Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • Lansia Meninggal di Sawah Margasari, Polisi Evakuasi dan Dampingi Keluarga Korban

    Lansia Meninggal di Sawah Margasari, Polisi Evakuasi dan Dampingi Keluarga Korban

    Persindonesia.com Tegal – Personel Polsek Margasari Polres Tegal bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait penemuan jenazah seorang lanjut usia (lansia) di area persawahan Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Kamis (16/7/2026). Selain mengamankan lokasi, pihak kepolisian juga memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban yang tengah berduka.

    Penanganan awal di lokasi kejadian dipimpin langsung oleh Plt Kapolsek Margasari, IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, S.H. Bersama tim medis dan Tim INAFIS Polres Tegal, petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelum mengevakuasi korban ke RSUD Slawi untuk pemeriksaan lebih lanjut

    Berdasarkan pemeriksaan medis awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian diduga murni karena faktor usia dan kondisi kesehatan.

    DPRD Bangli Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dengan Sejumlah Catatan

    Menurut keterangan pihak keluarga, korban memang sudah lansia dan mengalami gangguan daya ingat (demensia). Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sudah beberapa kali pergi meninggalkan rumah tanpa pamit, dan pihak keluarga pun telah berusaha mencarinya selama beberapa hari terakhir.

    Plt. Kapolsek Margasari, IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, S.H. menegaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat, terutama saat terjadi musibah kemanusiaan.

    “Begitu menerima informasi dari warga, personel kami langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Tim INAFIS dan tenaga medis, serta membantu proses evakuasi. Kehadiran Polri bukan hanya untuk penyelidikan, tetapi juga memberikan pelayanan, rasa aman, dan pendampingan psikologis kepada keluarga yang sedang tertimpa musibah,” ujar IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana.

    Bupati Kembang Bantu Tuntaskan Impian Rumah Layak Bapak Ali

    Beliau juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat luas agar lebih intensif dalam mengawasi anggota keluarga yang sudah lanjut usia.

    Memberikan perhatian lebih kepada lansia, terutama yang memiliki riwayat gangguan daya ingat (pikun).
    Identitas Pengenal Disarankan memberikan tanda pengenal atau nomor kontak keluarga yang disimpan di saku baju lansia saat beraktivitas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Melalui penanganan yang cepat, profesional, dan humanis ini, Polsek Margasari berharap sinergi antara kepolisian, tenaga medis, pemerintah desa, dan warga dapat terus terjaga dengan baik demi memberikan rasa aman di tengah masyarakat.(Red Kar)

  • Bupati Kembang Cari Titik Temu Adat dan Dunia Kerja, Ibu-Ibu Jembrana Tak Perlu Lagi Pilih Ngayah atau Bekerja

    Bupati Kembang Cari Titik Temu Adat dan Dunia Kerja, Ibu-Ibu Jembrana Tak Perlu Lagi Pilih Ngayah atau Bekerja

    Persindonesia.com Jembrana – Bupati Jembrana kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Jembrana. Merespons langsung keluhan warga saat turun ke bawah , Bupati memfasilitasi mediasi strategis antara manajemen PT Mitra Prodin dengan parq kepala desa , bendesa hingga kelian dinas dan adat.

    Langkah  ini diambil guna menjembatani benturan antara kewajiban adat (ngayah) dan tuntutan profesionalisme  jam kerja perusahaan . Sebelumnya banyak ibu inu pekerjq warga Jembrana mengaku kesulitan mengatur waktu kegiatan adat hingga memilih tidak mengambil peluang kerja.

    Dalam kunjungan ke  masyarakat baru-baru ini, Bupati menerima banyak aspirasi dari warga Jembrana yang mengaku   tidak bisa terserap kerja di industri besar . Alasannya  karena terikat jadwal upacara adat ( ngayah ) yang padat pada pagi hari. Tuntutan kewajiban itu mengharuskan para ibu ibu melepas peluqng kerja , dikarenakan sulit  menyesuaikan jam aturan kerja dengan kewajiban selaku krama adat.

    Bupati Kembang Bantu Tuntaskan Impian Rumah Layak Bapak Ali

    Padahal di sisi lain, PT Mitra Prodin selaku salah satu investor terbesar di Jembrana sedang membuka lowongan kerja secara masif, dengan prioritas utamanya adalah memberdayakan kaum ibu-ibu setempat demi mendongkrak perekonomian keluarga.

    Menyikapi aspirasi  tersebut, Bupati langsung bergerak cepat mengumpulkan kepala desa , kelian adat, kelian dinas hingga bendesa adat dienam desa ( Penyaringan , mendoyo Dauh Tukad , Yehembang Kauh , Mendoyo Dangin Tukad, Poh Santen , Pergung ) dan pihak manajemen perusahaan untuk merumuskan solusi, pada Kamis (16/7) di Wantilan Rumah Jabatan Bupati Jembrana.

    “Kita tidak boleh mengorbankan adat istiadat yang menjadi akar budaya Bali, namun kita juga tidak boleh menutup mata dari peluang ekonomi untuk menyejahterakan keluarga. Lewat mediasi ini, kita hadirkan titik temu: adat tetap jalan pada sore hari , kerjaan tetap aman mulai pagi hari ,” ujar Bupati memberi solusi.

    Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak Tanpa Mengurangi Hak Pegawai

    Bupati menegaskan bahwa keberpihakan kepada tenaga kerja lokal, khususnya kaum ibu-ibu, menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan. Dengan adanya kepastian kelonggaran jam (ngayah) ini, Bupati mengimbau warga Jembrana terutama para ibu untuk tidak ragu lagi mengambil peluang kerja di PT Mitra Prodin.

    “Jadi sengaja saya hadirkan para perbekel , bendesa adat hingga kelian untuk melakukan musyawarqh  kembali dimasing mqsing desa adat, yang memungkinkan proses ngayah itu dilakukan pada sore hari . Jadi pada pagi hari ibu ibu pekerja diMitra Prodin tetap bisa bekerja ,” ujar Bupati Kembang.

    Langkah solutif ini diharapkan tidak hanya menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Jembrana, tetapi juga menjadi role model kolaborasi yang harmonis antara iklim investasi modern dengan kelestarian kearifan lokal Bali.

    Respon Cepat Call Center 110, 2 Warga Tersesat di Puncak Mahadewa Curahdami Berhasil Dievakuasi

    Melalui ruang dialog yang difasilitasi oleh Pemkab Jembrana, PT Mitra Prodin menyambut positif kearifan lokal tersebut dan sepakat menyusun regulasi internal yang lebih fleksibel. Perusahaan berkomitmen memberikan kelonggaran shift atau pengaturan kompensasi jam kerja khusus bagi karyawan yang harus menunaikan kewajiban (ngayah) di desanya, asalkan dikoordinasikan dengan baik.

    Sementara itu, Kelian Banjar Anyar Kelod I Kadek Winastra menyatakan mendukung gagasan yang diinisiasi Bupati. Menurutnya, pengaturan jadwal ngayah sangat memungkinkan dilakukan melalui koordinasi bersama perangkat desa dinas maupun desa adat.

    Ia mengaku di wilayahnya terdapat sejumlah pekerja PT Mitra Prodin yang sebagian besar merupakan kaum ibu. Selama ini, pelaksanaan ngayah yang identik dilakukan pada pagi hari kerap menjadi kendala bagi mereka untuk bekerja.

    Kantah Gianyar Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Perkuat Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

    “Atas arahan Bapak Bupati saya sangat setuju. Nanti tentu akan kami koordinasikan dengan Kelian Adat dan Bendesa. Kalau memungkinkan, ibu-ibu yang bekerja di PT Mitra Prodin bisa diberikan kesempatan ngayah pada sore atau malam hari, karena beberapa jenis pekerjaan adat seperti membuat bumbu ataupun menyiapkan kopi memang bisa dilaksanakan pada waktu tersebut,” ujarnya.

    Menurutnya, keberadaan para ibu yang bekerja di perusahaan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Karena itu, pihaknya siap mendukung kebijakan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap bekerja tanpa meninggalkan kewajiban adat.

    “Kami akan menyampaikan ini kepada masyarakat. Kita harus mendukung mereka yang bekerja di Prodin karena penghasilannya cukup membantu meningkatkan ekonomi keluarga. Kalau suami juga bekerja, tentu penghasilan itu bisa ditabung untuk masa depan anak-anak,” katanya. HJ

     

  • Bupati Kembang Bantu Tuntaskan Impian Rumah Layak Bapak Ali

    Bupati Kembang Bantu Tuntaskan Impian Rumah Layak Bapak Ali

    Persindonesia.com Jembrana – Di balik dinding bata yang baru setengah berdiri di Kelurahan Loloan Barat, tersimpan harapan besar seorang kepala keluarga untuk memiliki hunian yang aman dan nyaman. Harapan itu dirasakan langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat turun langsung meninjau program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah tersebut pada Jumat 17/7/2026.

    ​Program bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) senilai Rp20 juta per unit ini sejatinya menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, bagi Bapak Sugeng Ali Purnomo, perjalanan mewujudkan rumah impiannya tidaklah mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia sempat terbentur tembok kesulitan; tabungannya belum cukup untuk merampungkan bagian atas rumah khususnya kap dan genteng agar keluarganya bisa segera berteduh dari hujan dan terik matahari.

    Mendengar langsung keluh kesah dan melihat perjuangan warganya, Bupati Kembang Hartawan tidak tinggal diam. Dengan penuh kehangatan, beliau mengulurkan bantuan spontan berupa dana tunai senilai Rp2,5 juta untuk menutup kekurangan biaya pembelian genteng, lengkap dengan 2 paket bingkisan sembako untuk mencukupi kebutuhan pangan harian keluarga Bapak Ali.

    Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak Tanpa Mengurangi Hak Pegawai

    ​Bupati Kembang menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar tentang membangun fisik rumah, melainkan tentang membangun kembali semangat dan martabat sebuah keluarga.

    “Semoga setelah rumahnya selesai, Bapak Ali memiliki tempat yang layak dan bisa lebih semangat untuk mencari nafkah bagi keluarganya,” harap Bupati Kembang dengan senyum hangat.

    ​Rasa haru sekaligus lega terpancar jelas dari wajah Bapak Ali. Baginya, kehadiran dan kepedulian nyata dari pemimpin daerahnya adalah berkat yang luar biasa di tengah kebingungannya menyelesaikan pembangunan rumah.

    Respon Cepat Call Center 110, 2 Warga Tersesat di Puncak Mahadewa Curahdami Berhasil Dievakuasi

    “Terima kasih banyak atas bantuan Bapak Bupati Jembrana atas kekurangan biaya dari pembangunan rumah saya, semoga Bapak Bupati sehat selalu,” ucap Bapak Ali tulus, menyalami erat tangan Bupati.

    ​Kini, dengan atap yang segera terpasang, Bapak Sugeng dan keluarga bisa menatap hari esok dengan senyum yang lebih lebar dan rasa aman yang selama ini mereka impikan. Hj

  • Respon Cepat Polsek Bubutan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Gengster di Dupak Margasari Surabaya

    Respon Cepat Polsek Bubutan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Gengster di Dupak Margasari Surabaya

    Respon Cepat Polsek Bubutan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Gengster di Dupak Margasari Surabaya

    Surabaya, Persindonesia.com – Respon cepat aparat kepolisian kembali berhasil mencegah aksi tawuran antar kelompok gengster yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Sebanyak tujuh orang laki-laki berhasil diamankan petugas setelah diduga hendak melakukan aksi tawuran bersenjata tajam di kawasan Jalan Dupak Margesari, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Jumat 17 /7/2026

    Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, S.K.I.M., M.Si., CPHR, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketujuh orang tersebut diduga telah bersepakat untuk melakukan aksi tawuran di Jalan Dupak Margesari dengan membawa senjata tajam.

    Para pelaku kemudian berangkat menuju lokasi menggunakan dua unit sepeda motor dengan saling berboncengan. Setibanya di lokasi, kelompok yang diketahui bernama Habogank 2 Surabaya bertemu dengan kelompok lain yang dikenal sebagai Gang Durian Runtuh. Kedua kelompok tersebut diduga sama-sama membawa senjata tajam dan bersiap melakukan aksi tawuran.

    Namun, sebelum bentrokan terjadi, Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Jawa Timur yang sedang melaksanakan patroli rutin di kawasan Dupak mendapati keberadaan kedua kelompok tersebut. Mengetahui kehadiran petugas, kedua kelompok langsung berusaha membubarkan diri.

    Berkat kesigapan petugas, tujuh orang yang diduga merupakan anggota kelompok Habogank2 Surabaya berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti. Selanjutnya para terduga pelaku dibawa ke Polsek Bubutan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

    Dari hasil pengamanan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan pedang celurit panjang sekitar dua meter, tiga unit telepon genggam, serta dua unit sepeda motor yang digunakan para terduga pelaku menuju lokasi.

    Hasil pendalaman juga mengungkap bahwa salah satu terduga pelaku berinisial DPY, warga Kapas Gading Madya, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, merupakan seorang residivis dalam perkara serupa, yakni tindak pidana tawuran.

    Kapolsek Bubutan menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk aksi kriminal jalanan, termasuk tawuran antar kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang melanggar hukum. (Red-sam)

  • Momentum Gema Muharam 1448 H: Koramil Cilincing Ajak Warga Jakarta Utara Asah Jiwa Sosial

    Momentum Gema Muharam 1448 H: Koramil Cilincing Ajak Warga Jakarta Utara Asah Jiwa Sosial

    Jakarta Utara,Persindonesia.com– Koramil 05/Cilincing Kodim 0502/Jakarta Utara menggelar kegiatan Gema Muharam 1448 H dengan mengusung tema “Muharam, Momentum Mengasah Jiwa Peduli dengan Berbagi”, Rabu (15/7/2026).

    Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini menjadi momentum untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial melalui semangat berbagi kepada sesama.

    Melalui Gema Muharam 1448 H, Koramil 05/Cilincing mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan bulan Muharam sebagai waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui aksi-aksi nyata yang bermanfaat.

    Danramil 05/Cilincing menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momen pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebajikan, dan menumbuhkan rasa empati kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Melalui kegiatan ini, Koramil 05/Cilincing berharap semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat persatuan.

    Semangat Muharam menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, akan memberikan manfaat bagi sesama serta menjadi langkah bersama menuju masyarakat yang harmonis, peduli, dan penuh keberkahan.

  • Operasi Pekat Toba 2026, Polres Asahan Tertibkan Jukir Liar, Warga Harapkan Penindakan Berkelanjutan

    Operasi Pekat Toba 2026, Polres Asahan Tertibkan Jukir Liar, Warga Harapkan Penindakan Berkelanjutan

    Operasi Pekat Toba 2026

    Asahan Persindonesia.com –  Upaya pemberantasan praktik premanisme dan pungutan liar terus dilakukan jajaran Polres Asahan melalui Operasi Pekat Toba 2026. Dalam kegiatan tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan mengamankan 11 orang yang diduga melakukan pungutan liar dengan modus sebagai juru parkir (jukir) liar di sejumlah titik keramaian.

    Penertiban dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dengan menyasar beberapa lokasi di wilayah Kecamatan Kisaran Barat dan Kecamatan Kisaran Timur. Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel P. Simamora, S.H., M.H., bersama personel gabungan.

    Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan, dari hasil operasi tersebut petugas mengamankan 11 orang beserta barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp360.000 yang diduga berasal dari hasil pungutan liar terhadap masyarakat.

    Menurut Kapolres, Operasi Pekat Toba 2026 merupakan langkah nyata kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Pihaknya menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi premanisme maupun pungutan liar yang merugikan masyarakat.  “Kami akan terus melakukan penindakan secara konsisten terhadap praktik-praktik yang meresahkan masyarakat. Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjamin aktivitas masyarakat dan dunia usaha berjalan dengan baik,” tegas AKBP Revi Nurvelani.

    Selain melakukan penindakan, Polres Asahan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aksi premanisme, pungutan liar, maupun tindak pidana lainnya melalui layanan pengaduan kepolisian.

    Sejumlah warga Kisaran menyambut baik langkah yang dilakukan aparat kepolisian. Mereka berharap operasi serupa tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin sehingga praktik parkir liar dan pungutan tanpa dasar hukum benar-benar dapat diberantas.

    Masyarakat juga berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dapat menata sistem perparkiran secara lebih baik, termasuk menempatkan juru parkir resmi yang memiliki identitas dan tarif yang jelas. Dengan demikian, warga merasa lebih nyaman saat berbelanja maupun beraktivitas di pusat-pusat keramaian tanpa khawatir menjadi korban pungutan liar.

    Melalui penindakan yang berkelanjutan serta dukungan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Asahan tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari-hari dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan lancar.

    @Eka Sriada.

  • Bupati Badung dan Bupati Manggarai Bahas Kolaborasi Pembangunan hingga Peningkatan Kualitas SDM

    Bupati Badung dan Bupati Manggarai Bahas Kolaborasi Pembangunan hingga Peningkatan Kualitas SDM

    Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit

    Badung Persindo – Pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Kabupaten Manggarai sepakat memperkuat sinergi antardaerah melalui pengembangan kerja sama di berbagai sektor strategis. Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (16/07/2026).

    Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu menjadi wadah bertukar pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, serta pembinaan sumber daya manusia. Bupati Badung didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Badung, I Wayan Wijana.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan Pemkab Badung. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan infrastruktur guna mengatasi kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

    Selain infrastruktur, Adi Arnawa menjelaskan bahwa ketahanan pangan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas pangan harus dimulai dari perlindungan lahan pertanian produktif, peningkatan kesejahteraan petani, serta kebijakan yang mampu menjaga harga hasil panen tetap menguntungkan bagi masyarakat.  “Kami ingin sektor pertanian tetap menjadi kekuatan daerah meskipun Badung dikenal sebagai destinasi pariwisata. Karena itu pemerintah membeli gabah petani melalui Perumda agar harga tetap stabil, kesejahteraan petani meningkat, dan pasokan pangan daerah tetap terjaga. Kebijakan ini juga turut mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Badung,” ujar Adi Arnawa.

    Bupati Badung juga mengajak Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk memperkuat pembinaan terhadap masyarakat Manggarai yang bekerja di Badung. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penanaman kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta etika bermasyarakat akan memberikan dampak positif bagi dunia pariwisata dan kehidupan sosial di Kabupaten Badung.

    Menanggapi hal tersebut, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Badung. Ia menilai hubungan baik antardaerah perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan kerja sama yang saling menguntungkan, terutama mengingat banyak masyarakat Manggarai yang menggantungkan mata pencaharian di Bali.  “Kami akan terus mendorong pembinaan kepada masyarakat Manggarai yang bekerja di Badung agar senantiasa menghormati norma, menjaga ketertiban, dan berkontribusi positif bagi daerah tempat mereka mencari nafkah. Prinsip ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’ harus terus menjadi pedoman,” ungkap Herybertus.

    Melalui pertemuan ini, kedua kepala daerah berharap hubungan kerja sama antara Kabupaten Badung dan Kabupaten Manggarai semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai kolaborasi nyata, baik dalam bidang pembangunan daerah, ketahanan pangan, pengembangan sumber daya manusia, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.

    @Krg*

  • Pemkab Badung Gandeng Akademisi Undip, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Kebijakan Strategis Daerah

    Pemkab Badung Gandeng Akademisi Undip, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Kebijakan Strategis Daerah

    Kunjungan tim peneliti dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang 

    Badung Persindo – Pemerintah Kabupaten Badung terus membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan tim peneliti dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Nayaka I, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (16/07/2026).

    Kunjungan akademik tersebut menjadi awal pelaksanaan penelitian yang akan dilakukan di Kabupaten Badung. Tim peneliti yang dipimpin Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Fakultas Hukum Undip, Kadek Cahaya Susila, memaparkan bahwa kajian akan difokuskan pada tiga bidang strategis, yakni pengelolaan perpajakan dan keuangan daerah, keterbukaan informasi publik, serta kebijakan pengupahan. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan rekomendasi ilmiah yang dapat mendukung penyempurnaan kebijakan pemerintah daerah.

    Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Badung sebagai lokasi penelitian. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan kebijakan yang berbasis data, riset, dan kebutuhan masyarakat.  “Kami menyambut baik kehadiran tim peneliti dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Pemerintah Kabupaten Badung selalu terbuka terhadap masukan akademis yang objektif sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan, sehingga tata kelola pemerintahan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Adi Arnawa.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan bahwa struktur perekonomian Badung masih sangat ditopang oleh sektor pariwisata. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus mengarahkan berbagai program pembangunan untuk menjaga daya saing destinasi wisata melalui peningkatan kualitas infrastruktur, konektivitas wilayah, serta pelayanan publik yang semakin modern dan responsif.

    Ia menambahkan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan birokrasi dinilai mampu mempercepat proses pelayanan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Di sisi lain, pengelolaan pajak daerah juga terus dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan guna menjaga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Bupati Adi Arnawa berharap penelitian yang dilakukan tim Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia akademik menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Turut hadir mendampingi Bupati Badung dalam pertemuan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Badung Luh Suryaniti, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Kepala Dinas Perikanan I Nyoman Suardana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika I Ketut Gede Artha, Kepala Bidang Penetapan Ketut Sudarma, serta perwakilan dari Dinas Pariwisata, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Badung. 

    @Krg*

  • Kantah Gianyar Matangkan Persiapan Penyerahan Sertipikat Rumah Ibadah Jelang Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI

    Kantah Gianyar Matangkan Persiapan Penyerahan Sertipikat Rumah Ibadah Jelang Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI

    Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar mengikuti rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali

    Gianyar Persindonesia.com –  Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar terus melakukan berbagai persiapan guna mendukung kelancaran agenda penyerahan sertipikat tanah bagi rumah ibadah yang akan dirangkaikan dengan Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi II DPR RI di Provinsi Bali. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar mengikuti rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali pada Kamis (16/07/2026).

    Rapat koordinasi dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring dan daring yang diikuti oleh para Kepala Kantor Pertanahan, Kepala Bidang, serta Kepala Subbagian Umum dan Hubungan Masyarakat di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali. Pertemuan ini difokuskan untuk memastikan seluruh tahapan teknis dan administrasi penyerahan sertipikat telah dipersiapkan secara optimal.

    Dalam rapat tersebut, jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali memberikan arahan terkait kesiapan dokumen, mekanisme pelaksanaan kegiatan, hingga koordinasi antarunit kerja agar proses penyerahan sertipikat tanah rumah ibadah, khususnya Pura, dapat berlangsung tertib, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Selain membahas aspek administratif, rapat juga menjadi forum sinkronisasi pelaksanaan kegiatan di seluruh Kantor Pertanahan se-Provinsi Bali. Setiap satuan kerja diminta memastikan seluruh persyaratan penerbitan sertipikat telah terpenuhi serta melakukan verifikasi akhir terhadap dokumen yang akan diserahkan, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tanpa kendala.

    Melalui koordinasi tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan sertipikasi tanah rumah ibadah sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum atas aset keagamaan. Langkah ini diharapkan tidak hanya menyukseskan rangkaian Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI, tetapi juga memperkuat perlindungan hukum terhadap aset-aset rumah ibadah di Provinsi Bali.

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.
    Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
    Badan Pertanahan Nasional

  • Kantah Gianyar Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Perkuat Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

    Kantah Gianyar Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Perkuat Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

    Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI secara daring

    Gianyar Persindonesia.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar terus memperkuat komitmennya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar, I Gusti Putu Darma Astika, S.SiT., M.H., didampingi Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa beserta jajaran terkait, mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI secara daring pada Rabu (15/07/2026).

    Rapat diawali dengan pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta Ketua Ombudsman Republik Indonesia. Selanjutnya, agenda dilanjutkan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan fokus pembahasan yang sama.

    Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar, I Gusti Putu Darma Astika, S.SiT., M.H., mengatakan bahwa keikutsertaan dalam rapat tersebut merupakan bagian dari komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan nasional, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan peningkatan kualitas pelayanan publik.  “Melalui forum ini kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara serta penguatan akuntabilitas kinerja. Informasi yang diperoleh akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar dalam melaksanakan tugas secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar I Gusti Putu Darma Astika.

    Sinergi antara pemerintah pusat dan seluruh satuan kerja di daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan arahan yang disampaikan dalam forum nasional akan menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan dalam meningkatkan kualitas layanan pertanahan kepada masyarakat.

    Melalui partisipasi aktif dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar berharap dapat terus menyelaraskan pelaksanaan program kerja dengan kebijakan nasional, sekaligus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada integritas, akuntabilitas, dan pelayanan prima demi memberikan kepastian hukum di bidang pertanahan kepada masyarakat.

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.