Merajut Keluar Masuk Kampung Sang Penjual Klungah

Persindonesia.com Jembrana – Usaha Kecil Penjual Klungah (Kelapa Muda) Ikhsan Bahari (45) tahun, Banjar Melaya Krajan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya ini bekerja usaha sebagai jual beli kelapa muda (klungah) dari hasil membeli dan juga memetik sendiri di perkebunan milik warga sekitar. Hasil memetik di bawa kerumahnya untuk dikumpulkan sesuai pesanan dari pelanggan.

Ikhsan Bahari mengisahkan, usaha yang digelutinya bersama keluarga sudah berlangsung 17 tahun digeluti hingga sekarang, apalah daya semenjak masa pandemi sampai sekarang permintaan pesanan pelanggannya sangat berkurang turun drastis. Hal ini yang membuatnya tetap semangat bekerja demi kebutuhan demi menafkahi keluarga sehari-hari.

Upacara Penutupan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0505/JT

Pendapatan memang benar dari awal Pandemi Covid-19 hingga saat ini, berpengaruh agak berkurang dalam situasi kondisi perekonomian, tentunya juga dirasakan oleh rekan-rekan yang seprofesi, khususnya pengusaha kelapa rata-rata penghasilannya turun drastis, apa lagi harga jual tidak stabil, bahkan harus mengencangkan ikat pinggang mengatur keuangan agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Ikhsan juga menjelaskan, usaha Klungah (kelapa muda) yang ditekuni juga di pergunakan untuk upacara saudara umat Hindu, dengan jenis kelapa gading merah dan hijau di usia paling lama 2 mingguan.

Pemerintah Desa Kijang Rejo Peringati Hari Ulang Tahun Desa Ke 21

Sebelum Pandemi Covid-19 penghasilan mencapai 4 juta rupiah dalam kurun waktu sebulan, Tapi kini tetap mensyukuri penghasilan hanya berkisar 2-3 juta rupiah. “Semoga badai Pandemi ini cepat berlalu dengan harapan pulihnya perekonomian, tentu hal ini bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya.

Pewarta : Sam
Editor : ed27

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *