Kantor Desa Pohsanten Terbakar, Pelayanan Dialihkan ke Ruang BPD

Persindonesia.com Jembrana – Kantor Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, terbakar pada Selasa (3/10/2023) sekira pukul 18.30 Wita. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik di colokan komputer di ruangan Kaur.

Perbekel Pohsanten I Gusti Agung Kade Sultra Gunadi Putra saat dikonfirmasi mengatakan, kebakaran hanya menghanguskan komputer dan korden yang berada di atas komputer. Dokumen yang ada di kantor kaur tidak ikut terbakar, hanya basah terkena air saat pemadaman api.

Gudang Rongsok Semanggi Joyosudiran Kebakaran, Api Ancam Pemukiman Padat Penduduk

“Untuk sementara kantor ditutup menunggu tim labfor dari Polda Bali, menurut info dari kepolisian paling lambat Tim Labfor datang pada hari Jumat. Untuk pelayanan kami mendapat arahan pindah untuk sementara ke ruang BPD,” ujarnya. Rabu (4/10/2023).

Sementara itu, Kapolsek Mendoyo Kompol I Putu Suarmadi mengatakan, untuk sementara kantor desa Pohsanten ditutup sementara menunggu kedatangan labfor Polda Bali. Untuk penanganan penyelidikan di lokasi dilakukan oleh Polres Jembrana sementara untuk keterangan dari saksi-saksi di handel di Polsek Mendoyo.

Polres Metro Jakarta Timur Ungkap Kasus Tewasnya CHR (16) Putra Pamen TNI AU

“Untuk pemeriksaan secara menyeluruh di lokasi akan dilakukan oleh labfor Polda Bali yang sampai saat ini masih menangani kejadian di Denpasar Selatan, rencananya hari Kamis atau Jumat (6/10/2023) datang ke Jembrana,” jelasnya.

Lebih jelasnya Suarmadi mengatakan, Untuk operasional di kantor desa, karena tidak boleh merusak status quo, ruangan yang terbakar tersebut untuk sementara dibiarkan sebelum tim labfor datang. “Untuk barang-barang yang ada di luar ruangan tersebut bisa diambil, untuk jalur listrik yang diduga konslet tidak boleh diperbaiki,” pungkasnya. Sur

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *