Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • Sekjen MPN PP Hadiri Rakerwil Pemuda Pancasila Ke II

    Persindonesia.com,Pangkalpinang – Rapat kerja wilayah (Rakerwil) II Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bertempat di PIA Hotel Pangkalpinang dihadiri H. Arif Rahman Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (Sekjen MPN PP) juga berpesan kepada  Anggota Pemuda Pancasila jangan minta proyek, tapi kelola Sumber daya alam yang melimpah di Babel ini. Sabtu, (24/10/2020) .

    Dalam kesempatan ini Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila provinsi Bangka Belitung Ansory mengatakan” Pemuda Pancasila di Babel selalu bersama dan bersinergi dengan pemerintah Daerah dalam pembangunan daerah, Kami anggota PP Babel siap bersinergi dengan pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan daerah,” jelasnya.

    Selanjutnya MPW PP Babel siap memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah agar masyarakat dan anggota PP bisa makmur dan sejahtera.

    Mari kita jaga persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, “ungkap nya

    Selanjutnya Sekjen MPN PP H. Arif Rahman menyebutkan” Babel ini provinsi yang kaya raya Pontesi ikan dan hasil lautnya sangat melimpah ruah, jika ini bisa dimanfaatkan, kepada seluruh anggota PP Babel agar terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka membantu pemerintah dalam membangun daerah selain itu” Tegasnya

    Selanjutnya acara di tutup dengan makan bersama di Biru Laut Pantai Pasir Padi bersama Sekjen MPN PP bersama Anggota PP Wilayah Babel.(*/Arto)

  • Pemprov Babel Serta Instansi Terkait Lakukan Surve Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Di Seliu

    Persindonesia.com,Tanjungpandan – Dalam meningkatkan konektivitas antar pulau Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Perhubungan Provinsi dan Dinas Kelautan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta instansi terkait lainnya melakukan survei pembangunan pelabuhan penyeberangan kapal yang ada di Pulau Seliu, Kabupaten Belitung. Jumat (23/10/2020).

    Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung K A Tajuddin mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta instansi terkait lainnya telah melakukan survei lokasi pembangunan pelabuhan penyeberangan di Seliu.

    “Kita bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, beserta instansi terkait lainnya telah melihat lokasi yang tepat untuk pembangunan pelabuhan penyebaran, ” ujar Tajuddin.

    Ia juga berharap pembangunan pelabuhan penyeberangan yang ada di Pulau Seliu dapat terealisasi pada tahun depan .

    “Mudah mudahan pada tahun 2021 pelabuhan penyeberangan itu dapat terealisasi dengan baik ,” harap Tajuddin.

    Ditambahkannya dengan adanya survei yang dilakukan bersama ini akan memberikan kejelasan atas pelaksanaan pembangunan pelabuhan penyeberangan, juga akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Masyarakat di Pulau Seliu.

    Adanya pelabuhan penyeberangan di Pulau Seliu akan bertambahnya konektivitas antar pulau yang ada di Bangka Belitung” lanjutnya.

    Tajuddin melihat dengan keberadaan pelabuhan penyeberangan di Pulau Seliu, maka potensi pariwisata yang ada di Seliu akan berkembang dengan baik.

    “Dengan adanya pelabuhan tersebut maka potensi pariwisata yang ada di Desa Seliu akan berkembang ,” jelas Tajuddin.

    Sementara itu, Kepala Desa Seliu Edyar mengungkapkan” terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dengan menurunkan staffnya dalam menindaklanjuti khususnya survei pembangunan pelabuhan penyeberangan di pulau Seliu.

    “Terima kasih kepada Gubernur yang telah memberikan apresiasinya untuk menindaklanjuti usulan desa pulau Seliu dalam meninjau rencana lokasi pelabuhan penyeberangan,” ucap Edyar

    Lanjut Edyar dengan adanya pelabuhan penyeberangan dapat membantu lalulintas penyeberangan laut di Pulau Seliu maka kebutuhan masyarakat terutama masalah transportasi laut secara pemanfaatan transportasi bisa penyeberangan juga bisa.(*/Arto)

  • Astaga! Motor Curian Belum Laku Dijual, Pelaku Keburu Ketangkap Polisi

    Persindonesia.com Badung – Seorang tersangka pencurian sepeda motor bernama Rudi sempat diburu Tim Opsnal Polsek Abiansemal sampai wilayah Jembrana dan Tabanan.

