PERSINDONESIA.COM – Pekan Literasi dan Pendidikan Klungkung 2026 dengan tema Wirasana Biravartha yang bermakna Bersikap Pahlawan, Keberanian, dan Kekuatan untuk Menumbuhkan Jiwa Hebat, Unggul, dan Bersinar secara resmi dibuka oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bertempat di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Sabtu (6/6/2026).
Pekan Literasi dan Pendidikan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno Tahun 2026 ini merupakan sinergi kolaboratif antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Klungkung.
Baca Juga : Pemkab Klungkung Kebut Perbaikan Gorong-Gorong Rusak Jalur Takmung–Lepang
Pada prosesi pembukaan, Bupati Klungkung, I Made Satria, menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat dan lembaga yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan literasi dan pendidikan di Bumi Serombotan. Momen pembukaan ini juga ditandai dengan peluncuran (launching) Sekaa Gong Gita Handayani Mahottama yang tampil memukau mengiringi Tari Widya Mahottama.
Rangkaian acara yang menyemarakkan festival ini sangat beragam, mulai dari Lomba Bertutur, Talkshow Literasi Budaya, Talkshow Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Bedah Buku, hingga Lomba Video Konten. Selain itu, ada Lomba Drumband dan Tari Puspanjali Anak PAUD, Parade Baleganjur SD, Jalan Sehat lintas jenjang (PAUD-SMK), Pentas Bintang Siswa, penampilan pemenang Lomba Karaoke PGRI, Pameran Hasil Pendidikan (PAUD-PNF hingga SMA/SMK), Gelar Kuliner Karya Siswa dan UMKM, serta panggung hiburan yang dimeriahkan oleh artis-artis lokal Bali.
“Pekan Literasi dan Pendidikan 2026 ini akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 hingga 8 Juni 2026, dengan menyuguhkan 14 rangkaian kegiatan,” ujar Ketua Panitia Ketut Sujana dalam laporannya.
Menurutnya, agenda tahunan ini dirancang khusus untuk mendongkrak minat baca, meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), serta memperkuat kemampuan literasi di lingkungan sekolah.
“Gemar membaca adalah karakter dasar yang ingin kita tanamkan di seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi”, terang Sujana.
Sementara itu, Bupati Satria dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan fondasi krusial dalam mencetak generasi masa depan yang berdaya saing. Literasi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas.
Melalui literasi, kita mengasah kemampuan berpikir kritis, memperluas cakrawala berpikir, dan mendongkrak kualitas diri. “Pekan ini harus menjadi momentum kuat untuk memotivasi siswa dan seluruh ekosistem sekolah agar semakin mencintai aktivitas membaca, menulis, dan belajar,” tegas Bupati Satria.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani rekam jejak kepahlawanan Raja Klungkung terdahulu, di mana Klungkung pernah mencapai era keemasan sebagai pusat seni, sastra, dan budaya di Bali. Hal ini sangat selaras dengan spirit Wirasana Biravartha yang mengobarkan keberanian seorang kesatria.
Sejarah adalah pembelajaran masa lalu untuk menghindari kesalahan yang sama dan meraih kemajuan di masa depan. Mari bangkitkan kembali nilai-nilai semangat Dharmaning Kesatria Mahottama dengan mencintai seni dan budaya lokal. “Pemahaman sejarah itu penting agar kita memiliki identitas, akar budaya, dan nilai bangsa”, ungkap Bupati Satria.
Di hadapan para undangan, Bupati Satria juga menyoroti tantangan dunia pendidikan modern yang kian kompleks. Salah satunya adalah tuntutan adaptasi sistem pengajaran terhadap perkembangan Kecerdasan Buatan (AI), pemerataan akses teknologi, hingga transformasi peran guru yang kini harus bergeser dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator dan pembentuk karakter siswa.
Baca Juga : Gelapkan Barang Supermarket di Nusa Penida Hingga Rp 61 Juta, 2 Karyawan Diciduk Polisi
Budaya itu lahir dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dan berulang. “Oleh karena itu, lakukan gerakan membiasakan membaca ini tanpa putus hingga benar-benar mengakar menjadi budaya baca di sekolah dan masyarakat, sekaligus menjadi stimulus positif dalam membangun karakter baik di dunia pendidikan,” tegasnya.
Usai membuka acara secara resmi, Bupati Klungkung beserta rombongan langsung meninjau langsung stan pameran Kearsipan, Pendidikan, dan produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Klungkung. Turut hadir dalam acara tersebut, Ida Dalem Semara Putra, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Ketua TP PKK Ny. Eva Satria, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, serta pimpinan instansi terkait lainnya.(*)






