Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • MASTIC 2026, Gubernur Koster Dorong Bali Perkuat Ketahanan Energi dan Diversifikasi Ekonomi

    MASTIC 2026, Gubernur Koster Dorong Bali Perkuat Ketahanan Energi dan Diversifikasi Ekonomi

    Maritime Safety International Conference (MASTIC) 2026 

    BADUNG Persindonesia.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong penguatan ketahanan energi sebagai bagian penting dalam membangun Bali yang tangguh dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan saat dirinya menjadi keynote speaker dalam Maritime Safety International Conference (MASTIC) 2026 di Kuta Paradiso Hotel, Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026).

    Dalam forum internasional tersebut, Gubernur Koster menyampaikan materi bertajuk Strategic Initiatives in Preparing Bali as One of Natural Gas Producing Regions: Efforts to Ensure Growth and Sustainability. Ia menjelaskan berbagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam menyiapkan sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat kemandirian energi daerah.

    Gubernur Koster mengatakan, ketergantungan Bali terhadap sektor pariwisata perlu diimbangi dengan pengembangan sektor ekonomi lainnya. Pandemi COVID-19, menurutnya, telah memberikan pelajaran penting mengenai perlunya diversifikasi ekonomi agar Bali memiliki fondasi pembangunan yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

    Penguatan sektor energi dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, menciptakan lapangan pekerjaan, dan membuka peluang investasi. Namun, pembangunan sektor tersebut harus dilakukan secara terukur dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, alam, budaya, serta kepentingan masyarakat Bali. “Pengembangan sektor energi di Bali bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan ekonomi. Seluruh prosesnya harus berlandaskan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sehingga mampu menjaga keharmonisan antara alam, manusia, dan kebudayaan sekaligus mewujudkan kemandirian energi,” ujar Koster.

    Ia menambahkan, pembangunan ekosistem energi membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, sumber daya manusia berkualitas, serta keterlibatan berbagai sektor pendukung. Dengan ekosistem yang terintegrasi, investasi di bidang energi diyakini dapat memberikan dampak berantai terhadap sektor lain, seperti konstruksi, logistik, jasa teknik, pendidikan, hingga industri berbasis inovasi.

    Menurut Koster, pengembangan sektor hilir juga menjadi aspek penting untuk memastikan sumber daya yang dimiliki dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, kebijakan pembangunan harus diarahkan pada penciptaan nilai tambah dan peningkatan daya saing daerah dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.

    Selain itu, ia menekankan pentingnya tata kelola sumber daya alam yang transparan, profesional, dan akuntabel. Pengelolaan yang baik diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah, pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta program kesejahteraan masyarakat.

    Dalam paparannya, Gubernur Koster menyampaikan empat hal yang menjadi perhatian utama dalam pembangunan Bali. Pertama, perlunya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar pariwisata. Kedua, pembangunan harus tetap berpedoman pada filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ketiga, Bali siap mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan. Keempat, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat. “Tujuan kita jelas, menjadikan Bali tetap sebagai destinasi wisata kelas dunia, sekaligus menjadi daerah yang tangguh, berkelanjutan, dan memiliki ketahanan energi bagi generasi mendatang,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia MASTIC 2026, I Gede Manik, menyampaikan bahwa konferensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kemaritiman melalui kerja sama internasional.

    MASTIC 2026 diikuti perwakilan dari sekitar 180 institusi dari berbagai negara. Keikutsertaan tersebut menunjukkan semakin berkembangnya kolaborasi antara kalangan akademisi, peneliti, pemerintah, industri, dan mitra internasional dalam menjawab berbagai tantangan sektor maritim.

    Dengan mengangkat tema “Cutting Edge Technology and Sciences for Enhancing Maritime Safety, Security, Health and Environment”, konferensi ini membahas perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan mutakhir untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, kesehatan, serta perlindungan lingkungan maritim.

    MASTIC 2026 sekaligus menjadi momentum memperkenalkan ITS Research Consortium sebagai wadah kolaborasi penelitian dan memperluas jejaring kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, serta mitra internasional.

    Turut hadir Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., bersama akademisi, peneliti, perwakilan pemerintah, pelaku industri, dan undangan lainnya.

    @Krg*

  • Fokus Pariwisata hingga Pengelolaan Pantai, Badung Jajaki Perluasan Kerja Sama Dengan Kota Fujisawa Jepang

    Fokus Pariwisata hingga Pengelolaan Pantai, Badung Jajaki Perluasan Kerja Sama Dengan Kota Fujisawa Jepang

    Pertemuan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dengan delegasi Shonan-Bali Friendship Association di Ruang Rapat Nayaka Gosana I

    BADUNG Persindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Badung membuka peluang memperluas hubungan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Selain sektor budaya dan pariwisata yang selama ini telah berjalan, kerja sama ke depan diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, hingga pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan.

    Peluang kolaborasi tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dengan delegasi Shonan-Bali Friendship Association di Ruang Rapat Nayaka Gosana I, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026).  Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Kepala Dinas Pariwisata AA. Putri Mas Agung, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.

    Delegasi Jepang dipimpin Ketua Shonan-Bali Friendship Association sekaligus Ketua Panitia Enoshima Bali Sunset, Hasegawa Ami. Sejumlah anggota Dewan Kota Fujisawa juga turut hadir, di antaranya Matsunaga Yumie, Misawa Yoshitsugu, Ueno Hitoshi, dan Sarayu Manabu. Dalam kesempatan tersebut, delegasi menyerahkan cinderamata berupa produk khas Kota Fujisawa sebagai simbol persahabatan kedua daerah.

    Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, hubungan antara Badung dan Fujisawa telah terjalin dengan baik, khususnya melalui kerja sama budaya dan pariwisata sejak 2024. Salah satu bentuk hubungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Enoshima Bali Sunset yang kembali direncanakan berlangsung pada awal Oktober 2026.

    Menurutnya, Badung dan Fujisawa memiliki sejumlah kesamaan sebagai daerah tujuan wisata yang mengandalkan kekuatan budaya sekaligus memiliki kawasan pesisir yang menjadi daya tarik utama. Kesamaan karakter tersebut dinilai dapat menjadi dasar untuk mengembangkan kerja sama pada berbagai bidang strategis.  “Kami sangat mengapresiasi kunjungan delegasi dari Fujisawa. Ini menjadi momentum yang baik untuk bertukar pengalaman dan menggali peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua daerah. Kami juga ingin belajar dari pengalaman Fujisawa dalam menata kawasan pantai, menangani abrasi, dan menjaga kebersihan kawasan pesisir,” ujar Adi Arnawa.

    Ia menambahkan, Pemkab Badung membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada sektor pariwisata dan kebudayaan. Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan antara lain promosi destinasi wisata, pertukaran seniman dan pelaku budaya, peningkatan kapasitas SDM, pertukaran pelajar, serta kerja sama akademik.

    Untuk merealisasikan rencana tersebut, kedua pihak akan menyiapkan Nota Kesepahaman (MoU) yang selanjutnya dapat diturunkan ke dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis.  “Secara teknis, nanti akan kami koordinasikan dengan Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, dan Bagian Kerja Sama agar setiap program yang disepakati dapat berjalan secara konkret dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” jelasnya.

    Sementara itu, Hasegawa Ami menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Pemerintah Kabupaten Badung. Menurutnya, kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association juga menjadi bagian dari upaya mempelajari lebih jauh potensi yang dimiliki Badung.  “Kami ingin melihat secara langsung berbagai situs budaya, destinasi pariwisata, dan kegiatan yang diselenggarakan di Badung. Informasi dan pengalaman yang kami dapatkan akan menjadi bahan untuk membangun kerja sama yang lebih luas di masa mendatang,” ungkap Hasegawa.

    Dalam pembahasan tersebut, pengalaman Jepang dalam pengelolaan kawasan pesisir turut menjadi perhatian. Prefektur Kanagawa diketahui memiliki badan khusus yang melibatkan sejumlah pemerintah kota pesisir untuk menangani kebersihan pantai secara terpadu.

    Program tersebut didukung melalui pendanaan bersama pemerintah daerah dan melibatkan petugas serta masyarakat dalam kegiatan pembersihan pantai, terutama pada musim panas. Pola pengelolaan pesisir berbasis kolaborasi pemerintah dan masyarakat tersebut dinilai dapat menjadi referensi bagi Badung dalam memperkuat tata kelola kawasan pantai.

    Melalui penjajakan kerja sama ini, Pemkab Badung berharap hubungan persahabatan dengan Kota Fujisawa tidak hanya semakin erat, tetapi juga berkembang menjadi kolaborasi konkret yang mampu memperkuat sektor pariwisata, kebudayaan, pendidikan, serta pengelolaan pesisir secara berkelanjutan.*

  • Keluarga Besar Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66

    SELAMAT HARI BHAKTI ADHYAKSA KE-66

     Keluarga Besar Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia.

    Momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ini menjadi refleksi atas dedikasi, integritas, dan pengabdian luhur insan Adhyaksa dalam menegakkan hukum yang berkeadilan, profesional, transparan, serta senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat.

    Kami berharap semangat pengabdian dan nilai-nilai integritas senantiasa terjaga dan semakin diperkuat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum terus tumbuh dan terpelihara. Semoga Kejaksaan Republik Indonesia senantiasa mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan berintegritas.

    Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Kejaksaan, khususnya dalam mendukung terciptanya kepastian hukum di bidang pertanahan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66.
    Teruslah berkarya dan mengabdi dengan penuh integritas demi tegaknya hukum, kemajuan bangsa, dan kesejahteraan masyarakat.

    Salam Adhyaksa!

  • Kantah Gianyar Perkuat Koordinasi Penetapan Batas Lahan Pembangunan GOR Bakbakan

    Kantah Gianyar Perkuat Koordinasi Penetapan Batas Lahan Pembangunan GOR Bakbakan

    Rapat koordinasi penetapan batas lahan yang digelar pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar

    GIANYAR Persindonesia.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar terus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mendukung proses pembebasan lahan untuk pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Bakbakan. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi penetapan batas lahan yang digelar pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar.

    Rapat koordinasi tersebut melibatkan unsur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pertemuan dipimpin oleh Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar ; I Made Subrata, A.Ptnh., M.H., didampingi jajaran staf.

    Sejumlah hal penting menjadi pembahasan dalam rapat, mulai dari penyamaan persepsi antarinstansi, pembahasan aspek teknis penetapan batas, hingga penyusunan langkah tindak lanjut dalam proses pembebasan lahan. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan dapat dilaksanakan secara cermat, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar I Gusti Putu Darma Astika, S.SiT., M.H., menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi antarinstansi dalam mendukung kelancaran proses penetapan batas lahan. “Koordinasi dan penyamaan persepsi menjadi hal penting agar proses penetapan batas dapat dilakukan secara akurat dan memberikan kepastian terhadap seluruh pihak yang berkepentingan. Kami berkomitmen untuk mendukung proses pembebasan lahan ini agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar I Gusti Putu Darma Astika.

    Menurutnya, ketepatan dalam proses pengukuran dan penetapan batas merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan. Karena itu, setiap tahapan perlu dilakukan secara profesional dan terkoordinasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

    Melalui koordinasi yang berkelanjutan antara Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar dan perangkat daerah terkait, proses pembebasan lahan untuk pembangunan GOR Bakbakan diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan kepastian hukum dan administrasi pertanahan sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan sarana olahraga di Kabupaten Gianyar.

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.
    Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
    Badan Pertanahan Nasional

     

  • Legalitas Aset di Bali Diperkuat, 62 Sertipikat Rumah Ibadah dan Pemda Diserahkan

    Legalitas Aset di Bali Diperkuat, 62 Sertipikat Rumah Ibadah dan Pemda Diserahkan

    Komisi II DPR RI Dorong Percepatan Legalitas Aset

    DENPASAR – Upaya memperkuat kepastian hukum atas aset keagamaan dan aset milik pemerintah daerah di Bali terus dilakukan melalui percepatan sertipikasi tanah. Sebanyak 62 sertipikat diserahkan secara simbolis dalam kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Panjer, Rabu (22/7/2026).

    Penyerahan sertipikat tersebut menjadi bagian dari rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026. Sertipikat yang diserahkan mencakup aset rumah ibadah, khususnya pura, serta aset Pemerintah Daerah di wilayah Provinsi Bali.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali Eko Priyanggodo bersama jajaran pejabat bidang, para Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Bali, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar. Hadir pula Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Kepala Bagian Tata Usaha, serta perwakilan Pemprov Bali melalui Kepala BPKAD Provinsi Bali.

    Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menyampaikan bahwa sertipikasi aset merupakan langkah penting dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum. Menurutnya, legalisasi aset perlu terus dipercepat, baik untuk tanah masyarakat, rumah ibadah, maupun aset yang dimiliki pemerintah.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung penataan administrasi pertanahan melalui percepatan sertipikasi dan legalisasi aset di seluruh Bali.

    Program sertipikasi tersebut diharapkan dapat mencegah potensi sengketa sekaligus memberikan kepastian mengenai status dan kepemilikan tanah. Dengan adanya dokumen legal yang jelas, aset keagamaan dan aset pemerintah dapat dikelola serta dimanfaatkan secara lebih tertib dan berkelanjutan.

    Kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, DPR RI, dan berbagai pemangku kepentingan pun diharapkan terus diperkuat. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang tertib, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat di Provinsi Bali.

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.
    Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
    Badan Pertanahan Nasional

     

  • Lahan Huntap Korban Bencana Aceh Tamiang Dipastikan Siap, Menteri Nusron Dorong Percepatan Pembangunan

    Lahan Huntap Korban Bencana Aceh Tamiang Dipastikan Siap, Menteri Nusron Dorong Percepatan Pembangunan

    Menteri Nusron Wahid saat meninjau langsung salah satu lokasi pembangunan Huntap di Kecamatan Karang Baru

    ACEH TAMIANG Persindonesia.com –  Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang telah tersedia. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid saat meninjau langsung salah satu lokasi pembangunan Huntap di Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (23/7/2026).

    Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan bagi pembangunan rumah bagi 4.159 kepala keluarga korban bencana. Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiapkan lahan sekitar 179 hektare yang berasal dari sejumlah badan usaha, baik BUMN maupun perusahaan swasta.

    Menteri Nusron menegaskan bahwa persoalan ketersediaan lahan kini tidak lagi menjadi hambatan dalam pembangunan Huntap. Seluruh lahan yang telah disiapkan dinyatakan siap digunakan sehingga pembangunan rumah bagi para korban bencana dapat segera dipercepat.  “Tanah di Aceh Tamiang untuk Huntap sudah ready to use, 100 persen. Tidak ada isu lagi terkait ketersediaan lahan. Karena itu, kami meminta seluruh kolega di pemerintahan untuk secepatnya mempercepat pembangunan. Tidak ada lagi alasan karena lahannya sudah siap,” ujar Nusron.

    Salah satu lokasi yang dikunjungi Menteri ATR/Kepala BPN berada di atas lahan milik PT Perkebunan Nusantara I dengan luas sekitar 10 hektare. Di lahan tersebut direncanakan dibangun sekitar 500 unit Huntap. Sebanyak 108 unit rumah di antaranya telah selesai dibangun dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi.

    Nusron menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas kontribusinya dalam membantu penyediaan hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana. Sementara pembangunan unit rumah lainnya akan dilanjutkan oleh pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait.

    Pembangunan Huntap ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi target yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan sekitar separuh dari total kebutuhan 4.159 unit rumah dapat diselesaikan pada 2026, sedangkan seluruh kebutuhan Huntap diharapkan rampung pada tahun berikutnya.  “Kami memastikan seluruh lahannya sudah siap agar pembangunan bisa segera dipercepat,” tegas Nusron.

    Terkait status kepemilikan tanah, Menteri ATR/Kepala BPN menjelaskan bahwa pemberian hak atas tanah bagi masyarakat akan disesuaikan dengan status dan mekanisme penguasaan lahannya. Apabila tanah dilepaskan oleh pemilik, masyarakat dapat memperoleh Sertipikat Hak Milik (SHM). Sedangkan jika tanah masih menjadi aset pemilik, skema yang digunakan berupa Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan (HPL) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Pemerintah juga memastikan pembangunan Huntap akan dilengkapi dengan berbagai prasarana dasar, mulai dari jalan lingkungan, drainase, air bersih hingga jaringan listrik. Masyarakat ditargetkan dapat mulai menempati hunian tersebut secara bertahap pada 2026.

    Selain aspek hunian, penentuan lokasi Huntap turut mempertimbangkan keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi warga. Penempatan masyarakat akan diupayakan berada tidak jauh dari lokasi mata pencaharian sebelumnya. Pemerintah juga menghindari kawasan yang memiliki potensi kembali terdampak banjir.

    Turut mendampingi Menteri Nusron dalam peninjauan tersebut Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh Arinaldi, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang Husni.

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.
    Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
    Badan Pertanahan Nasional

  • Turun ke Sungai, Dinas LH Perkim Jembrana Sisir Sampah Liar dan Perkuat Pengawasan dengan KSM

    Turun ke Sungai, Dinas LH Perkim Jembrana Sisir Sampah Liar dan Perkuat Pengawasan dengan KSM

    Persindonesia.com Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DLH Perkim) terus bergerak aktif menangani persoalan sampah, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai dan lingkungan sekitar. Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan sampah usaha masih menjadi tantangan utama yang terus ditangani secara intensif.

    Sebagai langkah nyata, DLH Perkim Jembrana menggelar Program Kali Bersih (Prokasih) dengan membersihkan aliran sungai dan mengangkut sampah liar yang dibuang sembarangan. Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Limbah B3, dan Kebersihan bersama Tim Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) serta petugas armada truk sampah.

    Kepala DLH Perkim Jembrana, I Wayan Putra Mahardika, didampingi Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Limbah B3, dan Kebersihan, I Gede Arya Widhyartha, Kamis (23/7), mengatakan pelayanan pengangkutan dan pengelolaan sampah oleh pemerintah daerah saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan sehingga belum sepenuhnya optimal, terutama dari sisi pengawasan.

    Dua Kali Jadi Kurir Narkoba, Nelayan Bodong Ditangkap TNI AL Saat Selundupkan Sabu dari Malaysia

    Meski demikian, menurutnya, penyelesaian persoalan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

    “Kami menyadari pelayanan pemerintah belum sepenuhnya optimal. Namun, perlu ada pemahaman bersama bahwa sampah yang kita hasilkan setiap hari sebenarnya dapat dikelola dan dipilah secara bijak sejak dari sumbernya. Jika dipilah dari rumah, beban pengelolaan di hilir maupun di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) akan berkurang secara signifikan,” ujar Putra Mahardika.

    Untuk menghadirkan solusi jangka panjang yang berkelanjutan, DLH Perkim Jembrana tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis melalui penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

    Ipat Melepas SSB Star Kencana ke Kerti Bali Soccer IV: Tunjukkan Mental Juara

    Salah satunya adalah menjalin kemitraan dengan seluruh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pengelola sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Jembrana.

    Selain itu, DLH Perkim juga akan menerapkan sistem pengangkutan sampah berjadwal berbasis pemilahan.

    “Dalam sistem ini, armada pengangkut hanya akan mengambil sampah yang telah dipisahkan antara sampah organik dan anorganik sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelasnya.

    Hadapi Gugatan Perdata Empat Media, SMSI Bali Keluarkan Manifesto Kebebasan Pers

    Melalui berbagai langkah proaktif dan kolaboratif tersebut, Pemkab Jembrana mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai, serta membiasakan memilah sampah sejak dari rumah sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Jembrana. HJ

     

  • Dua Kali Jadi Kurir Narkoba, Nelayan Bodong Ditangkap TNI AL Saat Selundupkan Sabu dari Malaysia

    Dua Kali Jadi Kurir Narkoba, Nelayan Bodong Ditangkap TNI AL Saat Selundupkan Sabu dari Malaysia

    Persindonesia.com Karimun – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV mengungkap identitas terduga kurir narkotika yang ditangkap saat menyelundupkan sabu dan ekstasi dari Malaysia ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Pelaku diketahui menyamar sebagai nelayan untuk menjalankan aksinya.

    Komandan Kodaeral IV, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, mengatakan terduga pelaku berinisial AK (67), warga Tanjung Balai Karimun, mengaku berprofesi sebagai nelayan dan memiliki surat izin mengemudi (SIM) atau license yang diterbitkan Malaysia.

    “Terduga pelaku mengaku berprofesi sebagai nelayan dan memiliki SIM Malaysia. Saat ditangkap, ia menggunakan sebuah speedboat berbahan fiber berkekuatan mesin 40 PK yang kini telah diamankan sebagai barang bukti,” ujar Berkat di Kabupaten Karimun, Jumat (24/7/2026).

    Kasus tersebut terungkap setelah Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Perairan Timur Laut Pulau Takong Iyu, Kabupaten Karimun, pada Kamis (23/7/2026).

    Ipat Melepas SSB Star Kencana ke Kerti Bali Soccer IV: Tunjukkan Mental Juara

    Dalam operasi itu, petugas mengamankan AK beserta barang bukti berupa 1.084 gram sabu-sabu yang disembunyikan di dalam sekat termos es berwarna biru serta 582 butir pil ekstasi yang dikemas dalam plastik bening.

    “Barang bukti yang ditemukan terdiri atas sabu seberat 1.084 gram dan 582 butir ekstasi,” kata Berkat.

    Ia menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan perbatasan sekaligus mencegah masuknya narkotika ke Indonesia.

    Sementara itu, Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Kolonel Laut (P) Samuel Chrestian Noya, mengungkapkan berdasarkan pengakuan awal, AK bukan kali pertama menjadi kurir narkotika.

    Hadapi Gugatan Perdata Empat Media, SMSI Bali Keluarkan Manifesto Kebebasan Pers

    “Menurut pengakuan terduga pelaku, ini merupakan pengiriman yang kedua. Yang pertama dilakukan pada April 2026 dan kembali dilakukan pada Juni 2026 sebelum akhirnya berhasil kami gagalkan,” ujarnya.

    Samuel menjelaskan, AK sebelumnya pernah menjalani hukuman di Malaysia karena terkait kasus sebagai pekerja migran Indonesia nonprosedural. Selama menjalani masa penahanan, pelaku diduga menjalin relasi yang kemudian menghubungkannya dengan jaringan penyelundupan narkotika lintas negara.

    “Hasil pendalaman awal menunjukkan bahwa pelaku diperintah oleh seorang warga negara Malaysia berinisial H dengan imbalan sebesar Rp40 juta untuk setiap pengiriman,” katanya.

    Selain sabu, petugas juga mengamankan 582 butir pil ekstasi bermerek Hellcat. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pil tersebut memiliki kandungan zat aktif yang tergolong tinggi.

    Polisi Sikat Motor Knalpot Brong Dalam Operasi Penertiban Balap Liar di Jembrana

    “Jenis ekstasi yang diamankan merupakan merek Hellcat dan hasil pengujian awal menunjukkan kandungannya cukup tinggi,” ujar Samuel.

    Di sisi lain, Bupati Karimun Iskandarsyah menilai keterlibatan pelaku yang telah berusia lanjut menjadi perhatian bersama. Menurutnya, persoalan penyalahgunaan narkotika tidak hanya harus dilihat dari aspek penegakan hukum, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Pemerintah terus mendorong pengembangan kawasan industri di wilayah pesisir dan pulau-pulau agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan mata pencaharian sehingga tidak mudah terjerumus ke dalam jaringan narkotika,” katanya.

    Usai proses pengungkapan, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diserahkan oleh Lanal Tanjung Balai Karimun kepada Polres Karimun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Lindungi UMKM, Gubernur Bali Batasi Akses OSS bagi Sejumlah KBLI Usaha PMA

    Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani mengapresiasi keberhasilan TNI AL dalam menggagalkan penyelundupan narkotika tersebut.

    “Penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Polres Karimun merupakan bentuk sinergi dalam upaya bersama memberantas peredaran gelap narkotika,” ujar Yunita. (Jeffri)

  • Sinergi Anak Pejuang: FKPPI Kabupaten Tegal Gelar Tasyakuran Menempati Sekretariat Baru di Kantor DPC Pepabri

    Sinergi Anak Pejuang: FKPPI Kabupaten Tegal Gelar Tasyakuran Menempati Sekretariat Baru di Kantor DPC Pepabri

    Persindonesia.com Tegal – Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur menyelimuti para pengurus serta anggota Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Tegal. FKPPI Kabupaten Tegal resmi menggelar acara tasyakuran atas dimanfaatkannya kantor DPC Pepabri Kabupaten Tegal sebagai sekretariat bersama.

    Langkah ini menjadi simbol eratnya hubungan emosional serta sinergi antara para purnawirawan senior dengan generasi muda putra-putri keluarga besar TNI-Polri di wilayah Kabupaten Tegal.

    Acara tasyakuran tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Pasiter mayor purbo suseno dan pelda mulya Kodim 0712/Tegal, purnawirawan TNI Kapten Haryanto, serta jajaran pengurus baru FKPPI Kabupaten Tegal periode ini, di antaranya

    Ketua Casmadi
    Wakil Ketua Dewo
    Sekretaris Guntoro
    Bendahara Ibu Uci Ninghayanti
    Rasa Syukur dan Rumah Baru bagi Pengabdian

    Hadapi Gugatan Perdata Empat Media, SMSI Bali Keluarkan Manifesto Kebebasan Pers

    Ketua FKPPI Kabupaten Tegal, Casmadi, mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur yang mendalam atas dukungan dari DPC Pepabri Kabupaten Tegal yang telah memfasilitasi sekretariat ini. Menurutnya, keberadaan sekretariat baru akan menjadi pusat koordinasi, silaturahmi, dan pergerakan kegiatan sosial kemasyarakatan FKPPI ke depan.

    Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para senior di DPC Pepabri. Memiliki sekretariat yang menyatu di sini bukan sekadar tentang tempat fisik, tetapi tentang menjaga nilai-nilai perjuangan dan melanjutkan semangat para orang tua kami,” ujar Casmadi.

    Dalam kesempatan yang sama, Penasehat FKPPI Kabupaten Tegal, Nunung, menyoroti besarnya potensi kepemudaan di Kabupaten Tegal yang memiliki latar belakang keluarga TNI-Polri. Banyak di antara mereka yang merupakan anak maupun cucu dari para pejuang, namun belum terwadahi secara resmi.

    Polisi Sikat Motor Knalpot Brong Dalam Operasi Penertiban Balap Liar di Jembrana

    “Pemuda di Kabupaten Tegal ini sebenarnya sangat banyak yang merupakan anak maupun cucu dari pejuang TNI-Polri, namun masih banyak yang belum bergabung di FKPPI. Melalui momentum sekretariat baru dan kepengurusan baru ini, kami mengimbau dan mengajak seluruh putra-putri serta cucu purnawirawan maupun anggota aktif TNI-Polri untuk mari bersama-sama merapat dan bergabung,” tegas Nunung.

    Dengan hadirnya sekretariat baru ini, FKPPI Kabupaten Tegal siap memperkuat soliditas internal dan berkontribusi nyata bagi pembangunan serta kondusivitas masyarakat di Kabupaten Tegal.( Red Kar)

     

  • Ipat Melepas SSB Star Kencana ke Kerti Bali Soccer IV: Tunjukkan Mental Juara

    Ipat Melepas SSB Star Kencana ke Kerti Bali Soccer IV: Tunjukkan Mental Juara

    Persindonesia.com Jembrana – Wakil Bupati Jembrana sekaligus Ketua KONI Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Wabup Ipat), secara resmi melepas kontingen Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana untuk berlaga dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV 2026. Acara pelepasan para talenta muda berbakat tersebut berlangsung penuh hangat dan membakar semangat di Sekretariat GOR Kresna Jvara, Kamis (23/7/2026).

    Dalam arahannya, Wabup Ipat memberi suntikan motivasi agar para pesepak bola cilik ini tampil percaya diri dan tidak gentar dalam persaingan di tingkat provinsi. Ia berpesan agar skuad SSB Star Kencana senantiasa memegang teguh prinsip sportivitas serta menjaga nama baik daerah sepanjang kompetisi.

    “Kalian bertanding membawa nama besar Kabupaten Jembrana. Bermainlah dengan semangat pantang menyerah, jaga kekompakan antar lini, dan tunjukkan mental juara di setiap laga yang dilakoni,” tegas Wabup Ipat.

    Hadapi Gugatan Perdata Empat Media, SMSI Bali Keluarkan Manifesto Kebebasan Pers

    Sebagai Ketua KONI Jembrana, Ipat menekankan bahwa keikutsertaan dalam Turnamen Kerti Bali Soccer IV bukan sebatas mengejar piala semata. Lebih dari itu, ajang ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk menempa jam terbang, mengasah kualitas teknis, dan membentuk mentalitas bertanding sejak dini.

    “Pembinaan usia dini adalah fondasi vital yang membutuhkan peran aktif orang tua. KONI dan Pemkab Jembrana akan terus berkomitmen mendukung pembinaan SSB agar lahir talenta muda yang menembus level nasional,” tambahnya.

    Sementara itu Ketua SSB Star Kencana, I Ngurah Arya Wiada, menegaskan kesiapan penuh timnya untuk bersaing di Turnamen Kerti Bali Soccer IV 2026. Pihaknya memboyong belasan amunisi muda pilihan yang telah melalui proses latihan dan seleksi ketat.

    Polisi Sikat Motor Knalpot Brong Dalam Operasi Penertiban Balap Liar di Jembrana

    “Kami menerjunkan 14 pemain cilik terbaik yang siap tampil habis-habisan. Secara fisik, taktik, dan mental, anak-anak sudah sangat siap bertanding. Kami mohon doa restu seluruh masyarakat Jembrana agar mampu membawa pulang hasil terbaik,” pungkasnya. HJ