    Ternyata pelaku curamor yang merupakan buruh bangunan ini bersembunyi di Jalan Raya Antasura Gang Madri, Denpasar, Jumat (23/10) dan berhasil ditangkap Tim Opsnal Polsek Abiansemal

    “Kami berhasil menangkap pelaku buruh bangunan ini di tempat usaha tahu wilayah Denpasar,” tegas Kapolsek Abiansemal Kompol Drs. I Made Suparta.

    Tim Wasrik Itwasda Polda Bali Memantau Penyerapan Anggaran Polres Jembrana

    Ia melanjutkan, korban bernama Ali Al Hqqqi (25) yang kos di Banjar Desa, Desa Angantaka, Badung.

    “Pada ada 26 Juli 2019  pukul 03.00 Wita korban pulang dari rapat di Mengwi. Setibanya di kos, korban memarkir sepeda motornya di garasi. Korban lupa mengambil kunci motornya dan langsung masuk kamar,” ujarnya.

    Keesokan paginya korban bangun. Saat hendak berangkat kerja, korban kaget karena motornya hilang. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Abiansemal.

    Rutan Kelas IIB Negara Mengadakan Lomba Nasi Tumbeng, Ini Penjelasan Kepala Divisi Kemenkumham Bali

    Setelah menerima laporan itu,  Tim Opsnal Polsek Abiansemal dipimpin Kanitreskrim Iptu I Wayan Widastra, SH melakukan penyelidikan.

    Setelah memeriksa sejumlah saksi dan olah TKP, pelaku adalah Rudi asal NTB. Selanjutnya polisi melakukan pengejaran ke Tabanan, Jembrana dan Denpasar.

    “Pelaku sering pindah tempat tinggal maupun tempat kerja untuk menghindari pengejaran anggota kami,” katanya.

    Astaga! Makam Ayahnya Dirusak Orang, Sang Anak Lapor Ke Polresta Banyuwangi

    Akhirnya polisi berhasil melacak keberadaan pelaku di Jalan Raya Antasura, Gang Madri, Denpasar dan langsung menangkapnya, Jumat pukul 11.00 Wita.

    “Pelaku sudah menawarkan motor curian tersebut tapi belum laku. Dia berdalih mencuri karena perlu uang untuk biaya hidup sehari-hari,” tutup Kompol Suparta. (Redaktur)

  • Rakor Penyiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 Di Ikuti Danrem 045/Gaya

    Persindonesia.com ,Bangka Tengah  — Bertempat di Makorem 045/Gaya, Namang, Bangka Tengah,Jumat 23/10/2020 Danrem 045/Gaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, S.I.P., M.Tr.(Han) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penyiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dalam rangka mendukung kelancaran tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2020 di wilayah Sumbagsel. 

    Rakor penyiapan pilkada serentak tahun 2020 digelar melalui Video Teleconfence ini Pangdam II/Swj didampingi oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Kapoksahli Pangdam II/Swj dan para Asisten Kasdam II/Swj, Rakor juga diisi dengan paparan Ketua Bawaslu Sumsel, Asintel Kasdam II/Swj, Asops Kasdam II/Swj dan Kakumdam II/Swj.

    Rakor penyiapan pilkada serentak tahun 2020 diikuti oleh seluruh pejabat Danrem, Dandim dan Danyon sejajarkan Kodam II/Swj ini membahas tentang penerapan protokol kesehatan dan kesiapan pengamanan Pilkada serentak di tengah Pandemi Covid-19.

    Rapat koordinasi ini digelar tak lain merupakan upaya untuk menyamakan persepsi dalam menentukan langkah-langkah pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020 dalam rangka menciptakan kenyamanan dengan lancar dalam pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 yang diikuti oleh seluruh stakeholder terkait pengamanan di wilayah Sumbagsel.

    Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi menjelaskan bahwa, Prajurit TNI tidak mempunyai hak politik terutama tidak berpolitik praktis dalam Pemilu/Pilkada.

    Sehubungan dengan itu Pangdam menekankan agar seluruh Satuan dan Prajurit jajaran Kodam II/Swj tidak memberikan fasilitas tempat dan sarana milik TNI AD kepada Paslon Pilkada untuk digunakan sebagai sarana kampanye, tidak mendukung salah satu Paslon dan tetap menjaga netralitas TNI.

    Kepada seluruh Dansat jajarannya agar melaksanakan pengawasan ketat terhadap seluruh Prajurit TNI serta memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang nyata-nyata tidak menjaga netralitas TNI.

    Dalam kesempatan ini, Pangdam juga menjelaskan terkait tugas-tugas TNI jajarannya dalam mendukung perbantuan kepada Polri, Pemda, KPU dan Bawaslu guna kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. “Pelihara dan tingkatkan hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa guna menciptakan kondisi wilayah yang aman, damai dan kondusif”.

    Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, berintegritas, semangat, tulus dan ikhlas, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan serta menerapkan Protkes Covid-19”, tegasnya. (*/Arto)

    Sumber : Penrem 045/Gaya

  • Rutan Kelas IIB Negara Mengadakan Lomba Nasi Tumbeng, Ini Penjelasan Kepala Divisi Kemenkumham Bali

    Persindonesia.com Jembrana – Mempringati hari Dharma Karyadhika (HDKD) tahun 2020 dan HUT  dengan tema “Layanan Publik Digital Kemenkumham Menuju Indonesia Maju” Karutan Bangbang Hendra beserta para ibu Dahrma Wanita mengadakan lomba nasi tumpeng bertempat di Rutan Negara Klas IIB Negara, Jumat 23 Oktober 2020.

    Kegiatan lomba yang yang diadakan oleh ibu-ibu Dharma Wanita (WIPAS) mempringati hari Dharma Karyadhika (HDKD) tersebut di hadiri langsung Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali Suprapto dan diterima langsung Karutan Negara Bangbang Hendra yang juga sebagai Pembina WIPAS.

    Astaga! Makam Ayahnya Dirusak Orang, Sang Anak Lapor Ke Polresta Banyuwangi

    “Dalam rangka mempringati hari Dharma Karyadhika (HDKD) tahun 2020 Persatuan Ibu-Ibu Kemasyarakatan (WIPAS) dilaksanakan kegiatan lomba tumpeng, sejalan dan hobi biasanya para ibu-Ibu dharma wanita menunjukan ketrampilannya  dalam membuat tumpeng,” ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali Suprapto.

    Ia melanjutkan, tumpeng ini salah satu bagian yang bisa membantu menunjang ekonomi, dimana setiap kegiatan orang biasanya memakai tumpeng, dan bisa ditingkatkan lagi agar lebih baik sehingga bisa memberikan efek yang positif yang bisa menunjang para ibu ini, dan saya memberikan apresiasi yang luar biasa.

    Apresiasi Wamen LHK Terhadap Penangkaran Penyu Kurma Asih, Ini Penjelasannya

    Ditempat yang sama Karutan Bangbang Hendra Bangbang Hendra yang juga sebagai pembina WIPAS mengatakan, kegiatan ibu-ibu Dharma wanita ini ikut menyemarakan hari Dharma Karyadhika (HDKD) tahun 2020, ada beberapa evant kegiatan bulan hari bakti ini salah satunya lomba nasi tumpeng ini.

    “Tujuan diadakan kegiatan ini tidak lain adalah ingin sambung rasa, menyambung ikatan silaturohim diantara keluarga besar Rutan Negara sekaligus juga dimasa pandemi ini dimana-mqna muncul kekhawatiran akibat pandemi Covid-19.

    Pecahan kaca Botol Berserakan Akibat Sebuah Truk Mengalami Out Control

    Bangbang menambahkan, Untuk menghilangkan kekhawatiran disini kita membuat kegiatan untuk menghilangkan semua rasa-rasa kekhawatiran dan bersemangat sehingga imun kita tetap terjaga barang tentu kita tetap menjaga protokol kesehatan,” uraiannya. (Sub)

  • Astaga! Makam Ayahnya Dirusak Orang, Sang Anak Lapor Ke Polresta Banyuwangi

    Banyuwangi, persindonesia.com – Desa Kedayun di hebohkan dengan perusakan makam, akibat dari perusakan tersebut anak dari almarhum tidak terima dengan perusakan makam ayahnya dan langsung melapor ke Polresta Banyuwangi. Kamis 23 Oktober 2020.

    Kejadian yang sempat menghebohkan warga Desa Kedayun tersebut cukup unik dan langka, pasalnya peristiwa pengrusakan makam umum yang tak lain adalah fasilitas umum diduga dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    Apresiasi Wamen LHK Terhadap Penangkaran Penyu Kurma Asih, Ini Penjelasannya

    “Kami tidak terima dengan pengerusakan itu sehingga kami melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banyuwangi, dan saya sudah menceritakan semua kronologinya dan diterima dengan baik, Ungkap pihak keluarga Yanzend Kasanda, S.H saat di konfirmasi oleh awak media.

    Pihaknya berharap, semoga pelaku pengerusakan makam cepat tertangkap dan diproses secara hukum yang berlaku.

    Forkopimcam Pangkalanbaru Bagi Bagi Masker

    “Kami dari pihak keluarga juga berharap mendapatkan perhatian dari Instansi yang terkait, Kecamatan,  dan pihak Desa Kedayunan agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di orang lain, tempat lain, khusus nya di wilayah hukum Banyuwangi,” tutupnya.

    ABADI

  • Apresiasi Wamen LHK Terhadap Penangkaran Penyu Kurma Asih, Ini Penjelasannya

     

    Persindonesia.com Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong dalam kunjungan kerja ke Bali menyempatkan diri mengunjungi Pusat Penangkaran Penyu kelompok Kurma Sari Asih Desa Perancak. Jumat 23 Oktober 2020.

    Penangkaran Penyu kelompok Kurma Sari Asih merupakan ekowisata yang bergerak dibidang pelestarian penyu serta merilis tukik-tukik yang akan di lepas ke laut, sebelum adanya Covid-19 tempat ini biasanya rame dikunjungi entah itu dari tamu luar negeri maupun masyarakat pribumi.

    Forkopimcam Pangkalanbaru Bagi Bagi Masker

    Kedatangan Wamen LHK Alue Dohong beserta rombongan disambut oleh Bupati Jembrana yang diwakili Sekda Pemkab Jembrana I Made Sudiada SH.MH. Dalam kegiatan kunker ini selain mengunjungi Pusat Penangkaran Penyu, juga mengunjungi Penangkaran Curik Bali, Desa Blingbingsari, Jembrana.

    “Saya lagi mengunjungi kelompok masyarakat pelestari penyu di Kurma Asih, saya lihat programnya sebagai ekowisata merilis tukik-tukik (anak-anak penyu) balik ke laut, informasi yang saya dengar, di seluruh Bali ada 300 ribu sampai 400 ribu tukik setiap tahunnya meliputi 14 daerah termasuk di Jembrana ini,” ungkap Wamen LHK Ale Dohong.

    Pecahan kaca Botol Berserakan Akibat Sebuah Truk Mengalami Out Control

    Ia melanjutkan, ini potensi wisata yang luar biasa, ini merupakan obyek wisata yang berbasis konservasi namanya, sebagian memang dibutuhkan memang diperuntukam upacara adat, tidak semua di lepas, mungkin 20% dari seluruh produksi telur menghasilkan tukik dirempensi disimpakn dan dipelihara untuk kepentingan upacara,

    “Ini sebenarnya Potinsi yang sangat besar untuk Bali, Ekowisata dikaitkan konservasi dan kegiatan religi. Kita tidak boleh putus asa sebagai bangsa, kita tetap jalan tatapi sesuai dengan normal baru yaitu perinsip 3 M, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,” tutupnya.

    Sosialisasi Hukum Pidana Dan Pemidanaan Dalam Praktik Peradilan

    Sementara itu Ketua Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan, terima kasih banyak kepada bapak Wamen jadi dalam kesempatan ini bisa hadir pertama kalinya di Perancak tempat Kurma Asih ini. Jadi beliau sangat apresiasi sekali kepada kegiatan kelompok masyarakat.

    “Beliau sangat antusias dan mensuport, dan beliau mengharapkan kedepan akan menjadi model Ekowisata yang betul-betul berbasis ekonomi Ekoturism, ada pusat pelestarian penyu, ada pusat pendidikan penyu, hal ini yang sangat diharapkan bapak Wamen,” ucapnya.

