Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • Bantuan Alsintan Mengalir ke Tujuh Subak, Bupati Kembang Optimistis Hasil Panen Petani Meningkat

    Bantuan Alsintan Mengalir ke Tujuh Subak, Bupati Kembang Optimistis Hasil Panen Petani Meningkat

    Persindonesia.com Jembrana – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui percepatan mekanisasi pertanian, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyerahkan secara langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen berupa power thresher (mesin perontok padi) kepada tujuh kelompok tani atau subak. Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI tersebut berlangsung di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu (22/7/2026).

    Penggunaan mesin pertanian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan lahan, mulai dari proses prapanen hingga pascapanen. Kendati demikian, penerapan teknologi pertanian di lapangan selama ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan jumlah alsintan serta kondisi sebagian mesin yang sudah tidak optimal.

    Mengawali sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian beserta seluruh penyuluh pertanian agar rajin turun ke lapangan guna menemui para petani dan menyerap aspirasi mereka secara langsung.

    Pelaku Pembunuhan Nyoman Colik Terancam Pasal Berlapis

    “Pak Kadis harus sering menemui petani dan menyerap aspirasi mereka. Sebab, jika kita tidak turun langsung ke lapangan, kita tidak akan pernah tahu keluhan dan kendala nyata yang dihadapi petani,” tegas Bupati Kembang.

    Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan power thresher ini difokuskan untuk mendukung wilayah subak yang memiliki karakteristik lahan khusus, yakni area yang tidak memungkinkan penggunaan mesin combine harvester akibat keterbatasan topografi lahan maupun ketersediaan unit.

    “Alsintan ini tentu sangat bermanfaat, terutama ketika lahan petani sedang becek, berukuran kecil, atau tidak dapat dijangkau oleh mesin combine,” ucapnya.

    Si-Otong Jadi Andalan, Universitas Triatma Mulya PSDKU Jembrana Dorong PKK Batuagung Ubah Limbah Dapur Jadi Bernilai

    Dimomen itu Bupati Kembang juga mencoba secara langsung pengoperasian power thresher di area sawah Subak Kedal untuk memastikan unit bantuan dapat dipergunakan secara optimal oleh para petani. Dengan hadirnya bantuan mesin perontok padi ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat serta mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Jembrana.

    “Mohon dimanfaatkan dengan maksimal nggih, Pak. Perlu diingat, ini adalah bantuan untuk kelompok tani, jadi ini milik bersama, bukan milik pribadi, dan tolong dirawat dengan baik. Astungkara bantuan niki dapat bermanfaat. Kami sangat berharap, dengan adanya bantuan pemerintah ini, hasil produksi pertanian juga akan meningkat,” tandasnya.

    Adapun tujuh kelompok tani/subak penerima bantuan alsintan yang telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat meliputi:

    PDIP Gelar Kompetisi Desain Kebaya dan Kerudung Regional IV, 9 Finalis Rebut Fatmawati Trophy 2026

    ​Subak Yehembang (Kecamatan Mendoyo)

    ​Subak Air Sumbul (Kecamatan Mendoyo)

    ​Subak Sawe Dauh Tukad (Kecamatan Jembrana)

    ​Subak Keduwa (Kecamatan Negara)

    ​Subak Telepus Sari (Kecamatan Negara)

    ​Subak Paswar Palasari (Kecamatan Melaya)

    ​Subak Mertasari (Kecamatan Melaya) TS

     

  • Bupati Satria Melayat Sekaligus Serahkan Pitra Bakti di Desa Negari dan Takmung

    Bupati Satria Melayat Sekaligus Serahkan Pitra Bakti di Desa Negari dan Takmung

    PERSINDONESIA.COM – Sebagai bentuk kepedulian dan rasa duka mendalam, Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria melayat ke sejumlah rumah duka di wilayah Desa Negari dan Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026).

    Salah satu rumah duka yang dikunjungi adalah kediaman almarhum I Nyoman Cita (50) alias Man Colik di Dusun Negari, Desa Negari. Almarhum yang dikenal luas sebagai pedagang lawar tersebut meninggal dunia akibat menjadi korban pembunuhan. Informasi dari pihak keluarga, prosesi upacara pengabenan almarhum dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026.

    Baca Juga : Akselerasi Pembangunan Daerah, Bupati Satria Jajaki Kerja Sama dengan ITS Surabaya

    Selain melayat ke rumah duka almarhum Man Colik, Bupati Satria bersama Ny. Eva Satria yang didampingi Perbekel Desa Negari, I Gusti Ngurah Bagus Mahendra, turut melayat ke beberapa rumah duka warga lainnya di Desa Negari, yakni Alm. Gusti Ayu Gedong, Alm. I Made Rugig, Alm. Ida Ayu Ganawati, Alm. Ni Wayan Tingkes, Alm. I Nyoman Rumpig, dan di Desa Takmung ke rumah Alm. Wayan Suarsana.

    Di setiap rumah duka, Bupati Satria menyerahkan dokumen Akta Kematian secara langsung melalui program unggulan Pitra Bakti yang merupakan Program terintegrasi yang dikelola oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klungkung.

    Program ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan saat berduka, sekaligus memberikan bantuan santunan kematian sebesar Rp2 juta bagi keluarga ahli waris.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga almarhum yang ditinggalkan. “Kami atas nama Pemda Klungkung dan pribadi mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Dumogi Amor ing Acintya, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ungkapnya.

    Baca Juga : Pemkab Klungkung Perkuat Pelestarian Tradisi Budaya Lewat Dana Bantuan Ngaben Massal

    Kehadiran jajaran Pimpinan Daerah di tengah masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan yang responsif, empati, dan sigap membantu meringankan beban warga.

    “Kami berharap dengan kehadiran ini dapat memberikan penguat serta penghiburan di tengah suasana duka,” pungkas Bupat Satria. (*)

  • Akselerasi Pembangunan Daerah, Bupati Satria Jajaki Kerja Sama dengan ITS Surabaya

    Akselerasi Pembangunan Daerah, Bupati Satria Jajaki Kerja Sama dengan ITS Surabaya

    PERSINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus berupaya mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi strategis di bidang pendidikan, riset, dan teknologi. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan kerja Bupati Klungkung, I Made Satria ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur. Kedatangan rombongan Bupati diterima langsung oleh Wakil Rektor I ITS, Prof. Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., beserta jajaran manajemen di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat ITS, Selasa, (22/7/2026).

    Dalam sesi courtesy call, Bupati I Made Satria memaparkan gambaran umum potensi daerah yang meliputi sektor adat dan budaya, pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan, perhubungan, maritim, kesehatan, hingga pendidikan. Secara khusus, Bupati menekankan dua program krusial, yakni pengembangan desa wisata berbasis desa adat dan keberlanjutan Green Island Nusa Penida.

    Baca Juga : Pemkab Klungkung Target Data Perlindungan Sosial Rampung 100 Persen Akhir Juli

    “Kunjungan ini bertujuan menjajaki potensi kerja sama serta menyelaraskan program prioritas pembangunan Klungkung dengan kepakaran dan program unggulan ITS,” terang Bupati Satria.

    Merespons paparan tersebut, Wakil Rektor I ITS, Prof. Nurul Widiastuti, menyambut hangat inisiatif kerja sama ini. Ia menilai fokus pembangunan Klungkung sangat linier dengan riset dan teknologi yang dikembangkan di ITS. “Seluruh program yang disampaikan Pak Bupati sangat relevan dengan bidang dan keahlian yang ada di ITS. Mudah-mudahan keterkaitan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama nyata,” ujar Prof. Nurul.

    Usai pertemuan resmi di Rektorat, Bupati Satria melanjutkan kunjungan ke Fakultas Teknologi Kelautan atas undangan Prof. Ketut Buda Artana, akademisi ITS asal Desa Tihingan, Klungkung. Agenda diisi dengan simakrama (silaturahmi) dan diskusi bertajuk “Sinergi Strategis Mengakselerasi Masa Depan Klungkung” bersama para dosen senior dan Guru Besar ITS asal Bali.

    Diskusi tersebut membedah cetak biru kolaborasi, khususnya pada pengembangan ekonomi biru (blue economy), pariwisata cerdas (smart tourism), dan pembangunan berkelanjutan. Sejumlah masukan strategis mengemuka, salah satunya dorongan penataan kawasan Nusa Penida melalui penguatan branding pariwisata spiritual, penggalian keunikan destinasi, serta penguatan tim promosi daerah.

    Prof. Ketut Buda Artana menegaskan komitmen ITS untuk mendukung penuh kerja sama ini. Menurutnya, Klungkung memiliki potensi besar dengan garis pantai terpanjang di Bali dan posisi sebagai episentrum pariwisata global. Ditambah lagi, secara historis Klungkung memiliki warisan budaya (heritage) yang sangat kental. “Hal-hal inilah yang menjadi fokus utama melandasi kerja sama kita yang nantinya diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU),” jelas Prof. Ketut Buda Artana.

    Baca Juga : Optimalkan Layanan Kesehatan di Klungkung, Bupati Satria Ajukan Usulan Strategis ke Pusat

    Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat serta masukan konstruktif dari civitas akademika ITS tersebut. “Kami berharap hasil dialog ini dapat segera diimplementasikan demi kesejahteraan masyarakat Klungkung,” ungkapnya.

    Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan kerja ini antara lain Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPRPKP, Kepala Dinas Kominfo, serta Kabag Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Klungkung.(*)

  • Lurah Gundih Pimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Musrenbang Kelurahan Gundih Tahun 2027

    Lurah Gundih Pimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Musrenbang Kelurahan Gundih Tahun 2027

    Lurah Gundih Pimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Partisipasi masyarakat dalam Musrenbang Tahun 2027

    Surabaya, Persindonesia.com – Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat pada Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Gundih Tahun 2027, Lurah Gundih Christiono, S.H. menggelar rapat koordinasi bersama Ketua RW 01 hingga RW 10 serta para Ketua Kader Kelurahan Gundih di Ruang Pertemuan Kantor Kelurahan Gundih. Rabu, 22/7/2026.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua LPMK Gundih Siswoyo serta perwakilan dari Kecamatan Bubutan. Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, lembaga kemasyarakatan, para Ketua RW, dan kader kelurahan dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat pada setiap tahapan perencanaan pembangunan.

    Dalam arahannya, Lurah Gundih Christiono, S.H. menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga. Oleh karena itu, peran Ketua RW dan kader kelurahan sangat penting dalam mengedukasi, mengajak, serta memfasilitasi masyarakat agar aktif menyampaikan usulan pembangunan di lingkungan masing-masing.

    Ketua LPMK Gundih, Siswoyo, mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat sehingga usulan yang disampaikan dalam Musrenbang benar-benar menjadi prioritas kebutuhan warga serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

    Sementara itu, perwakilan Kecamatan Bubutan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kelurahan Gundih dalam memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Musrenbang Tahun 2027. Diharapkan, melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah kelurahan, LPMK, Ketua RW, kader kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat, proses perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih partisipatif, transparan, dan menghasilkan program-program yang tepat sasaran.

    Melalui rapat koordinasi ini, Kelurahan Gundih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis aspirasi masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang lebih maju, tertata, dan sejahtera bagi seluruh warga. (Red-sam)

  • Si-Otong Jadi Andalan, Universitas Triatma Mulya PSDKU Jembrana Dorong PKK Batuagung Ubah Limbah Dapur Jadi Bernilai

    Si-Otong Jadi Andalan, Universitas Triatma Mulya PSDKU Jembrana Dorong PKK Batuagung Ubah Limbah Dapur Jadi Bernilai

    Persindonesia.com Jembrana, 12 Juli 2026 – Universitas Triatma Mulya PSDKU Jembrana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Limbah Dapur melalui Si-Otong (Sistem Organik Tong) untuk Meminimalisir Pembuangan Limbah Dapur ke TPS Desa Batuagung dan TPA Peh Kabupaten Jembrana.”

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga secara mandiri melalui penerapan teknologi sederhana namun efektif, yaitu Si-Otong (Sistem Organik Tong). Teknologi ini dirancang sebagai solusi praktis bagi rumah tangga dalam mengolah limbah dapur menjadi bahan yang lebih bermanfaat, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) Desa Batuagung maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh Kabupaten Jembrana.

    Kegiatan pengabdian dihadiri oleh Kepala Desa Batuagung, I Nyoman Sudarma, yang memberikan apresiasi atas inisiatif Universitas Triatma Mulya dalam menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan pengelolaan sampah di tingkat desa. Hadir pula Kelian Banjar Batuagung, I Gusti Agung Komang Gde Adnyana, yang menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.

    Peserta kegiatan merupakan ibu-ibu PKK Banjar Batuagung, yang memiliki peran strategis sebagai pengelola rumah tangga sekaligus agen perubahan dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya pemilahan sampah organik, dampak limbah dapur terhadap lingkungan, serta praktik langsung penggunaan Si-Otong sebagai media pengolahan limbah organik rumah tangga.

    12 Sertifikat Tanah Dosen Asal Klungkung Raib, 2 Terduga Pelaku Dalam Kejaran Polisi

    Tim pelaksana pengabdian terdiri atas Dr. I Made Aditya Dharma, S.Pd., M.Pd., Ida Bagus Kade Dwi Suta Negara, S.Kom., M.T., dan Made Padmarani Sudewiputri, S.Pd., M.Pd. Ketiganya memberikan pendampingan secara langsung kepada masyarakat mulai dari penyampaian materi, demonstrasi penggunaan Si-Otong, hingga sesi diskusi interaktif mengenai penerapan teknologi tersebut di masing-masing rumah tangga.

    Ketua tim pengabdian, Dr. I Made Aditya Dharma, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk di Desa Batuagung. Sebagian besar limbah dapur masih dibuang bersama sampah lainnya menuju TPS, yang pada akhirnya meningkatkan beban pengangkutan dan kapasitas TPA.

    “Melalui penerapan Si-Otong, kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengolah limbah organik sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Dengan demikian, jumlah sampah yang dikirim ke TPS dan TPA dapat ditekan, sekaligus menghasilkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui perubahan perilaku dalam mengelola limbah rumah tangga. Oleh karena itu, pemberdayaan kelompok PKK menjadi langkah strategis karena memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan keluarga.

    Sementara itu, Kepala Desa Batuagung, I Nyoman Sudarma, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi timbulan sampah.

    Lantik Sembilan Perbekel Terpilih, Bupati Bangli Target Data Perlinsos Tuntas Dua Minggu

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Triatma Mulya yang telah memilih Desa Batuagung sebagai lokasi kegiatan pengabdian. Harapan kami, teknologi Si-Otong dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat sehingga mampu mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke TPS maupun TPA serta menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat,” ungkapnya.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ibu-ibu PKK aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti praktik penggunaan Si-Otong. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mulai menerapkan sistem tersebut di rumah masing-masing dan mengajak warga lainnya untuk turut mengelola limbah dapur secara mandiri.

    Melalui kegiatan ini, Universitas Triatma Mulya berharap terbangun budaya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga yang berkelanjutan serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kembali limbah organik. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pengurangan sampah menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. Ts

  • Lantik Sembilan Perbekel Terpilih, Bupati Bangli Target Data Perlinsos Tuntas Dua Minggu

    Lantik Sembilan Perbekel Terpilih, Bupati Bangli Target Data Perlinsos Tuntas Dua Minggu

    PERSINDONESIA.COM – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta resmi melantik sekaligus memimpin kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) 9 Perbekel beserta Ketua Tim Penggerak PKK Desa hasil Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kecamatan Bangli dan Kecamatan Kintamani. Kegiatan pelantikan dan sertijab tersebut berlangsung di gedung Bukthi Mukthi Bakthi (BMB), Kantor Bupati Bangli, pada hari Selasa (21/7/2026).

    Kesembilan Perbekel yang dilantik Bupati yakni; I Ketut Librata Jaya Perbekel Desa Bunutin, I Ketut Pasek Sentana Perbekel Desa Abang Batudinding, I Wayan Agus Sudimawan Perbekel Desa Belantih, I Ketut Sugita Perbekel Desa Binyan, I Ketut Putra Indrawan Perbekel Desa Bonyoh, I Gede Ariada Perbekel Desa Dausa, I Ketut Sumartika Perbekel Desa Kintamani, I Wayan Sersan Perbekel Desa Pinggan, dan I Nyoman Jonoarta Perbekel Desa Subaya.

    Baca Juga : Tingkatkan Akurasi Data Penerima Bantuan, Pemkab Bangli Kebut Sosalisasi Portal Perlinsos

    Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat karena pelaksanaan Pilkel berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU). Menurutnya, hal ini mencerminkan demokrasi yang semakin matang di Kabupaten Bangli.

    “Perbedaan pilihan saat Pilkades adalah hal yang wajar. Setelah proses selesai, saatnya kita kembali bersatu. Saya minta para Perbekel yang baru dilantik segera merangkul seluruh komponen masyarakat dan mengoptimalkan potensi desa masing-masing,” ujar Sedana Arta.

    Tantangan tata kelola pemerintahan desa ke depan semakin kompleks. Oleh sebab itu, Bupati meminta para Perbekel dapat menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel dan berbasis data. Salah satu fokus utama yang menjadi penekanan Bupati adalah terkait percepatan digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui sistem Single Identity (Satu Data).

    Untuk menyukseskan program prioritas ini, pihaknya memberikan instruksi tegas berupa tenggang waktu 2 minggu kepada seluruh desa untuk menuntaskan pendataan. Dimana data tersebut akan langsung terhubung dengan kementerian dan lembaga di pusat, sehingga bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang tepat sasaran.

    “Bangli saat ini dipercaya menjadi pilot project di Bali dalam integrasi data penerima bantuan pemerintah secara digital. Saya berikan target dalam 2 minggu ke depan seluruh desa harus menuntaskan pendataan digital ini,” tegas Bupati Sedana Arta.

    Baca Juga : Ruang Fiskal Rendah, Bupati Sedana Arta Minta BPK Dukung Kajian Imbal Jasa Lingkungan

    Bupati Sedana Arta juga menegaskan agar seluruh Perbekel baru, TP PKK Desa, serta jajaran perangkat daerah untuk mengikis sekat-sekat birokrasi dan memupuk semangat kolaborasi.

    “Bangli tidak membutuhkan Super-Man, melainkan Super-Team. Mari kita tumbuhkan rasa jengah untuk bekerja bersama membangun desa, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangli,” tandasnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, jajaran Anggota Forkopimda, Sekda Bangli, para Pimpinan Perangkat Daerah Terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Sekretaris I TP PKK, para Camat, serta undangan terkait lainnya. (*)

  • KONI Bali Diminta Perkuat Pembinaan Atlet, Target Naik ke Peringkat Lima PON 2028

    KONI Bali Diminta Perkuat Pembinaan Atlet, Target Naik ke Peringkat Lima PON 2028

    Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama

    DENPASAR Persindonesia.com –  Gubernur Bali Wayan Koster meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali memperkuat pola pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Hal tersebut disampaikan Koster saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (21/7/2026). Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara serius dan terencana dengan memperhatikan kesiapan fisik, strategi pertandingan, hingga aspek kesehatan.

    Gubernur Koster menilai, persiapan yang matang menjadi modal penting bagi atlet untuk tampil maksimal ketika membawa nama Bali dalam berbagai ajang olahraga. Ia pun meminta para atlet terus menjaga semangat dan memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama daerah.  “Pembinaan atlet harus dilakukan lebih serius, mulai dari kesiapan fisik, strategi hingga kesehatan. Dengan persiapan yang baik, saya yakin para atlet dapat bertanding dengan fokus dan memberikan yang terbaik bagi Bali,” ujar Koster.

    Rakerprov KONI Bali 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun dan memantapkan program olahraga untuk tahun 2026 dan 2027. Forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai gagasan baru dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta prestasi olahraga Bali.

    Dalam kesempatan tersebut, Koster secara khusus mendorong KONI Bali untuk mempersiapkan atlet secara optimal menghadapi Porprov 2027 yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Buleleng. Ajang tersebut dinilai penting sebagai bagian dari proses pembinaan dan penjaringan atlet potensial sebelum menghadapi PON XXII 2028.

    Koster juga memasang target peningkatan prestasi Bali pada ajang PON mendatang. Jika sebelumnya Bali berada di peringkat ketujuh, ia berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan hingga menembus posisi kelima. Namun, jika target tersebut belum tercapai, Koster meminta agar Bali setidaknya mampu mempertahankan posisi ketujuh.  “Khususnya pada PON mendatang, saya berharap Bali dapat menduduki posisi kelima. Setidaknya, kita mampu mempertahankan posisi ketujuh,” tegasnya.

    Ia menambahkan, pencapaian target tersebut membutuhkan perubahan menyeluruh, mulai dari sistem pembinaan atlet, peningkatan sarana dan prasarana olahraga, hingga dukungan berbagai pihak. Menurutnya, organisasi olahraga membutuhkan perencanaan yang matang, komitmen bersama, serta kesadaran untuk menjalankan program secara konsisten.

    Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan, Rakerprov menjadi bagian dari upaya menata kembali sistem olahraga di Bali agar lebih terarah dan mampu melahirkan prestasi yang lebih baik.  Giri Prasta menyebut, KONI Bali berkomitmen membangun olahraga secara bersama-sama dengan melibatkan KONI kabupaten/kota serta berbagai pemangku kepentingan. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah persiapan Porprov Bali 2027 agar pelaksanaannya semakin berkualitas dan mampu menjadi fondasi menuju PON XXII 2028.

    Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan atlet sekaligus mempersiapkan talenta terbaik Bali menuju kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

    KONI Bali juga akan menyiapkan program pelatihan daerah dan pelatihan nasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi PON. Dengan program pembinaan yang terstruktur, atlet diharapkan mampu tampil maksimal sejak babak kualifikasi hingga pelaksanaan PON.

    Giri Prasta menegaskan, pengelolaan organisasi KONI Bali akan diarahkan secara profesional dan transparan, dengan mengedepankan kepatuhan terhadap aturan serta tata kelola pendanaan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Seribu rupiah pun akan dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan,” tegasnya.

    Melalui Rakerprov KONI Bali 2026, seluruh jajaran diharapkan mampu menyatukan komitmen untuk membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih kuat. Dengan persiapan yang matang sejak Porprov 2027, Bali diharapkan mampu tampil lebih kompetitif dan meningkatkan prestasi pada PON XXII 2028.

    @Krg*

  • Kantah Gianyar Gelar Pembahasan Awal Permohonan Pembatalan, Perkuat Langkah Penyelesaian Sengketa Pertanahan

    Kantah Gianyar Gelar Pembahasan Awal Permohonan Pembatalan, Perkuat Langkah Penyelesaian Sengketa Pertanahan

    Gelar Awal ini merupakan tindak lanjut atas Surat Permohonan Pembatalan

    GIANYAR Persindo – Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar terus memperkuat upaya penyelesaian berbagai persoalan pertanahan melalui mekanisme yang profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Gelar Awal yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar, I Gusti Putu Darma Astika, S.SiT., M.H., serta dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha dan para Kepala Seksi di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar.

    Gelar Awal ini merupakan tindak lanjut atas Surat Permohonan Pembatalan. Forum tersebut menjadi sarana untuk melakukan telaah dan pembahasan secara menyeluruh terhadap permasalahan yang diajukan, sekaligus memastikan setiap tahapan penanganan dilaksanakan berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

    Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar, I Gusti Putu Darma Astika, menegaskan penanganan setiap permasalahan pertanahan harus dilakukan secara cermat, objektif, dan berpedoman pada ketentuan hukum. “Setiap permohonan dan permasalahan pertanahan harus kita cermati secara menyeluruh dengan mengedepankan data, fakta, serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui Gelar Awal ini, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar I Gusti Putu Darma Astika.

    Menurutnya, koordinasi dan kesamaan persepsi antarbidang menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan yang tepat. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil dapat memberikan solusi yang berkeadilan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.  “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan. Penyelesaian setiap persoalan harus dilakukan dengan integritas dan kehati-hatian, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang modern, terpercaya, serta memiliki kepastian hukum,” tambahnya.

    Melalui kegiatan Gelar Awal ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar berharap dapat merumuskan langkah penyelesaian yang tepat dan akuntabel. Komitmen terhadap profesionalisme, transparansi, dan integritas akan terus dikedepankan dalam setiap proses pelayanan dan penanganan permasalahan pertanahan di Kabupaten Gianyar.

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.

  • Sekjen ATR/BPN Tekankan Anggaran 2027 Harus Dorong Transformasi Layanan dan Penataan Ruang

    Sekjen ATR/BPN Tekankan Anggaran 2027 Harus Dorong Transformasi Layanan dan Penataan Ruang

    Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2027.

    JAKARTA Persindonesia.com –  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai mempersiapkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2027. Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, meminta agar perencanaan program dan anggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Arahan tersebut disampaikan Dalu Agung saat membuka kegiatan Penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2027 yang digelar secara daring, Senin (20/07/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran perlu menyusun program secara tepat sasaran dengan menjadikan transformasi layanan pertanahan dan penataan ruang sebagai salah satu prioritas utama.

    Menurutnya, transformasi layanan harus didukung dengan penguatan infrastruktur digital, peningkatan kualitas dan pemanfaatan data, penyempurnaan proses bisnis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta penyesuaian struktur organisasi agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah.

    Dalu Agung menjelaskan, transformasi layanan perlu diwujudkan melalui sistem pelayanan yang terintegrasi dari awal hingga akhir. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kepastian terkait waktu penyelesaian, biaya, persyaratan, hingga status proses layanan.

    Selain itu, ia mendorong percepatan penyelesaian tunggakan layanan, peningkatan transparansi dan integritas, serta penguatan kepatuhan aparatur terhadap regulasi dan standar pelayanan. Optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), keamanan sistem, serta pemanfaatan data spasial juga dinilai penting dalam mendukung kualitas pengambilan kebijakan.

    Di sisi internal organisasi, kesiapan SDM dan manajemen perubahan menjadi perhatian penting. Penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta pembaruan struktur dan mekanisme kerja di Kantor Wilayah maupun Kantor Pertanahan harus terus dilakukan agar organisasi mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

    Dalam penyusunan RKA-KL 2027, Sekjen ATR/BPN meminta setiap program memiliki target yang terukur dan jelas. Target tersebut meliputi output, volume, lokasi, jadwal pelaksanaan, hingga pihak yang bertanggung jawab. Perencanaan yang detail dinilai akan membantu memastikan program berjalan efektif dan anggaran digunakan secara optimal.

    Dalu Agung juga mengingatkan agar keberhasilan pelaksanaan anggaran tidak hanya diukur berdasarkan tingkat realisasi atau penyerapan anggaran. Menurutnya, kualitas hasil pekerjaan, ketepatan waktu, manfaat program, serta dampak yang dirasakan masyarakat harus menjadi indikator utama keberhasilan.

    Arahan tersebut ditujukan kepada jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Kepala Kantor Wilayah BPN, serta Kepala Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring. Mereka diminta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program dan anggaran, melakukan evaluasi kinerja secara berkala, serta segera mengambil langkah penyelesaian apabila ditemukan hambatan.

    Para pimpinan unit kerja juga diharapkan mampu memastikan seluruh jajaran menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pencapaian hasil.

    Melalui penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2027, Kementerian ATR/BPN diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang realistis, terukur, dan memiliki arah yang jelas. Perencanaan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung kepastian hukum pertanahan, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

     

    Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.
    Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
    Badan Pertanahan Nasional

  • Lahan Eks KBS Park di Pekutatan Terbakar, Damkar Jembrana Padamkan Api dalam 30 Menit

    Lahan Eks KBS Park di Pekutatan Terbakar, Damkar Jembrana Padamkan Api dalam 30 Menit

    Persindonesia.com Jembrana – Musim kemarau memicu kebakaran lahan di kawasan bekas PT Taman Kerthi Bali Semesta (KBS) Park yang berada di Jalan Arjuna I, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Senin (20/7). Kebakaran menghanguskan sekitar 50 are dari total luas lahan mencapai 10 hektare.

    Lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan pohon pisang. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api tidak meluas ke area lainnya.

    Tabrak Pemotor hingga Luka Berat, Sopir Kabur Tinggalkan Kendaraan Berisi 40 Penumpang

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, informasi kebakaran pertama kali diterima dari karyawan PT KBS yang sedang berpatroli di kawasan lahan.

    “Pada pukul 10.24 Wita, karyawan yang sedang melakukan patroli melihat kepulan asap di salah satu areal lahan KBS. Setelah diperiksa, api sudah membakar beberapa bagian lahan. Untuk mencegah kebakaran semakin meluas, saksi segera melaporkan kejadian itu ke Mako Damkar,” ujarnya.

    Semburan Belerang Kembali Landa Danau Batur, Pembudidaya Ikan Was-was

    Dalam proses penanganan, pihaknya mengerahkan empat unit armada pemadam dengan menghabiskan sekitar 11.500 liter air. “Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit sehingga kebakaran tidak meluas ke area lainnya,” ucapnya. Ts