Revitalisasi Dermaga Kedisan Rampung Tahun 2024, Penyerahan Aset Sedang Berproses

PersIndonesia.Com,Bangli- Pengerjaan revitalisasi 3 Dermaga di Danau Batur oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Wilayah XI Bali-NTB telah rampung. Sementara untuk penyerahan aset dari barang milik Negara menjadi barang milik Daerah baru terrealisasi pada 2 Dermaga, yakni Dermaga Kuburan Desa Trunyan dan Desa Trunyan, sedangkan untuk hibah aset Dermaga Apung Desa Kedisan berikut banguanan pendukunya masih berproses. Hal tersebut diutarakan Kepala UPT Penyeberangan Danau Batur, I Ketut Nasta, Senin 4 Agustus 2025.

Lanjut kata Ketut Nasta untuk proses pengerjaan revitalisasi tiga dermaga yang berada di Desa Batur, Kintamani tersebut dimulai sejak tahun 2020. Peroses pengerjaan dilakukan secara bertahap. Untuk Dermaga Desa Trunyan dan Kuburan Desa Trunyan pengerjaan telah rampung tahun 2023. Sedangkan untuk Dermaga Apung Kedisan baru rampung pengerjaan pada akhir tahun 2024.

Baca Juga : Perkuat Narasi Pelestarian Air ke Masyarakat, Desa Kedisan dan Buahan Aktivasi Ekosistem

“Penandatangan hibah aset dermaga Desa Trunyan dan Kuburan Desa Trunyan telah dilakukan bulan April 2025,” terangnya.

Ia juga menyampaikan untuk proses hibah aset Dermaga Kedisan masih berproses. Yang mana Tim yang beranggotakan dari BKPAD Bangli, Dinas PUPR Perkim Bangli dan Dinas Perhubungan Bangli serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali telah turun melakukan pemantauan terkait bangunan apa saja yang akan dihibahkan.

Kemudian untuk tahap kedua tim kembali turun untuk melihat kondisi bangunan yang akan dihibahkan. Pembangunan Dermaga Kedisan rampung akhir tahun 2024 dengan masa pemeliharaan 1 tahun. “Jika dalam rentan waktu masa pemeliharaan ditemukan kerusakan saat Tim turun maka akan segera diperbaiki, sehingga saat barang milik negara tersebut dihibahkan dalam kondisi bagus,” kata Nasta.

Baca Juga : Pemkab Bangli Lakukan Gebyar Penanganan Ikan Predator dan Penuangan Eco Enzyme

Ketut Nasta menegaskan pembangunan Dermaga Apung Kedisan berikut sarana prasarana penunjangnya dilakukan secara bertahap dari sejak tahun 2020 dan baru tuntas tahun 2024 dengan menghabiskan anggaran mencapai Rp. 51,7 Miliar lebih. Dan setelah proses pengecekan akan dibuatkan berita acara hibah, yang untuk selanjutnya akan dikirim ke Kementerian Perhubungan.

“Kami berharap proses hibah bisa tuntas tahun ini, sehingga bangunan yang telah berdiri bisa segera dimanfaatkan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *