Persindonesia.com, Denpasar – Menikmati matahari terbit (sunrise) biasanya dilakukan di tepi pantai, namun hal berbeda disuguhkan di Kintamani, Bangli, Bali.
Dari ketinggian, wisatawan yang berkunjung ke Kintamani khususnya di pagi hari, akan disuguhi keindahan panorama matahari terbit perlahan dari ufuk timur di balik Gunung Batur.
Untuk menikmati sunrise di Kaldera Gunung Batur ini, para wisatawan diharapkan tiba sebelum pukul 5.30 WITA. Selain itu, juga wajib mengenakan jaket/pakaian tebal agar terhindar dari suhu yang dingin.
Sungai Gelar Jembrana: Pesona Wisata Alam yang Tak Pernah Surut, Kini Dilengkapi Arung Jeram
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini mengatakan, terdapat beberapa cara untuk menikmati keindahan sunrise di Kintamani.
“Terdapat beberapa spot strategis untuk menanti terbitnya sang surya,” katanya di Denpasar, Selasa (28/4).
Diantaranya, dari Anjungan Penelokan, Kintamani. Lokasi ini menjadi spot utama yang menawarkan pemandangan menakjubkan Gunung dan Danau Batur dari ketinggian 1.500 mdpl. “Lokasi ini menjadi favorit wisatawan untuk menanti sang mentari,” tuturnya.
Pantai Karang Impian, Surga Sunset Tersembunyi di Ujung Barat Bali
Pilihan lainnya, sebut dia, wisatawan menyewa kendaraan jeep 4X4 menuju bukit yang ada di Geopark Batur, untuk menikmati sunrise.
“Menikamti sunrise dengan kendaraan offroad ini akan memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan,” ujarnya.
Dikatakan, wisatawan yang ingin mengabadikan momen matahari terbit dipersilahkan naik di atas mobil. Bahkan, diperbolehkan menginjak kap mobil.
Tak hanya itu, para driver juga akan menawarkan diri untuk mengambil foto, mengabadikan momen wisatawan.
Makepung Tradisi Unik di Bali Barat
Usai menyaksikan panorama matahari terbit, para wisatawan kemudian ditawarkan dengan jeep tour ke black lava.
Kawasan black lava ini merupakan panorama yang unik. Berlatar belakang gunung batur dengan hamparan lahar yang berwarna hitam. (*)