    Febry : Para Pemuda Jangan Mudah Percaya Dengan Berita Hoax di Medsos

    Anom melanjutkan, disisi lain ada beberapa kendala yang kami alami yaitu alam sendiri abrasi semakin parah jadi tahun ke tahun pesisir kita semakin menyempit, harapan beliau ini akan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat.

    “Akibat dari pandemi Covid-19 ini, kami adalah salah satu yang paling kena dampak dari pandemi ini, mudah-mudahan tahun depan sudah kembali normal dan kami bisa berbuat lebih banyak lagi,” tutupnya. (Sub)

  • Forkopimcam Pangkalanbaru Bagi Bagi Masker

    Persindonesia.com , Bangka Tengah –Mendukung dari pada Program Pemerintah, Camat Pangkalanbaru Samsul Komar SE MA dan segenap Anggota forkopimcam menggelar  pembagian masker gratis.

    Kegiatan pembagian masker kepada warga berlokasikan di pasar Desa Mesu Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah, Jum’at (23/10/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

    Pantauan awak media di lapangan selain pembagian masker juga memberi himbauan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam menghadapi adaptasi baru (new normal).

    Samsul Komar SE MA Camat Pangkalanbaru saat ditemui oleh awak media Persindonesia.com  di ruang kerjanya mengatakan,” Bahwa dalam kegiatan pembagian masker serta sosialisasi ini kita
    membagikan masker sebanyak 100 pcs,”Terangnya.

    Samsul Komar .SE. MA menambahkan dalam menghadapi kebiasaan baru (New Normal) serta untuk pencegahan penyebaran Covid-19 ,maka kita membagikan masker,” Tambahnya.

    Tentunya kegiatan ini agar  ekonomi masyarakat tetap berjalan seperti biasanya, di tempat-tempat keramaian sebagai rutinitas sehari-hari di Pasar Desa Mesu khususnya dan kita juga menyampaikan himbauan 3 M(mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) kepada masyarakat Desa Mesu Pasar agar mematuhi Protokol kesehatan dengan kebiasan baru dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan itu di mulai dari diri sendiri,” jelas Camat

    Hadir dalam pelaksanaan pembagian Camat Kecamatan Pangkalanbaru beserta staf, Bhabinkamtibmas Kecamatan Pangkalanbaru dan Babinsa Koramil 413-09/Pangkalanbaru Bangka Tengah. (Arto)

  • Pecahan kaca Botol Berserakan Akibat Sebuah Truk Mengalami Out Control

     

    Persindonesia.com Badung – Kendaraan Truk yang menggangkut Teh Botol Sosro mengalami kecelakaan Tunggal  Out Control (OC) di jalan Raya Kapal tepatnya di simpang Muncan, Mengwi, Kabupaten, Badung, Bali. Jumat, (23/10/20) pagi.

    Febry : Para Pemuda Jangan Mudah Percaya Dengan Berita Hoax di Medsos

     

    Puluhan krat Teh Botol tumpah ke jalan dan banyak menyisakan pecahan kaca dari Botol, membuat Kasat Lantas Polres Badung Iptu Achmad Fahmi Adiatma, STK, SIK menyapu di jalan, guna membuat pengendara lain merasa nyaman melintas di lokasi.

     

    Fahmi mengatakan kecelakaan menimpa Truk pengangkut Teh Botol Sosro DK 8518 SA ini diketaui dikemudikan oleh Erwin Hidayatullah (23) asal Tandek RT 008/000 Labulia. Junggat NTB.

     

    Berdasarkan keterangan yang diperoleh, truk bermuatan yang sangat berat tersebut melaju dari arah Denpasar dengan tujuan Tabanan tidak bisa mengendalikan kemudinya, sehingga tiba di TKP bak sebelah kiri pecah dan menumpahkan muatannya.

    Babinsa Koramil 414-04/Membalong Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Di Sekolah

     

    “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengemudinya selamat. Namun muatan berupa Teh Botol Sosro tumpah dan menutup bahu jalan,” jelasnya.

    Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani, SH yang juga ikut hadir dilokasi dan mengatur lalu lintas, membenarkan kejadian tersebut hingga kini masih dilakukan upaya pengganti Mobil truk pengangkut muatan yang tumpah.

     

     

    “Kita sudah hubungi pihak Perusahaan agar segera menggangkut muatannya yang tumpah, yang dapat mengganggu arus lalu lintas,” Terangnya.

    Sambil menunggu proses evakuasi, pihaknya tetap menjaga dan mengatur arus lalu lintas agar tetap aman dan lancar.

    “Truk sudah dipinggirkan, sudah tidak menganggu arus lalu lintas, semoga muatannya segera bisa diangkut serta pecahan kaca segera dibersihkan,” Ujar Wakapolres Utari di lokasi.(humas)

  • Sosialisasi Hukum Pidana Dan Pemidanaan Dalam Praktik Peradilan

    Banyuwangi, persindonesia.com – Sosialisasi hukum pidana dan pemidanaan dalam praktik peradilan diadakn oleh Fakultas Hukum Untag Banyuwangi Bekerjasama dengan Yayasan Konsultasi dan Bantuan Hukum (YLBH) Banyuwangi dan bekerjasama dengan Yayasan Konsultasi dan Bantuan Hukum ( YKBH ) Banyuwangi, pada hari Rabu, 21 Oktober 2020.

    Sosialisasi ini bertema “Hukum Pidana dan Pemidanaan dalam Praktik Peradilan”, yang dihadiri oleh para Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi.

    DPR RI dan DPD RI Dapil Bangka Belitung Hadiri Audensi Terkait Omnibus Law 

    Sebagai narasumber pertama yaitu Andin Martiasari, S.H., M.Kn., Ketua Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, memaparkan tentang yang dimaksud dengan Pidana, tujuan dan fungsi pidana, unsur-unsur pidana, jenis-jenis pidana, dan juga terkait dengan pidana dan pemidanaan.

    Dijelaskan juga tentang asas Hukum Pidana sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) KUHP, “Nullum Delictum Nulla Poena Sine Praevia Legi Poenali”, yaitu “tiada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada sebelum perbuatan dilakukan.

    Febry : Para Pemuda Jangan Mudah Percaya Dengan Berita Hoax di Medsos

    Tujuan Hukum Pidana, yaitu untuk menakut-nakuti setiap orang jangan sampai melakukan perbuatan yang tidak baik (aliran klasik), dan untuk mendidik orang yang telah pernah melakukan perbuatan tidak baik menjadi baik dan dapat diterima kembali dalam kehidupan lingkungan (aliran modern).

    Dalam paparan ke dua oleh Ahmad Badawi, S.H., M.H., dari Yayasan Konsultasi dan Bantuan Hukum ( YKBH ) Banyuwangi menyampaikan pada hakekatnya, setiap perbuatan pidana harus terdiri dari unsur-unsur lahiriah (fakta) oleh perbuatan, mengandung kelakuan dan akibat yang ditimbulkan karenanya. Keduanya memunculkan kejadian dalam alam lahir (dunia).

    Mantaf! Sebanyak 12 Orang Pasien Covid Kembali Dipulangkan Oleh RSU Negara

    Kelakuan dan akibat, untuk adanya perbuatan pidana biasanya diperlukan pula adanya hal ikhwal pada diri orang atau diluar diri orang yang melakukan perbuatan pidana serta syarat-syarat tambahan untuk dapat dipidana nya seseorang. Jadi unsur perbuatan pidana adalah : a) Kelakuan dan akibat (=perbuatan); b) Hal ikhwal atau keadaan yang menyertai perbuatan; c) Keadaan tambahan yang memberatkan pidana; d) Unsur melawan hukum yang objektif; e) Unsur melawan hukum yang subjektif.

    Dalam kegiatan sosialisasi ini banyak terjadi pertanyaan dari para peserta baik mengenai bagaimana cara hakim memutuskan perkara, sampai pada kasus pembunuhan Mirna, dan lain-lain.

    Viral! Akun Backy Memposting Poto Sapi Menaiki Tempat Suci di Medsos Mendapat Cemohan Nitizen

    Semoga kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para mahasiswa peserta sosialisasi, dan bisa mengembangkan kesadaran hukum, serta merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi.

    ABADI