Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • Pengecekan Kesiapan Jajaran Dalam Penyelenggaraan Pilkada 2020

    Persindonesia.com Badung – Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani, S.H mengikuti Video Conference dengan agenda Pengecekan kesiapan jajaran dalam penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 di tengah Masa Pandemi Covid-19 yang dipimpin oleh Wakapolri komjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si. Di dampingi para PJU Mabes Polri dan Kapolda Jajaran.

    Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Command Center Polres Badung, jalan Kebo Iwa No 1, Mengwi, Badung, Bali. Senin, (7/9) pagi 08.30 wita.

    Pencuri Moge Dibekuk Langsung Pembeli Yang Tidak Lain Kapolres Jembrana

    Selain Wakapolres, tampak hadir pula dalam kegiatan tersebut
    Kabagops Kompol I Wayan Suana,S.H, Kasatintelkam AKP Ni Wayan Adnyani Prabawati,S.I.K, Ketua KPU Kab. Badung I Wayan Semara Cipta dan Perwakilan dari Bawaslu Badung I Gusti Ngurah Bagus Cahya Sasmita,S.T.

    Wakapolres Utari menjelaskan Pemilukada Badung yang masih dalam tahap pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Badung, hingga kini tetap kondusif, meskipun pemerintah telah mengumumkan ada perpanjangan tahap perdaftaran.

    Sopir Travel Nekat Pakai Sabu dan Dibekuk Resnarkoba Polres Jembrana

    Terkait dengan kesehatan, pihaknya menjadikan sasaran utama dalam pengamanan kali ini, dengan cara memberikan APD kepada setiap anggota serta memperketat pemberlakuan protokol kesehatan di masyarakat.

    “Sudah kita berikan ke seluruh anggota berupa masker, hand sanitizer kaca mata pelindung dan sarung tangan,” katanya kepada humas Polres Badung.

    Apel Penegakan Protokol Kesehatan, Bupati Klungkung Minta Forkopimda Bisa Menjadi Contoh

    Selain itu, sebelum pelaksanaan tugas Ia mengecek kelengakapan personil saat apel kesiapan pelaksanaan tugas.

    “Sebelum kita memberikan perlindungan keamanan jiwa dan kesehatan yang maksimal terhadap semua pihak, petugas penyelenggara khususnya Polres Badung harus sehat dan disiplin terhadap protokol kesehatan,” Tutur ibu Wakapolres Utariani.

    Gagal Maju Cawali Kota Surabaya, Gus Din Targetkan Maju di Pilkada Kota Mojokerto 2023

    Ia juga mengajak seluruh personil untuk mentaati protokol kesehatan seperti penggunaan Masker pada setiap kesempatan pengamanan dan cuci tangan serta jarak yang cukup, guna menjaga kesehatan ditengah wabah Covid -19.

  • Bukti Komitmen Bupati Panji Membangun Melawi, Rangka Jembatan Melawi II Tiba

    PERSINDNESIA.COM MELAWI,KALBAR- Setelah sekian lama dinanti, rangka baja untuk pembangunan jembatan Melawi II akhirnya tiba di Wilayah Desa Kelakik, kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi sejak Jumat (04/09/2020) yang lalu.

    Menurut Donisius Joni, sebagai kontraktor pelaksana pembangunan jembatan, rangka baja tersebut di buat dipabrik di Bekasi, Jawa Barat. Saat ini dalam proses mobilisasi ke kabupaten Melawi.

    “Setelah dipastikan sesuai, rangka baja itu melalui tahap galvanis. Galvanis adalah proses pelapisan logam antikarat,”ungkap Joni, sapaan akrab dari kontraktor pelaksana itu, Senin (07/09/2020).

    Gereja Katolik Santa Theresia Kecil Nobal diresmikan Bupati Sintang

    Rangka baja ini menjadi bukti komitmen Bupati Panji membangun Melawi. Serta, menyelesaikan pembangunan jembatan Melawi II yang menghubungkan kecamatan Nanga Pinoh dan kecamatan Pinoh Utara.

    “Tender pengadaan rangka baja sekaligus mobilisasi rangka ke Melawi ini dimenangkan PT Semesta Tunggal Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp 25 miliar.

    Joni juga menuturkan seluruh bagian rangka jembatan ini diperkirakan akan tiba di Melawi sekitar akhir September ini, sedangkan pemasangan rangka baja ini akan dilakukan tahun 2021.

    Sopir Travel Nekat Pakai Sabu dan Dibekuk Resnarkoba Polres Jembrana

    “Totalnya kurang lebih 500 ton. Ada empat bentang rangka jembatan Melawi II dengan panjang masing-masing 60 meter. Rangka ini memang datangnya bertahap ke Melawi karena menyesuaikan kapasitas kapal angkut,” paparnya.

    Joni menerangkan dalam kontrak kerja, PT Semesta Tunggal Perkasa tak hanya memesan dan mendatangkan rangka baja, tapi juga melaksanakan pengecoran badan jalan menuju lokasi jembatan sekaligus pengaspalan.

    “Kalau proses lelang pekerjaan lanjutan jembatan ini tidak molor tahun depan, maka kita perkirakan di bulan April atau Mei 2021 pemasangan rangka baja jembatan ini sudah selesai dan siap dimanfaatkan masyarakat,” ujar Joni.

    Pencuri Moge Dibekuk Langsung Pembeli Yang Tidak Lain Kapolres Jembrana

    Hingga saat ini, lanjutnya, proses pengerjaan jembatan itu masih terus berlangsung. Sedangkan di seberang jembatan (wilayah Kecamatan Pinoh Utara) ada pekerjaan pemasangan barau dengan penimbunan.

    Joni pun meminta doa restu dari rekan-rekan media, agar proses mobilisasi rangka jembatan tersebut dapat berjalan aman dan lancar.”Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tidak mengalami kendala,”pungkasnya (JIBN)

  • Pencuri Moge Dibekuk Langsung Pembeli Yang Tidak Lain Kapolres Jembrana

     

    Persindonesia.com Jembrana – Magsud hati kepingin mendapatkan uang banyak dengan mencuri motor besar (harley Davidson). Pelaku langsung menawarkan Moge tersebut di medsos seharga 140 juta rupiah, dan ditawar oleh Bapak Ketut Adi selaku pembeli yang tidak lain adalah Kapolres Jembrana, sehingga pelaku di bekuk langsung oleh Tim Kurawa. Senin, 7 September 2020.

    Adapun ketiga tersangka tersebut berinisial Agus C (42) beralamat Banjar Rangdu, Pohsanten, Mendoyo, Gusti PS (29) beralamat Banjar Pancasari, Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo, dan Komang SA (22) beralamat Banjar Pancasari, Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo, Jembrana.

    Heboh, Celuluk Keliling di Pasar Negara, “Yang Tidak Pakai Masker Saya Denda 100 Ribu Rupiah”

    Diketahui pemilik Moge Harley Davidson tersebut bernama Ida Kade Ngurah Ngurah Oka Suriawan, pada hari Senin 31 Agustus 2020 sekira pukul 22.30 Wita memarkir Moge nya di di teras depan warung miliknya Banjar Marga, Desa Delodberawah, Mendoyo, Jembrana untuk beristirahat.

    Sehabis istirahat korban baru ingat lupa mencabut kunci Moge nya sekira pukul 05.30, korban hendak melihat Mogenya ternyata raib di larikan orang dan langsung melaporkan ke Polisi.

    Tidak Pakai Masker Masuk Pasar dan Keluar Rumah, Ditindak Tegas

    Atas laporan korban Tim Kurawa di pimpin oleh Kanit 1 Satreskrim Polres Jembrana Iptu I Gede Alit Darmana S.H. melakukan penyelidikan. Jumat 4 September 2020 Tim Kurawa mendapatkan informasi akan adanya transaksi jual beli Sepeda Motor Gede Harley Davidson dengan ciri-ciri sama persis dengan milik korban yang hilang.

    “Jadi atas informasi dari anggota, saya bersama anggota Reskrime mengadakan transaksi dimana saya sebagai sopir, dan bertemu dengan pelaku lewat telpon dan janjian. Pelaku meminta harga 140 juta rupiah dan saya deal dan bertemu, pelaku mengarahkan kami ke Sawah Gede Lelateng dimana moge tersebut berada,” ungkap Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa S.I.K didampingi oleh Kanit 1 Satreskrim Polres Jembrana Iptu I Gede Alit Darmana S.H pada saat jumpa pers di Mapolres Jembrana.

    Resmi, Setelah Deklarasi Tamba-Ipat Langsung Mendaftar ke KPU Jembrana Diikuti Pedukungnya.

    Gede Adi melanjutkan, setelah dicek kebenaran Moge tersebut dan dicocokan dengan Moge korban yang hilang tersebut ternyata benar, sehingga pelaku dan barang bukti diamankan dan di bawa ke Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut.

    “Setelah di introgasi pelaku membenarkan kejadian tersebut, bahkan pelaku kenal akrab dengan korban. Pelaku bersama 2 temannya memang sudah merencanakan tiga minggu sebelumnya. Otak dari pelaku ini berinisial Agus C,” ucapnya.

    Pasangan Tamba-Ipat Siap Bertarung Melawan Petahana, Setelah Melengkapi Dokumen di Kantor KPU Jembrana.

    Diketahui pelaku Gusti PS dan Komang SA bertugas mengambil moge di depan warung korban dan pimpinan pelaku Agus C menunggu di utara rumah korban sambil mengawasi situasi, setelah ke 2 pelaku berhasil mengambil Moge Korban, mereka langsung mendorong moge tersebut ke atas mobil pickup yang sudah disiapkan sebelumnya.

    “Pelaku memang nekat mencuri, untuk menaikan moge yang begitu beratnya, mereka tega mencuri papan kayu karapan petani untuk alas menaikan moge tersebut ke mobil, selanjutnya mereka membawa moge tersebut ke sebuah ruko kosong di Sawah Gede Lingkungan Terusan, Lelateng, Negara,” jelas Gede Adi.

    Atas kejadian tersebut korban Ida Kade Ngurah Ngurah Oka Suriawan mengalami kerugian sebesar 180 juta rupiah, dan pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 4 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. (Sub)

     

  • 7 Pelaku Narkoba Berhasil Diringkus Selama Ops Antik Agung Berlangsung

    Persindonesia.com Badung – Satuan Reserse Narkoba Polres Badung menangkap tujuh tersangka kasus narkoba selama Operasi Antik Agung dari tanggal 15 sampai 30 Agustus 2020. Namun dari pengakuan para pelaku tersebut saat ini polisi memburu dua orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial Pt dan Ag. Kedua DPO tersebut diduga pemasok narkoba di wilayah Denpasar dan Badung.

    Kasatresnarkoba Polres Badung Iptu Wayan Sujana, SH, MH didampingi Kasubbag Humas Iptu Ketut Gede Oka Bawa, SH Kamis (3/9) mengatakan, barang bukti yang disita selama operas tersebut, yaitu sabu-sabu (SS)  36,85  gram brutto atau 31,52  gram netto dan ganja  5,28 gram brutto atau 4,64 gram netto. Jumat, (4/9).

    Kembali Pasien Covid Warga Pengambengan Meninggal, 9 Tenaga Medis Terpapar Covid-19

    Pelaku yang ditangkap tersebut diantaranya Komang Pande Yasa (35) di depan LPD, Banjar Dangin Peken, Desa Penarungan, Mengwi. Barang bukti yang disita satu  paket SS seberat 26,71 gram.  Saat ditangkap dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket SS  dimasukkan ke bekas bungkus permen. Barang bukti tersebut ditemukan di saku celana kanan depan dipakainya.

    Saat diinterogasi, pelaku mengaku menyimpan sisa SS tersebut di kamar hotel. Setelah dilakukan penggeledahan didalam kamar No. 17, petugas  menemukan dua plastik klip SS disimpan di dalam tas ransel.

    Sedangkan Bagas Adji Saputra (20) ditangkap di  pinggir Jalan Pulau Misol, Denpasar Barat, dengan barang bukti satu paket SS seberat 0,54 gram brutto. Terungkapnya kasus ini saat petugas melakukan penyelidikan di seputaran TKP. Saat itulah pelaku datang mengendarai sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan dan sedang mengambil sesuatu di bawah tanah dengan cara menggali.

    Ini Merupakan Hari Baik, Paket Bangsa Kembang-Sugiasa Mengawali Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana

    Setelah itu pelaku bergegas naik ke sepeda motornya dan langsung pergi. Polisi terus membuntutinya hingga di TKP dan langsung diamankan. Saat itu pelaku masih menggegam satu paket SS dibungkus potongan pipet.

    “Pelaku mengakui barang yang dibawanya tersebut adalah narkotika jenis sabu-sabu yang didapat dari Pt.  Dia hanya disuruh mengambil paket SS tersebut oleh Pt dan menunggu perintah selanjutnya,” ungkap Iptu Sujana.

    Sementara tersangka Ketut Tamat (50) dibekuk di Poskamling, Jalan Gunung Payung, Kutuh, Kuta Selatan,  Badung. Selanjutnya dilakukan pengembangan ke rumahnya tidak jauh dari TKP pertama. Dari tersangka Tamat disita barang bukti tujuh  paket SS seberat 4,51 gram brutto atau 3,32 gram netto.

    Polres Badung Kerahkan Anggota Untuk Pengamanan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Badung

    Saat diinterogasi pelaku mengaku SS tersebut didapat dari seorang laki-laki yang biasa dipanggil Ag berada di Lapas Kerobokan.  Pelaku lain yang diciduk yaitu I Wayan Okta Widiantara (24) di pinggir Jalan Pondok Asri II, Kuta Utara, dengan barang bukti ganja seberat 5,28 gram

  • Peternak Ayam di Melaya Menjerit Rugi Terus, dan Beralih Bercocok Tanam Vanilli.

    Persindonesia.com, Jembrana – Pemilik kandang ayam potong,(Wayan Tama) warga Dusun Pangkung Tanah Kangin, Desa Melaya akhir-akhir ini berkeluh kesah tentang usaha yang digelutinya, saat ini sedang mengalami kerugian, Kamis 03/09/2020.

    Saat awak media menemui di kediamannya hal tersebut diungkapkan oleh pelaku usaha ayam potong milik pribadinya yang pada akhirnya saat ini (Fakum) dalam artian banyak faktor dari mulai DOC, pakan, dan harga itu saling keterkaitan.

    “Masalahnya harga pakan mahal DOC susah dicari, dan harga ayam potong pun anjlok, kini bangunan kandangnya dilantarkannya, saya saat ini benar-benar merugi mungkin juga terhadap pelaku usaha ayam potong lainnya. Kebutuhan yang tidak seimbang sehingga saya beralih kepertanian yaitu menanam pohon vanilli nantinya, sementara saat ini saya masih mengerjakan media tanam,” imbuhnya

    Lanjut Tama, sementara bangunan kandang ayam ini tidak saya oprasikan lagi, karna suatu hal terkait biaya oprasional untuk berternak ayam potong, biayanya cukup lumayan besar sekali, kemungkinan nanti bangunan kandang ayam diisi dengan ayam petelor itu rencananya, beberapa orwng juga sudah beralih kesana.

    “Bangunan kandang ayam saya ini di bangun sejak tahun 2000, bahkan sebagai pioner di wilayah Pangkung Tanah palling duluan dan beberapa soudara keluarga saya juga ikut usaha ini, adapun kandang yang ada dilahan keluarga kami sejumblah 3 unit dan biaya bangunan milik pribadi saya ini menghabiskan biaya kurang lebih 150 an juta rupiah. Awal dari tahun 2017 kita merasakan pendapatannya,” tuturnya.

    Ketika pada saat panen ayam potong mengalami kerugian yang selalu min tidak mendapatkan untung, dan saat itu saya sebagai peternak ayam kerja sama kemitraan dengan Perusahaan yang ada di wilayah Kec Melaya, kita hanya menyiapkan Fasilitas Kandang dan dari pihak Carun menyediakan bibit pakan yang telah disediakan oleh pihak Perusahaan.

    Dengan situasi apa yang saya rasakan saat ini, apa lagi situasi Pandemi Covid-19, saya berniat untuk beralih kepertanian dengan lahan kosong yang ada didepan samping rumah saya ini.

    Saat ini masih dalam proses pembuatan media tanam untuk bibit Vanilli, sebanyak 100 potongan pipa paralon rata-rata ukuran panjang dua meteran, untuk media tanam. Untuk pupuknya saya pakai tanah subur dan sedikit pupuk organik alami, biaya pun saya sudah menghabiskan sekitar 15 juta rupiah.

    Kami khususnya petani menginginkan dari pihak-pihak terkait untuk bisa memberikan atau memfasilitasi pendamping kepada kami agar apa yang kita kembangkan saat ini bisa berjalan dengan baik terutama bagi fomula seperti saya ini,

    Harapan saya hasil tanaman dan hasil panen nantinya cukup memuaskan apa lagi mungkin ada bantuan-bantuan dari pihak pemerintah setempat, misal seperti bibit atau pupuk dan juga kami rindu dengan pengairan air dari bendungan yang ada hanya beberapa saja yang teraliri.

    Hingga saat ini pengairan air dari bendungan mati suri, andai saja pengairan itu berjalan sepeti dulu, pasti banyak warga masyarakat untuk beralih ke pertanian karna sedikit terbebani jika kita gunakan air PDAM atau air sumur tentunya menggunakan mesin pompa air cukup berat juga, semoga pemerintah setempat bisa memperhatikan, tutup Tama.

    (Sam)

  • Aaron: Sekali Tempel Mendapatkan Upah 200 Ribu dari Pelaku Sindikat Pengedar

    Persindonesia.com Denpasar – Kedua pelaku kita duga merupakan sindikat pengedar (inggris) dan kurir (australia), dimana menurut keterangan pelaku Aaron sekali tempel mendapatkan upah 200 ribu dari pelaku pertama.

    Hal tersebut di ungkapkan oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.IK., M.H. pada saat jumpa pers di Mako Polresta Denpasar didampingi oleh Kasat Narkoba AKP Mikael Hutabarat, SH.,S.IK., M.H.

    Pencurian Pratima Kembali Muncul, 15 Bunga Emas dan Pratima Dewi Durga Raib di Curi Orang

    “Tersangka pertama yang diamankan Collum (32) asal Inggris pada selasa (1/9/20) Jam 22.45 wita di jalan Dewi Sri Kamar Kos Strobery Garden Kuta Badung dengan barang bukti yang diamankan dari tersangka 14 paket kristal bening dengan berat bersih 11,84 gram dan 15 butir ektasy logo granat,” jelas Panjaitan.

    Ia melanjutkan, Selanjutkan dilakukan pengembangan dan berhasil diamankan tersangka bernama Aaron (44) WNA asal Australia pada Rabu (2/9/20) Jam 00.45 wita di jalan Nakula Dipta seminyak kedapatan 1 paket sabu seberat 1,23 gram.

    Asidewi Tak Pernah Berdiam Diri Meskipun Kondisi Pandemi

    “Kedua pelaku kita duga merupakan sindikat pengedar (inggris) dan kurir (australia), dimana menurut keterangan pelaku Aaron sekali tempel mendapatkan upah 200 ribu dari pelaku pertama,” ucap Panjaitan.

    Ia menambahkan, kedua tersangka saat ini berstatus turis dengan visa wisata, untuk selanjutnya perkara akan ditangani Dit Resnarkoba Polda Bali untuk dilakukan pengembangan terhadap pelaku.

    Pelaku Pencurian Mesin Temulawak Berhasil Diringkus

    Lebih jeasnya Panjaitan mengatakan, pasal yang dikenakan kedua tersangka Pasal 112 ayat (1) dan (2) UU.RI.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 800 jt dan paling banyak 8 milyar, tutupnya.

  • Pencurian Pratima Kembali Muncul, 15 Bunga Emas dan Pratima Dewi Durga Raib di Curi Orang

    Persindonesia.com Gianyar – Sempat meredanya pencurian Pretima, kini ditengah pandemi Covid-19 kembali kasus pencurian Pratima muncul lagi, sekira pukul 13.00 Wita pada hari Rabu (2/9), warga Desa Adat Patemon di gegerkan dengan hilangnya Pratima di Pura Dalem Sakti Desa Adat Petemon, Desa Pejeng Kelod, Kecamatan Tampaksiring.

    Pratema yang berupa Dewi Durga serta satu kotak yang berisikan 15 tangkai bunga emas raib di curi orang, atas kejadian tersebut pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

    Informasi yang dihimpun awak media di lapangan, awalnya pemangku Pura Dalem Sakti setempat sedang melakukan persembahyangan rutin tiap hari, darisanalah diketahui Pratima tidak ada ditempat beserta kotak yang berisi bunga emas tersebut. Kamis, 03 September 2020.

    Desa yang Menuju Program Nangum Sat Kertih Loka Bali

    Saat di konfirmasi terkait hilangnya Pratima tersebut Jero Mangku Pura Dalem Sakti Desa Adat Petemon, Dewa Putu Sumerta mejelaskan, dirinya sedang melakukan persembahyangan rutin di Pura Dalem beserta istrinya pada hari Rabu (2/9), sekira pukul 13.00 Wita, dirinya hendak menhaturkan canang di gedong penyimpenan, saat mau naik dirinya terkejut melihat pintu gedongan terbuka.

    “Saya terkejut melihat jro mangku istri berjerit memanggil saya, di bilang pintu gedongan terbuka, sebelum saya melangkah lebih lanjut, saya melaporkan kejadian ini ke Bendesa Adat dan langsung ke Polisi,” ungkapnya.

    Jero mangku melanjutkan, setelah kami cek Pratima dan kotak berisi bunga emas hilang di curi dari gedongan, Polisi juga sudah datang kemarin untuk melakukan penyelidikan, pak Bendesa Adat sudah nunas petunjuk ke Geriya kepada ida Pedanda.

    Pelaku Pencurian Mesin Temulawak Berhasil Diringkus

    Kasubag Humas Polres Gianyar Iptu I Ketut Suarnata saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut, “masyarakat di mohonkan tenang biarkan Polisi menyelidikinya dulu nanti kita cari tahu siapa pelakunya,” tegasnya.

    Hingga berita ini di naikan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. (CK)

  • Desa yang Menuju Program Nangum Sat Kertih Loka Bali

     

    Persindonesia.com Jembrana – Rapat koordinasi Forum Komunikasi Prebekel/Lurah se Kabupaten Jembrana, terkait sinergitas tentang pelaksanaan tugas penyelenggara pemerintah desa dan desa adat. Kamis, 03 September 2020.

    Kegiatan ini di fasilitasi oleh Kepala Dinas Pemerintah Desa (PMD) Drs I Gede Sujana, dan juga tenaga ahli Kabupaten Jembrana, anggota forum dan Camat, yang bertempat di Gedung Kesenian Bungkarno Jembrana

    Saat di konfirmasi terkait kegiatan rapat koordinasi ini Ketua Forum Kepala Desa se Kabupaten Jembrana I Gede Suardika yang juga sebagai Kepala Desa Yehembang kangin mengatakan, pada hari ini kami Forum Komunikasi Prebekel/Lurah se Kabupaten Jembrana melaksanakan rapat koordinasi.

     

    Asidewi Tak Pernah Berdiam Diri Meskipun Kondisi Pandemi

    “Tujuan dari pada rapat ini untuk menjalin komunikasi sinergitas terkait tentang pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintah yang ada di Desa. Adapun titik dsri pembahasan, bagaimana kita membangun sinergitas penyelenggarakan pemerintah desa dan desa adat sesuai arahan bapak Gubernur Bali, mensukseskan program Nangun Sat Kertih Loka Bali di Kabupaten Jembrana khususnya di masing-masing desa,” ungkapnya.

    Ia melanjutkan, ada beberapa titik program yang harus kita nanti kordinasikan kembali dengan desa adat, dan juga ada beberapa usulan dari teman-teman Prebekel, mewakili juga keberadaan beliau sebagai Prebekel, prangkat desa dan BPD bahwasanya dampak Covid-19 begitu luar biasa sangat berdampak tidak saja kepada masyarakat juga masuk ke penyelenggara pemerintahan desa,

    “Berkaitan tentang hal ini, kami tadi merangkup aspirasi yang akan kita sampaikan berbentuk usulan kepada bapak Bupati, untuk sekiranya beliau berkenan memberikan kebijakan terhadap penyelenggara pemerintah desa baik Prebekel prangkat dan BPD, untuk alokasi anggaran khusus diluar dari pada siltab dan tunjangan yang diproleh, sehingga nanti bisa menjadi fasilitas pelaksanaan tugas semakin baik didalam masing-masing Desa,” ucap Suardika.

    Ketua KPU: Situasi Covid Hanya 12 Orang Bisa Masuk ke Ruang KPU Pada Saat Pendaftaran Calon.

    Pihaknya merumuskan juga beberapa program strategis, dimana ada kegiatan yang harus dievaluasi, sehingga titik yang kemarin ada kekurangan atau belum lengkap, sehingga nanti di bulan kedepan sebelum tutup sisa di tahun 2020, hal-hal yang belum terungkap bisa disempurnakan oleh desa dan tentunya di masing kecamatan akan di kordinir oleh bapak Camat.

    “Intinya kami sama-sama membangun sinergitas terkait penyelenggaraan pemerintah di masing-masing desa dan juga bersumber dari arahan Provinsi Bali,” jelasnya.

    Lebih jelasnya Suardika mengatakan, untuk pilkada Jembrana 2020, bagi kami bagaimana membangun Kabupaten Jembrana bersama-sama ada landasan-landasan yang sudah berjalan yang sudah jelas ada progres ini tentu harapan kita bisa kedepan tetap laksanakan secara bersama-sama,

    Made Sudiada: Masyarakat Yang Tidak Pakai Masker Denda 100 Ribu Rupiah

    “Kalau masalah dukung-mendukung tetap mengikuti ketentuan, bahwasanya kita masuk katagori sebagai ASN, kita tidak bisa menyampaikan dukungan secara terbuka, apalagi memakai fasilitas kewenangan selaku Kepala Desa, tapi secara hati nurani kami ingin Jembrana kedepan tetap berjalan pembangunannya sesuai dengan perencanaan yang sudah ada, tinggal kita tingkatkan lagi sedikit untuk mencapai titik, sehingga nanti kesejahtraan masyarakat kita bisa capai bersama-sama,” tutup Suardika. (Sub)

  • Graduation SMK PGRI 1 Badung(SKARISBA),Penuh Makna Kendati Ketat.

    Persindo Badung – SMK PGRI 1 Badung yang akrab disapa Skarisba melaksanakan Graduationnya secara terbatas dan dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat keoada seluruh yang hadir, mulai dari cucitangan, membawa hand sanitizer dan memakai masker.

    Tampak hadir Pembina Sekolah Dr.Drs.I Gede Putra Wijaya,SH,M.Si, Ketua Komite ,Ketua Yayasan ,para Guru Staf ,secara terbatas.

    Acara dilakukan secara sederhana dengan undangan yang terbatas,namun graduation ditengah new normal ini membawa kesan terdalam terutama bagi para siswa yang dilepas, penuh makna dalam suasana kekeluargaan.

    Kepala Sekolah Gede Arinesa Wijaya.SH.MH., diatas mimbar mengungkapkan puji syukur kepada Tuhan YME atas karunianya sehingga sampai saat ini Skarisba tetap berjaya dipercaya oleh masyarakat. Arinesa mengharap para siswa yang dilepas agar bisa mendermakan ilmu yang telah ditimba di lembaganya, dan jangan lupakan almamater pesannya.

    Acara diakhiri dengan pentas”Sanggar Seni Sekarisba” meliputi Modeling Skarisba dan Skarisba Band.

    (Osis Skarisba)

  • Virtual, Koperasi Media Pers Indonesia Resmi Dilounching.

    Persindonesia Bali (4 Agustus 2020) – Secara virtual dan dihadiri secara terbatas, dilounching Koperasi Media Pers Indonesia, dilaksanakan di Markas Subdenpom IX/3-2 Negara, Kabupaten Jembrana. Para anggotanya adalah 90% keluarga besar anggota Media Pers Indonesia Online dan majalah, dan juga ada dari media online lain.

    Diketahui sebelumnya Media Persindonesia online didirikan pada tahun 2010 dengan pendiri IB Karang Dwiarsa (Pimred) dan IB Arimbawa, pada waktu itu belum ada gadjet/android,  dibangun bersamaan dengan beberapa media yang masih dalam hitungan jari, kini Media Pers Indonesia Online Mendirikan Koperasi guna menopang kesejahteraan para anggotanya.

    Berkantor di Jalan Sentanu III Gang IV no 6 Benbiu Peguyangan Denpasar, dengan jumblah anggota sebanyak 27 orang tersebar di wilayah Indonesia Indonesia.
    Dengan mengindahkan protokol kesehatan, tampak hadir dalam kegiatan lounching ini  Dansubdenpom IX/3-2 Jembrana Kapten Cpm Doni Kristian,SH., beliau selaku pembina dan penasehat Koperasi Media Persindonesi dan juga beliau menjabat sebagai Ketua Koprasi di Pomdam Udayana Denpasar.

    Hadir juga Dewan Redaksi Media Persindonesia Drs.IB Sudiarta,S.Pd.,M.Si, (pemegang Anugrah Karya Jurnalistik Indonesia tahun 1995), Pimred Media Persindonesia ; IB Karang Dwiarsa dan sponsor dari Kelompok Tani Jangkar Amatra ; IB Sutama.

    Sambutan diawali oleh Dewan Redaksi Persindonesia.com ; Drs.IB Sudiarta mengatakan, disini kita mencoba menyatukan satu persepsi, satu visi misi kedepan, koperasi merupakan jalan pengikat kita, kerjasama kita, keutuhan kita dalam menjalankan profesi secara profesional, kita akan menjaga keamanan dilapangan melaui asuransi  terkait resiko dalam melaksanakan tugas dilapangan.

    “Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini, kedepan mari kita sama-sama belajar, belajar dari masyarakat, belajar dari situasi terbaru terkini, politik, pemerintahan dan leder yang pernah kita temui sebagai narasumber, jelas IB.Sudiarta pemegang anugrah Jurnalistik Tahun 1995, yang dulunya lebih dikenal dengan Gus Pang.

    Lebih lanjut IB.Sudiarta mengatakan, disini saya tekankan kita berada di posisi visi misi Jurnalis Independent artinya kita membuka jalan, jalan yang tersumbat kita lalui tidak tergantungan dengan satu tempat, satu idiologi, Independent sesuai dengan Undang-undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik dilapangan, tutupnya.

    Sementara Dansubdenpom IX/3-2 Negara, Kapten Cpm Doni Kristian,SH yang juga Penasehat serta Pembina Koprasi Media Persindonesia, dalam sambutannya mengatakan, terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah berkenan hadir di Aula Subdenpom dalam rangka lounching Koprasi Media Persindonesia.
    Secara pribadi saya mendukung sekali keberadaan koprasi ini, kebetulan selain saya sebagai Dansubdenpom juga  saya sebagai Ketua Koprasi di Pomdam Udayana Denpasar, barangkali dengan berdirinya koprasi Persindonesia ini kita bisa bersinergi, sharing untuk mengembangkan Koperasi kita, Koperasi ini bisa tumbuh berkat kita, karena moto Koperasi Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita, semoga kedepan semakin maju, ungkapnya.

    Lebih lanjut diungkapkan ; “Kami disini baru saja mendirikan aula dan Mushola untuk umum atas bantuan rekan-rekan, saya nilai kehidupan sosial di Jembrana sangat bagus sekali, dalam jangka satu tahun kami bisa mendirikan berkat motivasi juga dari bapak mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto,  bangunan ini tanpa ada bantuan dana dari Pemda, dari Mabes TNI pusat, ini betul-betul dari swadaya masyarakat disini, ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

    Pimred Media Persindonesia yang juga sebagai Ketua Koprasi ; IB Karang Dwiarsa mengatakan, tujuan dari Koprasi Media Persindonesia ini semata-mata untuk memajukan kesejahtraan anggota media ini.

    “Saya berterima kasih kepada bapak Dansubdenpom IX Negara yang telah memberikan ijin dan tempat lounching Koperasi kita, Beliau juga Penasehat,Pembina  Koprasi kami yang sangat luar biasa, mensuport berdirinya Koperasi Persindonesia,” ucapnya

    Ia melanjutkan, Koperasi ini saya jamin akan riiil dari anggota untuk anggota sudah sebulan berjalan dan sudah mulai ada SHU, ini semua berkat keseriusan teman-teman kami.

    “Perlu di informasikan mulai bulan depan program BPJS Tenaga Kerjan  akan dimulai yang sebelumnya sempat tertunda akibat wabah pandemi Covid-19, dan yang tidak kalah pentingnya nanti akan diupayakan kita mendapat pensiunan hari tua,” jelasnya penuh semangat.

    Acara selanjutnya dilaksanakan potong tumpeng, foto bersama dan ramah tamah.   Tim.