos,” jelasnya.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan dengan dukungan anjing pelacak belum menemukan adanya barang mencurigakan. Meski demikian, petugas tetap mengoptimalkan pengawasan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di pintu masuk Pulau Dewata.

Di sisi lain, data menunjukkan arus balik terus mengalami peningkatan. Pada H+1 Lebaran atau Senin, 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 38.212 orang masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, meningkat 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang juga mencapai 11.571 unit, naik 10,5 persen dari tahun sebelumnya.

Koster Kukuhkan 1.794 Pengurus PDI Perjuangan Jembrana, Perkuat Struktur hingga Akar Rumput

Dengan tingginya mobilitas tersebut, keberadaan anjing pelacak menjadi elemen penting dalam memastikan keamanan wilayah Bali tetap terjaga. Petugas pun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan, membawa identitas lengkap, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima selama perjalanan. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *