Bangli,PersIndonesia.Com- Pasca hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025, Tim Gabungan yang terdiri dari SatPol PP Bangli bersama unsur TNI/Polri menggelar Razia penertiban terhadap Penduduk Pendatang (Duktang) di Kabupaten Bangli dengan sasaran Penduduk Non Permanen.
Dalam Razia gabungan tersebut menyasar kantong-kantong Penduduk Non Permanen yang ada pada 4 Kecamatan di Kabupaten Bangli, yakni Kecamatan Tembuku, Bangli, Susut dan Kintamani.
Baca Juga : Buron 10 Hari, Penyelundup Penyu Hijau Asal Gilimanuk Ditangkap di Banyuwangi
Kasat PolPP Kabupaten Bangli, Dewa Agung Putra Suryadarma mengatakan kegiatan Razia yang dilakukan bertujuan untuk menegakan tertib administrasi kependudukan bagi para Penduduk Non Permanen/Duktang pasca arus balik mudik hari raya Idul Fitri ini.
Dalam penertiban duktang yang dilakukan mendadak tersebut, tim gabungan berhasil menjaring sebanyak 42 orang tanpa kelengkapan administrasi kependudukan sesuai aturan yang berlaku. Dari 42 orang yang terjaring tersebar pada Kecamatan Bangli sebanyak 10 orang, Kecamatan Susut 4 orang.
Sementara untuk di Kecamatan Tembuku sebanyak 28 orang, Kecamatan Kintamani Nihil. “Mereka terjaring karena tidak memiliki Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS)”, terangnya hari Kamis 10 April 2025.
Ia menyampaikan karena tidak memiliki SKTS, para duktang yang terjaring selanjutnya kami lakukan pembinaan untuk segera melengkapi administrasi sebagai syarat tinggal kependudukan. Diakuinya dari tahun ke tahun jumlah duktang di Bangli terus meningkat.
Untuk itu pihaknya pun berkomitmen akan terus melakukan penertiban guna menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tetap aman dan terkendali serta tertib administrasi kependudukan tetap terjaga. “Penertiban dan pengawasan duktang di Wilayah Kabupaten Bangli akan terus digelar terutama di wilayah penduduk pendatang yang belum terdeteksi”, kata Kasat PolPP Bangli.
Baca Juga : Membahayakan, Bangunan Tinggi Mangkrak di Jalan Nangka Utara Diduga Belum Berizin, Warga Resah
Disisi lain Kabag Ops Polres Bangli, Kompol. Dewa Gede Oka mengatakan dengan sinergitas TNI/Polri dan Satpol PP diharapkan keamanan Bangli bisa terus kondusif. Kata dia, penertiban duktang sangat penting dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan semua penduduk terdata sehingga bisa mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Peran aktif masyarakat juga kami harapkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayahnya masing-masing,” tandasnya. (IGS)






