Persindonesia.Com,Bangli – Sebuah sepeda Motor Honda PCX dengan Nomer Polisi (Nopol) DK 6972 ZW masuk jurang di jalan raya Jurusan Penulisan – Pingan tepatnya di seputaran di Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.
Informasi yang terhimpun, peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi berawal saat sepeda motor PCX yang dikendarai oleh Andi Saputra membonceng anaknya bernama Allisa Tamia Sasputri sekitar pukul 12.00 Wita melaju dari barat (Penulisan) menuju ke Timur (Desa Pingan).
Baca Juga : Gegara Sopir Mengantuk, Mobil Toyata Rush Terjun ke Jurang di Kintamani
Setiba di TKP yang merupakan jalan tikungan dan menurun, tiba-tiba rem kendaraan tidak berfungsi (blong) yang membuat Andi Saputra (pengendara) panik dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya hingga jatuh ke jurang.
Selanjutnya pengendara bersama anaknya terlepas dari kendaaraanya dan nyangkut di rerumputan, sedangkan kendaraanya terjun sampai ke dasar jurang sedalam kurang lebih 50 meter. Saat itu pengendara sempat meminta bantauan melalui Panggilan darurat 112 dan menghubungi temannya untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani.
Setelah laporan diterima, kemudian 4 Personil dari Unit Lantas Polsek Kintamani yang dipimpin Ps. Panit 2 Lantas, Aiptu I Made Sudiana menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiba di lokasi, petugas dengan dibantu warga melakukan evakuasi dan membawa kedua korban ke Puskesmas 1 Kintamani guna mendapat penanganan medis.
Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa Lakalantas tersebut. Lanjut kata Kapolsek, kedua korban merupakan Bapak dan anak asal Lingkungan Ketapang, Desa Lateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pengendara motor Andi Sasputra mengalami luka lecet di bibir atas dan lebam di bahu kanan sementara anaknya mengalami lebam pada bahu kanan serta di perglangan kaki sebelah kanan. “Hasil medis terhadap kedua korban dinyatakan sehat serta tidak terdapat ada luka yang fatal hanya luka ringan”, terangnya.
Baca Juga : Satpol PP Surabaya Intensifkan Patroli Ramadan 1447 H, Pastikan Kota Tetap Tertib dan Kondusif
Kata Kapolsek, dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas, jalan merupakan kawasan hutan lindung dengan kondisi menikung dan menurun serta arus lalu lintas sedang. Selain itu saat peristiwa cerah dan pandangan tidak terhalang.
“Akibat peristiwa yang terjadi tersebut, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 2 juta”, ungkap Kompol Dwi Puja Rimbawa. (*)






