WHDI Bangli Sosialisasikan Makna dan Filosofi Upakara Yadnya

PersIndonesia.Com,Bangli- Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Bangli menggelar sosialisasi dengan tema Etika dan Kesadaran Multikultural dalam upacara (upakara yadnya), pada hari Selasa 24 Juni 2026.

Acara sosialisasi yang berlangsung di ruang Rapat Krisna dibuka secara langsung oleh Ketua WHDI Bangli, Ny. Suciati Diar dengan menghadirkan dua (2) narasumber dari Kementerian Agama, yakni I Wayan Suwirta dan Yudi Laksana.

Baca Juga : Pemkab Bangli Pastikan Tuntaskan Pembangunan Bale Kambang Tahun Ini

Ketua WHDI Bangli Ny. Suciati Diar mengatakan kegiatan ini adalah program kerja WHDI Bangli. Dimana pada hari ini anggota WHDI yang hadir diajak mendengarkan paparan dari nara sumber terkait dengan etika kesadaran dan multikultur dalam uapacara dan Upakara Yadnya.

Sosialisasi WHDI mengenai upakara yadnya adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota WHDI tentang makna dan filosofi upakara serta yadnya dalam Agama Hindu serta pentingnya melestarikan tradisi.

“Adapun tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang upakara dan yadnya, tidak hanya sebagai ritual, tetapi juga sebagai bagian dari ajaran agama Hindu yang memiliki nilai-nilai filosofis”, terang Ketua WHDI Bangli.

Baca Juga : Ratusan Peserta Ikuti Lomba Burung Berkicau Serangkian Bulan Bung Karno di Bangli

Suciati juga menyampaikan dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan anggota WHDI dapat lebih memahami dan menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam upakara dan yadnya, serta berperan aktif dalam menjaga kelestariannya.

“Disamping itu harapannya agar WHDI Bangli bisa ikut mensosialisasikan apa yang didapatkan hari ini dari para narasumber kepada masyarakat luas khusunya di Kabupaten Bangli”, pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *