Diduga Masalah Ekonomi, Konti Gantung Diri Hingga Tewas

Diposting pada 0 views

Persindonesia.com Karangasem – Warga Desa Bunutan digegerkan oleh salah seorang warga Banjar Sega Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, meninggal dunia dengan cara gantung diri.

Adapun korban bernama I Nengah Konti (46), korban diduga depresi akibat masalah ekonomi keluarga sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri bertempat di kandang sapi miliknya. Selasa (16/02).

Perpisahan Bupati Artha Dimasa Jabatan Berakhir Ucapkan Terima Kasih

Penuturan dari anak korban bernama I Made Ariasa (17) pada hari Senin (15/02) Ayahnya sekira pukul 17.00 Wita meninggalkan rumah menuju tegalan. Tapi sampai pukul 19.00 Wita, bapak tidak pulang juga.

Atas kejadian tersebut dirinya merasa cemas dan diputuskan untuk mencari bersama keluarganya dan masyarakat kekebun miliknya, dikarenakan hari sudah makin gelap dan medan sangat licin, diputuskan pencarian ditunda sampai besok.

Bejat! Sumadi Tega Menyetubuhi Anak Dibawah Umur

Keesokan harinya Selasa (16/02) dirinya bersama I Ketut Usnadi mencoba untuk kembali melakukan pencarian di tegalan, akhirnya bapak kami ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di kandang sapi miliknya.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga langsung menghubungi kelian banjar dan diteruskan ke petugas Bhabinkamtibmas dan bimas serta langsung menghubungi Polsek setempat bersama Puskesma Abang II.

Modus Merayu, Oknum Ponpres Tega Mencabuli Santrinya Sendiri

“Memang benar telah terjadi peristiwa gantung diri dan kami sudah melaksanakan penyelidikan, dari hasil pemeriksaan, korban murni mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, dari tubuhnya tidak ditemukan tanda kekerasan,” Kapolsek Abang, AKP. Putu Agus Ady Wijaya, S.H

Lebih jelasnya ia menjelaskan, penyebab korban mengakhiri hidupnya belum diketahui secara pasti, dan kuat dugaan karena depresi permasalahan ekonomi keluarga (ED27)

415030login-checkDiduga Masalah Ekonomi, Konti Gantung Diri Hingga Tewas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *