Cegah Penyebaran Rabies di Klungkung, Bupati Satria Minta Vaksinasi HPR Digencarkan

PERSINDONESIA.COM – Upaya pencegahan rabies memerlukan partisipasi aktif dan kesadaran tinggi dari masyarakat, khususnya para pemilik hewan peliharaan. Oleh karena itu, kegiatan vaksinasi massal ini sangat penting untuk digencarkan secara merata di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Klungkung. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria saat meninjau langsung pelaksanaan sterilisasi dan vaksinasi gratis Hewan Penular Rabies (HPR), seperti anjing dan kucing di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kamis (13/8/2026).

Kehadiran Bupati Satria di tengah-tengah masyarakat disambut dengan antusias oleh para pemilik hewan peliharaan yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis bagi hewan kesayangan mereka.

Baca Juga : 33 SD di Klungkung Ikuti Gerak Jalan Indah, Bupati Satria: Ajang Perkuat Karakter Bangsa

Menurut Bupati Satria, peninjauan ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam menekan serta mencegah penyebaran kasus rabies demi mewujudkan Kabupaten Klungkung yang aman dan bebas dari ancaman rabies. Dan pihaknya sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

Ke depan, kegiatan ini agar terus berlanjut dan rutin dilaksanakan di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Klungkung. “Mari bersama-sama mengikuti vaksinasi sebagai langkah utama mencegah rabies,” ujar Bupati Satria.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Ni Luh Made Ariyati, S.T., M.Kes., menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk mencegah dan menekan potensi kasus rabies sejak dini. Selain itu, program ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian pemilik hewan serta masyarakat luas terhadap pentingnya kesehatan hewan peliharaan dan penanganan dini terhadap gigitan hewan.

Baca Juga : Gubernur Koster Bertemu DJSN, Bali Siap Jadi Pilot Project Reformasi Sistem Rujukan Kesehatan Nasional

Berdasarkan data sementara di lapangan, untuk di Balai Desa Gunaksa dari kuota sekitar 300 dosis vaksin yang disediakan, tercatat baru 76 hewan yang divaksin dan 25 hewan yang didaftarkan untuk sterilisasi dan di Banjar Babung, Desa Gunaksa dari ketersediaan kuota vaksin yang sama, tercatat baru 15 hewan yang divaksin dan 8 hewan yang didaftarkan untuk sterilisasi.

“Mengingat capaian pendaftaran masih menyisakan kuota dari target yang disediakan, maka kami berupaya mendorong antusiasme warga untuk melakukan vaksinasi dan seterilisasi terhadap HPR,” terangnya.(*)