APV Tabrak Pohon di Jalur Denpasar–Gilimanuk Usai Serempetan, Dua WNA China Terluka

Persindonesia.com Jembrana – Dua warga negara asing (WNA) asal China terluka setelah mobil Suzuki APV yang mereka tumpangi menabrak pohon di Jalan Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di sebelah barat SPBU Tuwed, Banjar Munduk Bayur, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana pada Jumat (26/6). Kecelakaan tersebut terjadi setelah kendaraan yang melaju dari arah Gilimanuk itu berserempetan dengan sebuah Honda CR-V dari arah berlawanan.

Peristiwa tersebut melibatkan Suzuki APV bernomor polisi DK 1374 KR yang dikemudikan Agustinus Sukirno Darmawan (55), warga Kelurahan Gilimanuk, dengan Honda CR-V bernomor polisi DK 1999 TT yang dikemudikan I Made Wardina (44), warga Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.

Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula ketika Honda CR-V melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk di ruas jalan lurus. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang Suzuki APV yang bergerak dari Gilimanuk menuju Denpasar.

Percepatan Sertipikasi Aset Perkuat Kepastian Hukum Milik Pemprov DKI Jakarta

“Diduga kendaraan Suzuki APV mengambil haluan ke kanan sehingga terjadi serempetan dengan Honda CR-V,” terangnya.

Usai berserempetan, lanjut Suarmadi, pengemudi Suzuki APV kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan. “Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil mengalami kerusakan parah,” jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, kata Suarmadi, pengemudi Suzuki APV mengalami luka lecet pada tangan kiri dan langsung dilarikan ke RSU Negara untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, dua penumpang yang merupakan WNA asal China mengalami luka di bagian kepala dan kaki serta telah mendapat penanganan medis. Pengemudi Honda CR-V dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Aksi dan Audiensi, Aliansi BEM Babel Sampaikan 13 Tuntutan

“Kendaraan Suzuki APV mengalami kerusakan ban depan kanan terlepas, kaca depan pecah, serta bagian depan kendaraan ringsek akibat menghantam pohon. Sementara Honda CR-V mengalami kerusakan pada sisi kanan dan kiri kendaraan,” ucapnya.

Lebih jelasnya Suarmadi mengatakan, dalam kecelakaan tersebut tidak ada, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta. Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Ts

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *